DI ATAS 5 TAHUN
19 November 2019

Anak Menstruasi Pertama Kali, Lakukan 3 Persiapan Ini

Siapkan hal-hal ini agar anak tidak bingung saat mengalami menstruasi pertama
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Anak perempuan akan mengalami masa pubertas yang ditandai dengan menstruasi pertamanya. Kondisi ini menunjukkan tubuhnya bersiap untuk bertumbuh dewasa, ya, Moms!

Dilansir dari Teens Health, anak perempuan biasa mengalami menstruasi pertama saat berusia 10-15 tahun dan hal tersebut normal karena semua anak punya tubuh yang berbeda. Menstruasi biasa berlangsung 3-7 hari.

Meski tidak ada umur yang spesifik, beberapa tanda menstruasi anak akan muncul sebentar lagi adalah:

  • Sekitar 2 tahun setelah tumbuhnya payudara dan bulu ketiak.
  • Anak mengalami keputihan. Keputihan biasanya muncul 6 bulan sampai 1 tahun sebelum anak perempuan mengalami menstruasi.

Ada banyak reaksi yang bisa ditunjukkan anak saat mengalami menstruasi pertama kali, bisa saja ia merasa takut, kaget, khawatir atau malah bersikap biasa saja.

Terlepas dari apapun reaksinya, Moms sebagai orang tua tetap harus memberitahukan hal-hal penting seputar menstruasi sehingga ia bisa semakin menjaga kesehatan dan kebersihan tubuhnya dengan baik.

Baca Juga: Darah di Popok Bayi Perempuan, Benarkah Karena Menstruasi?

Persiapan Anak Menstruasi Pertama

Saat anak perempuan kesayangan Moms menstruasi pertama kali, pastikan Moms secara aktif menanyakan hal-hal yang ingin diketahui anak. Jangan sampai ia mencari informasi dari sumber yang salah.

1. Mengetahui Waktu Menstruasi

anak menstruasi pertama

Menurut Cara Natterson, dokter anak dari California, pertanyaan yang paling sering diajukan oleh anak saat menstruasi pertama adalah berapa lama waktu menstruasi akan berlangsung dan cara menjaga diri setiap bulannya.

“Moms bisa menjelaskan bahwa masa menstruasi mungkin tidak teratur pada awalnya. Namun, siklus menstruasi akan berjalan 25 sampai 35 hari. Darah yang keluar dapat berwarna merah, cokelat, atau bahkan kehitaman. Beritahu anak juga untuk selalu mengganti pembalutnya setiap 4 hingga 6 jam atau saat pembalut sudah terasa penuh,” ujar dr. Cara.

Baca Juga: Menstruasi Moms Tidak Normal? Kenali dan Pahami Dampaknya untuk Kesehatan

2. Mengajarkan Cara Memakai Pembalut

anak menstruasi pertama

Saat anak menstruasi pertama kali, mereka juga mungkin mengalami kebingungan bagaimana cara memakai pembalut yang tepat dan jenis pembalut yang sebaiknya digunakan. Mereka juga memiliki ketakutan ‘bocor’ saat sedang berada di sekolah.

“Saat membeli pembalut, sebaiknya Moms juga menunjukkan jenis-jenis pembalut yang tepat dan paling sesuai dengan anak. Ajarkan anak juga cara menggunakannya dengan tepat agar tidak bocor. Di dalam hal ini, Moms bisa dengan memberikan contoh. Ajarkan anak bahwa tidak ada yang menjijikkan dari hal tersebut dan semuanya adalah hal yang alamiah,” lanjut dr. Cara, menjelaskan.

3. Menjelaskan PMS

anak menstruasi pertama

Ada hal yang harus diketahui anak saat menstruasi pertama kali yaitu PMS (premenstrual syndrome).

Dilansir dari U.S. National Library of Medicine, PMS adalah beberapa gejala yang akan berlangsung sebelum menstruasi dan dapat memengaruhi emosional serta fisik.

Biasanya sebelum waktu menstruasi tiba, perempuan akan mengalami beberapa gejala seperti keputihan, perut kembung, muncul jerawat, keputihan, payudara nyeri, mudah emosi, atau malah mudah menangis. Sebaiknya Moms menjelaskan kepada anak bahwa hal tersebut normal.

Saat waktu menstruasi tiba, perempuan juga bisa merasakan nyeri haid seperti perut kram, sakit punggung, payudara terasa melunak, dan mood yang berubah-ubah.

Baca Juga: Migrain Saat Menstruasi, Kenapa Bisa Terjadi?

Itu dia beberapa cara mempersiapkan anak saat menstruasi pertama kali. Selalu dampingi anak saat awal-awal masa menstruasinya karena mungkin tubuh terasa tidak nyaman.

Moms juga bisa memberikan makanan pereda nyeri haid, seperti yoghurt, pisang, bahan makanan berbahan dasar gandum, dan tidak lupa untuk banyak minum air hangat.

(DG)

Artikel Terkait