KESEHATAN
2 April 2020

Anjuran Memakai Masker Kain, Ini Penjelasannya

Apakah menggunakan masker kain membantu mencegah virus corona?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Demi mencegah pandemi virus corona (COVID-19), masyarakat berbondong-bondong membeli masker hingga menyebabkan kelangkaan. Akibatnya, banyak orang berusaha membuat masker sendiri dengan bahan kain untuk digunakan.

Namun selama beberapa bulan terakhir, petugas kesehatan masyarakat telah menyarankan bahwa orang yang sehat tidak perlu memakai masker sebagai cara untuk melindungi diri dari virus corona.

Baca Juga: 3 Manfaat Temulawak, Salah Satu Bahan Jamu Empon-Empon Anti Corona, untuk Kesehatan

Tetapi ketika kita belajar lebih banyak tentang virus, lebih banyak ahli yang menentang pedoman resmi dan mengatakan bahwa mungkin ada manfaat yang didapatkan dengan menggunakan masker di tempat umum.

Apakah efektif menggunakan masker kain untuk mencegah virus corona?

Penjelasan Ahli Mengenai Masker Kain

masker kain

Foto: iStock.com

Mengutip New York Times, meskipun belum ada penelitian tentang efektivitas masker buatan sendiri dalam mencegah penyebaran infeksi virus, para ilmuwan yang mempelajari penyakit yang ditularkan melalui udara menawarkan beberapa panduan.

“Masker yang dijahit dari bahan kain mungkin menawarkan perlindungan. Semakin tebal kainnya, akan semakin baik,” kata Linsey Marr, ilmuwan Virginia Tech dan seorang pakar dalam penularan virus di udara.

Sementara beberapa orang menyarankan menggunakan bandana, kainnya biasanya sangat tipis sehingga kemungkinan akan memberikan sedikit perlindungan. Gandakan atau buat berlapis tiga jika menggunakan kain yang tipis.

Scott Gottlieb, mantan komisioner Food and Drug Administration, mengatakan bahwa masker kain buatan rumah mungkin tidak melindungi si pemakai dari virus corona, tetapi bisa membuat pemakai tidak menyebarkan tetesan yang terinfeksi ke orang lain.

Baca Juga: 7 Manfaat Kencur, Salah Satu Bahan Jamu Empon-Empon Penangkal Corona

Ia juga menyarankan agar CDC mengeluarkan desain khusus atau standar untuk masker kain bagi masyarakat umum.

“Harus dikeluarkan pedoman dari CDC tentang bagaimana kita bisa membuat masker kain sendiri," kata Gottlieb.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, juga sebelumnya menyebutkan bahwa masker berbahan dasar kain dapat dijadikan alternatif untuk mencegah penularan virus corona.

Menurut Yuri, di tengah kondisi kelangkaan surgical mask seperti sekarang ini, masker kain dapat menjadi pilihan ketimbang tak menggunakan masker sama sekali.

Cara Mencuci Masker Kain

masker kain

Foto: thedailymeal.com

Di tengah kelangkaan masker, beberapa orang membuat masker sendiri dengan segala bahan mulai dari kain hingga syal.

Penelitian menunjukkan masker buatan sendiri yang terbuat dari kaos katun hanya sekitar sepertiga efektifnya dengan masker bedah dalam mencegah infeksi, tetapi mereka masih "secara signifikan mengurangi" jumlah kuman yang disebarkan oleh pemakainya.

Baca Juga: Kenali Masker N95 dan Cara Menggunakannya, Penting di Tengah Wabah

Menurut WHO, panas 133 derajat Fahrenheit atau 56 derajat Celcius dapat membunuh virus corona.

Jadi jika Moms menggunakan masker kain, pertimbangkan untuk mencuci dengan deterjen dan air panas biasa, lalu keringkan dengan suhu tinggi. Hal yang sama juga disarankan olehHealth State.

Artikel Terkait