DI ATAS 5 TAHUN
10 Oktober 2019

Anak Kena Cacar Air, Harus Istirahat Berapa Lama?

Supaya cepat sembuh, Si Kecil harus istirahat total di rumah ketika terserang cacar air.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Cacar air cukup sering menyerang anak kecil. Penyakit yang menular melalui kontak fisik ini bisa terjadi pada anak di usia berapa pun, bahkan bayi juga bisa mengalaminya.

Ciri khas cacar air pada anak yang paling mudah dikenali adalah muncul lenting-lenting di beberapa bagian tubuh.

Umumnya lenting tersebut menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan. Selain itu, Si Kecil juga akan demam beberapa hari dan kehilangan nafsu makannya.

Salah satu kunci untuk cepat pulih dari cacar air adalah istirahat total alias bedrest. Lalu, seberapa Si Kecil harus istirahat di rumah?

Berapa Lama Si Kecil Harus Istirahat di Rumah Saat Terserang Cacar Air?

Begini Tahapan Cacar Air Menurut Fase Perkembangan Virusnya di Tubuh.jpg

Menurut WebMD, umumnya gejala cacar air pada anak baru akan muncul 2 sampai 3 minggu setelah tubuhnya terinfeksi virus Varicella zoster.

Biasanya gejala cacar air pada anak yang paling awal adalah merasa lemas dan lelah. Kemudian, diikuti dengan demam dan bengkak di beberapa bagian tubuh yang terdapat kelenjar. Barulah di hari ke-3 sampai ke-5, blister dan lenting cacar air muncul dan terasa gatal.

Cacar air terkenal sangat menular dan masa penularannya dimulai dari 2 hari sebelum lenting muncul. Sejak itu, sebaiknya sang buah hati sudah tidak melakukan aktivitas di luar rumah untuk mencegah penularan dan kondisinya semakin parah.

Bahkan lebih baik Si Kecil mulai beristirahat di rumah ketika merasa cepat lelah dan demam.

Baca Juga: Kenali Gejala Asam Lambung Naik Pada Anak

Dilansir dari Kids Health, anak yang terkena cacar baru boleh kembali beraktivitas di luar ketika lenting cacarnya sudah mengering sempurna. Biasanya hal ini terjadi seminggu setelah lenting muncul.

Jadi, jika dihitung dari munculnya gejala awal, sang buah hati harus istirahat setidaknya dua minggu. Hal ini juga untuk memastikan bahwa virus sudah tidak menular lagi.

Namun, jika Moms masih ragu apakah sang buah hati sudah cukup mampu dan aman untuk kembali beraktivitas, sebaiknya tanyakan pada dokter.

Baca Juga: 5 Cara Menenangkan Anak Rewel Karena Sakit Radang Tenggorokan

Agar Cacar Air Pada Anak Cepat Pulih

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengobati Cacar Air pada Balita.jpg

Menurut National Health Service, ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan supaya Si Kecil cepat sembuh dari cacar air yang dialaminya.

  • Berikan Si Kecil cairan yang banyak supaya mencegah dehidrasi. Jika Si Kecil tidak suka air putih, Moms bisa mengakalinya dengan memberikan jus atau makanan yang berkuah.
  • Berikan paracetamol jika sang buah hati merasa nyeri dan demam. Jangan lupa untuk baca aturan pakai dan minum sesuai dosis, ya, Moms.
  • Potong kuku Si Kecil. Hal ini perlu dilakukan supaya mencegah luka saat ia menggaruk kulitnya.
  • Pakaikan sarung tangan jika perlu. Sebenarnya, lenting cacar tidak digaruk meskipun rasanya sangat gatal. Nah, Moms bisa mengakali agar Si Kecil tak menggaruki lenting hingga terlalu keras.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Bibir Kering pada Anak

  • Mandikan Si Kecil dengan air dingin. Cara ini akan mengurangi rasa gatalnya. Moms juga harus menepuk bagian lenting cacar dengan handuk yang lembut. Pastikan Moms tidak menggosok lenting cacarnya, ya.
  • Pakaikan Si Kecil baju yang longgar. Dengan begitu ia akan merasa nyaman dan tak membuat kulitnya semakin gatal.
  • Pakai krim dari dokter. Jika dokter memberikan krim, jangan lupa selalu pakaikan pada Si Kecil untuk mempercepat kesembuhannya.
  • Menggunakan ibuprofen sebagai penghilang rasa sakit dan pereda demam. Pastikan Moms konsultasi dulu obat seperti apa yang boleh diberikan pada sang buah hati.
  • Membiarkannya bermain di luar dan melakukan kontak fisik dengan orang lain. Cacar air sangat mudah menular, sehingga sebaiknya batasi aktivitas di luar ruangan supaya tidak ada orang yang tertular.

Bila gejala cacar air pada anak tak kunjung sembuh dan kian parah, jangan tunda untuk membawanya ke dokter, ya, Moms.

(IA)

Artikel Terkait