KELUARGA
5 September 2019

Apa Hubungan Antara Ejakulasi Dini dan Infertilitas Pada Pria?

Benarkah hubungan seksual tidak memuaskan bisa bikin susah hamil?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Pasangan susah hamil tidak selalu disebabkan oleh masalah kesuburan pada perempuan.

Menurut Aaron K. Styer, M.D., ahli endokrinologi reproduksi dan direktur medis CCRM Boston, masalah susah hamil pada pasangan bisa juga disebabkan oleh infertilitas pada pria.

Penyebab Infertilitas Pada Pria

Hubungan antara ejakulasi dini dan infertilitas pada pria.jpeg

Foto: focusonthefamily.com

Berikut contoh penyebab infertilitas pada pria menurut dokter Styer:

  • Varikokel, yaitu pembengkakan pada satu atau beberapa pembuluh darah vena dalam buah zakar (skrotum)
  • Infeksi, seperti pada epididimis (saluran di belakang testis) atau testis, serta gonore atau klamidia
  • Antibodi yang menyerang sperma
  • Kriptorkismus, yaitu kelainan sejak lahir yang ditandai dengan testis tidak turun ke skrotum
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Gangguan pada saluran yang mengangkut sperma
  • Hubungan seksual yang tidak optimal (berupa disfungsi ereksi, ejakulasi dini, nyeri, masalah psikologis)

Hubungan seksual yang sehat dan dinikmati oleh Moms dan Dads sangatlah penting dalam program hamil.

Baca Juga: Kaitan Hernia dan Disfungsi Seksual, Benarkah Memicu Kemandulan pada Pria?

Dikutip dari situs web Cleveland Clinic, ada tahapan wajib untuk dapat terjadinya kehamilan:

  • Perempuan harus menghasilkan sel telur yang sehat dari rahimnya (ovulasi).
  • Pria harus menghasilkan sperma yang kuat dan mampu bergerak mencapai sel telur (pembuahan).
  • Sel telur harus bergerak melalui saluran tuba falopi menuju rahim (transportasi).
  • Sel telur yang telah dibuahi harus menempel pada permukaan bagian dalam rahim (implantasi).

Semua tahapan itu dimulai dari hubungan seksual yang sehat. Artinya, baik Moms dan Dads sama-sama menikmati hubungan, dan seluruh tahapan di atas dilalui.

Hubungan Antara Ejakulasi Dini dan Program Hamil

Hubungan antara ejakulasi dini dan infertilitas pada pria.jpg

Foto: olsentwinscountdown.com

Bila ada masalah dalam hubungan seksual, salah satunya ejakulasi dini, maka program hamil pun bisa mengalami hambatan. Ejakulasi dini dapat mempengaruhi kesuburan bila penderitanya tidak dapat mencapai penetrasi penuh.

Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah atau disfungsi seksual yang kerap dikeluhkan pria.

Ejakulasi dini terjadi ketika pria tidak mampu mengendalikan orgasme sehingga mengeluarkan sperma terlalu cepat saat sedang berhubungan seksual. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan ataupun pada pria itu sendiri.

Dikutip dari situs web Healthy Male Andrology Australia, ejakulasi dini ternyata cukup umum terjadi. Dalam situs Fertility Pedia disebutkan bahwa prevalensi pria yang menderita ejakulasi dini adalah 31% dan kebanyakan melibatkan pria berusia produktif, yaitu 18−59 tahun.

Baca Juga: Apakah Cairan Pra-Ejakulasi Bisa Bikin Hamil?

Sebuah studi berjudul Sexual Dysfunction and Male Infertility yang diterbitkan di Nature Reviews Urology menyebutkan terdapat sekitar 12% kasus infertilitas pada pria. Terkadang, disfungsi seksual seperti ejakulasi dini dapat menyebabkan infertilitas pada pria.

Menurut studi tersebut, satu dari sepuluh pria dengan masalah infertilitas berpotensi mengalami gangguan disfungsi ereksi atau ejakulasi dini. Masalah infertilitas pada pria dapat mengecilkan peluang pasangan untuk bisa hamil.

Bila Dads mengalami masalah ejakulasi dini, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Setelah gangguan seksual ini teratasi, upaya untuk hamil pun dapat berjalan dengan lebih baik.

(AN)

Artikel Terkait