2-3 TAHUN
7 Oktober 2020

Kenapa Anak Usia 2 Tahun Masih Suka Ileran?

Saat anak berusia 2 tahun mengapa masih suka mengeluarkan air liur? Ini alasan yang diketahui.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Anak ileran atau ngeces pada saat masih bayi adalah hal yang wajar terjadi. Alasannya karena kelenjar ini memang aktif sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

Ada beberapa hal yang terjadi ketika air liur keluar dari mulut bayi, misalkan saat ia mau tumbuh gigi atau teething.

Mulutnya akan terasa gatal dan cenderung mengeluarkan air liur lebih banyak. Namun, bagaimana jika anak ileran padahal usianya sudah 2 tahun?

Menurut drg. Nydia Hanna, dokter gigi anak RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Moms harus memerhatikan konsistensi air liur anak. Hal tersebut dapat memengaruhi penyebab di balik kondisi anak ileran saat sudah berusia 2 tahun.

Baca Juga: Mengenal Hipersalivasi, Air Liur Berlebih Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

“Lebih baik Moms segera cek ke DSA (Dokter Spesialis Anak), apakah konsistensi air liurnya kental atau mengalir? Air liur sebenarnya cukup membantu mencegah gigi berlubang jika konsistensinya agak mengalir. Moms juga perlu memerhatikan pada waktu kapan saja anak ileran,” ungkap drg. Nydia, menjelaskan saat berbincang-bincang melalui Kulwap Orami Community, pada Selasa (9/4) lalu.

Mengatasi Anak Ileran dengan GC Tooth Mousse

Anak Usia 2 Tahun Masih Suka 'Ileran', Kenapa-1.jpg

Ada upaya yang bisa Moms lakukan untuk membantu mengurangi anak ileran, yaitu memakai GC Tooth Mousse. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap masalah gigi berlubang yang rentan menyerang anak.

Perlu Moms ketahui juga, pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut agar terhindar dari gangguan seperti karies gigi, gigi berlubang, atau penumpukan plak di permukaan gigi.

“GC Tooth Mousse ini bukan pasta gigi, tapi sebagai tindakan preventif atau pencegahan gigi semakin berlubang. Fungsinya untuk menjaga kondisi rongga mulut di pH normal, agar intensitas yang dapat menyebabkan gigi berlubang tidak bertambah parah,” ungkap drg. Nydia, yang juga tergabung sebagai anggota IDGAI (Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia) Jawa Timur ini.

Penggunaan GC Tooth Mousse lebih baik diaplikasikan setelah sikat gigi baik pagi, siang hari, dan juga sebelum tidur.

Moms tinggal mengoleskan ke seluruh permukaan gigi dan pastikan selama 30 menit tidak mengonsumsi makanan.

Baca Juga: Anak Sering Bernapas Lewat Mulut? Begini Dampaknya Pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Cara Merawat Gigi Anak Sejak Dini

Anak Usia 2 Tahun Masih Suka 'Ileran', Kenapa-3.jpg

Air liur yang berlebihan menjadi salah satu dari masalah yang terjadi pada Si Kecil. Selain itu, penting untuk Moms ketahui pentingnya merawat gigi anak sejak dini untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan. Cara paling utama adalah mengajarkan anak untuk menyikat gigi sendiri sejak dini.

Hal ini untuk melatihnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Sikatkan gigi anak sejak ia tumbuh gigi pertama kali, tidak perlu menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Pasta gigi yang mengandung fluoride lebih baik digunakan ketika anak sudah bisa berkumur sendiri.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Anak

Selain itu, pemilihan jenis makanan yang tepat untuk anak juga diperlukan. Hindari anak untuk mengonsumsi makanan yang manis, asam, lengket secara berlebihan.

Langsung bersihkan area gigi sebelum tidur agar kuman dan bakteri tidak menetap. Jaga kesehatan mulut dan gigi agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat berjalan dengan baik, ya!

(DG)

Artikel Terkait