KESEHATAN
25 Oktober 2019

Anemia pada Bayi, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Jenis Tesnya

Anemia dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil Moms
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Jika biasanya hanya orang dewasa yang mengalami anemia, ternyata penyakit tersebut juga bisa menyerang anak dan bahkan bayi Moms. Lho, kok bisa?

Anemia adalah penyakit yang menimpa saat seseorang kekurangan zat besi. Padahal, zat besi adalah nutrisi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.

Zat besi membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membantu otot menyimpan dan menggunakan oksigen.

Jika sejak bayi telah mengalami anemia, maka perkembangan dan pertumbuhannya pun akan terganggu.

Moms harus segera mengantisipasinya dengan benar agar Si Kecil tetap mendapatkan asupan zat besi dan terhindar dari penyakit anemia pada bayi.

Gejala Anemia pada Bayi

Anemia pada Bayi, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Jenis Tesnya 1.jpg

Foto: verywellhealth.com

Sejak lahir, bayi memang memiliki simpanan zat besi yang didapatkan dari Moms saat masih di dalam rahim. Namun, hal itu terus berkurang sejalan dengan pertumbuhannya dan perlu distabilkan.

Terlalu sedikit zat besi yang dimiliki tubuh bayi, dapat mengganggu kemampuan dan perkembangannya. Bahkan, Si Kecil bisa terkena anemia.

Biasanya, bayi yang terlahir prematur akan lebih mudah terkena anemia karena lahir sebelum waktunya dan tidak memiliki cadangan nutrisi yang banyak.

Meski begitu, Moms harus tetap memperhatikan tanda dan gejala anemia pada bayi.

Dikutip dari penjelasan DH Mahoney dalam artikel jurnalnya yang berjudul Iron deficiency in infants and young children: Screening, prevention, clinical manifestations, and diagnosis, hal itu bisa terlihat saat Si Kecil tampak memiliki kulit yang pucat, kelelahan, pertumbuhan dan perkembangan yang terlambat, nafsu makan yang jelek, pernapasan cepat yang tidak normal, dan sering mengalami infeksi.

Namun sayang, tanda tersebut hanya bisa terjadi jika bayi mengalami anemia akut.

Moms bisa tetap memperhatikan tubuh dan kebiasaan bayi untuk mencegah anemia pada bayi. Lakukan observasi kecil-kecilan yang rutin pada Si Kecil.

Mencegah Anemia pada Bayi

Anemia pada Bayi, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Jenis Tesnya 02.jpg

Foto: shutterstock.com

Ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan untuk mencegah anemia pada bayi;

- Untuk mencegah anemia pada bayi yang menggunakan susu formula, cukup dengan cek kandungannya. Jika susu tersebut diperkaya zat besi, Si Kecil kemungkinan akan mendapatkan jumlah zat besi yang disarankan. Tidak perlu memberikan suplemen tambahan.

- Jika Moms menyusui langsung dan melihat ada tanda bayi kekurangan zat besi, cara mencegah anemia pada bayi bisa dengan memberikannya suplemen zat besi. Hal tersebut juga harus mendapat persetujuan dokter kapan saat yang tepat untuk memberikan suplemen tersebut. Saat Si Kecil berumur 6 bulan, Moms bisa juga menyajikan makanan kaya zat besi seperti yang diperkaya atau daging yang dihaluskan.

- Meningkatkan daya serap tubuh. Vitamin C membantu mempercepat penyerapan zat besi. Moms dapat membantu Si Kecil menyerap zat besi dengan memberikan makanan yang kaya vitamin C, seperti buah jeruk, blewah, stroberi, paprika, tomat dan sayuran berdaun hijau tua.

Apakah Ada Tes untuk Anemia pada Bayi?

Anemia pada Bayi, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Jenis Tesnya 3.jpg

Foto: familydoctor.org

Karena anemia adalah kondisi yang berpotensi berbahaya namun mudah diobati, dokter anak biasanya akan melakukan skrining anemia pada sekitar usia satu tahun.

Caranya dengan mengambil sampel darah yang akan dikirim anak ke laboratorium untuk menganalisis jumlah sel darah merahnya.

Alanna Levine, MD, seorang dokter anak di Orangetown Pediatric Associates di Tappan, New York mengatakan, banyak orang tua yang tidak setuju saat anaknya diambil sampel darah.

“Tetapi ini adalah tes yang sederhana dan cepat agar dapat mengetahui penyakit. Semua orang tua ingin anak-anak mereka sembuh sebaik mungkin, sehingga mengambil sampel darah dengan jarum kecil akan sepadan dengan hasil yang akan didapatkan dari laboratorium,” kata Levine.

Mencegah anemia pada bayi harus dilakukan sejak dini. Oleh karena itu, selain memperhatikan perkembangan Si Kecil, Moms harus mengimbanginya dengan memberikan makanan sehat dan kaya zat besi.

Yuk, simak artikel-artikel ini untuk mengenal anemia lebih spesifik:

Bukan Hanya Anemia, Kenali Juga 7 Kelainan Darah pada Balita Ini

Anemia Aplastik Pada Bayi, Bagaimana Gejala dan Pengobatannya?

Merasa Lemas Karena Kurang Zat Besi, Ini 4 Makanan untuk Penderita Anemia

(FAR/DIN)

Artikel Terkait