KESEHATAN
8 Oktober 2018

Antiseptik yang Membuat Luka Perih Maka Semakin Bagus, Benarkah?

Ada cairan antiseptik yang tidak membuat luka perih
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla

Selama ini, banyak orang yang menganggap jika pembersih luka yang membuat perih maka tandanya kandungan antiseptiknya bekerja dan semakin bagus untuk kesembuhan kulit.

Namun, benarkah anggapan demikian? Yuk cari tahu lebih lanjut!

Iodine Membuat Perih

shutterstock 1127820932

Cairan pembersih luka yang beredar di masyarakat saat ini sebagian besar mengandung iodine.

Iodine memang terkenal dapat membersihkan luka, tapi juga dikenal dengan sifat alami yang mengiritasi kulit sehingga menyebabkan perih dan meninggalkan noda.

Menurut Certified Wound Specialist Physician, dr. Adisaputra Ramadhinara, membersihkan luka harus menggunakan pembersih yang tidak hanya efektif untuk menghilangkan kuman dan bakteri, tapi juga aman untuk kulit.

"Apakah perih sama dengan efektif? Belum tentu. Jika bisa membersihkan luka dengan tidak perih, kenapa harus memilih yang sebaliknya?" ujar dr. Adisaputra saat ditemui di acara Hansaplast, di Jakarta (5/9).

Menurut dr. Adisaputra, anggapan bahwa obat pembersih luka yang semakin perih itu semakin bagus adalah sebuah mitos.

Baca Juga : Bolehkah Membersihkan Luka dengan Alkohol?

Cairan Antiseptik yang Tidak Membuat Perih

shutterstock 1083258086

Sebenarnya ada juga obat pembersih luka yag tidak meninggalkan noda dan tidak menimbulkan perih, yakni cairan pembersih luka yang mengandung
Polyhexanide (PHMB).

Menurut dr. Adisaputra, cairan pembersih luka yang mengandung PHMB sudah sering digunakan di klinik dan di rumah sakit karena tidak meninggalkan noda, tidak berbau, dan tidak menimbulkan rasa perih.

"PHMB itu aman untuk jaringan, jadi tidak menghambat proses penyembuhan luka ke depannya," tutup dr. Adisaputra.

Jadi, sekarang sudah terjawab kan Moms mitosnya? Ternyata tidak semua obat pembersih luka yang efektif itu membuat perih.

(CAR)

Artikel Terkait