NEWBORN
14 Januari 2018

Apa Manfaat Topi untuk Bayi Baru Lahir?

Salah satu manfaatnya adalah untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap stabil.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla

Moms mungkin merasa sangat takjub saat melihat imutnya bayi menggunakan topi mungil nan lucu. Namun, di waktu yang bersamaan Moms juga bertanya-tanya apakah manfaat topi bayi jika dikenakan oleh Si Kecil. Lantas apakah menurut Moms topi bayi bermanfaat untuk Si Kecil?

Manfaat Topi Bagi Bayi Baru Lahir

shutterstock 97285895

Sebenarnya topi memang bermanfaat bagi bayi baru lahir. Salah satu manfaatnya adalah untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap stabil. Berbeda dengan orang dewasa yang tubuhnya bisa lebih fleksibel menyesuaikan suhu panas atau dingin, tubuh bayi belum bisa melakukannya secara otomatis.

Rahim merupakan sebuah lingkungan yang nyaman dan hangat bagi bayi, sehingga kebanyakan bayi baru lahir biasanya memiliki suhu tubuh yang lebih dingin atau terlalu panas saat berada di luar ruangan. Selain itu, topi juga berguna melindungi bayi dari sengatan sinar matahari secara langsung.

Baca Juga : Kenali Plagiocephaly, Kepala Peyang Pada Bayi

Bayi Tidak Membutuhkan Topi Saat Berada di Dalam Ruangan

shutterstock 378283870

Meskipun topi bayi bermanfaat dipakai di luar ruangan, sangat tidak dianjurkan tetap dipakai oleh bayi di dalam ruangan, khususnya bagi bayi yang lahir prematur.

Dr Charu Narayanan dari Complete Healthcare International (CHI), menyampaikan bahwa bayi yang lahir prematur atau memiliki berat lahir rendah (di bawah 2000 gram), sebaiknya tidak dipakaikan topi bayi baru lahir.

Dr Narayan juga mengungkapkan bahwa bayi baru lahir bisa kehilangan 150 kilo kalori per menit saat berada dalam suhu ruangan tanpa pengawasan. Sehingga, daripada memakaikan topi pada bayi saat berada di dalam ruangan yang menyebabkan ia kehilangan energi dan suhu tubuh.

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan di Perpustakaan Nasional Medicine National Institutes of Health Amerika, kontak antara kulit bayi dan kulit sang ibu menjadi cara yang paling tepat dalam menjaga suhu tubuh normal pada bayi.

Howard Reinstein, pediatri di Encino, California, sekaligus juru bicara American Academy of Pediatric juga menyampaikan bahwa bayi baru lahir tidak membutuhkan topi saat berada di dalam rumah.

Namun, jika Moms merasa Si Kecil perlu mengenakan topi, misalnya saat Moms ajak jalan-jalan keluar rumah, pastikan Moms hanya memakaikannya selama Si Kecil merasa nyaman.

Jika Si Kecil terlihat tidak nyaman atau rewel atau bahkan suhu tubuhnya meningkat saat memakai topi, segera lepaskan topi maupun pakaian pelengkap lainnya yang membuatnya tidak nyaman. Selain itu, pilih bahan topi dan pakaian yang sesuai dengan kondisi kulit bayi baru lahir.

Bukan hanya memperhatikan kenyamanan Si Kecil, Moms juga perlu terlebih dahulu memeriksa suhu tubuh Si Kecil. Suhu tubuh normal bayi baru lahir umumnya berkisar antara 96,8 – 98,6 derajat Fahrenheit atau 36-37 Celsius.

Jika suhu tubuh Si Kecil berada di bawah 37 Celsius atau di atas 38 Celsius, sebaiknya segera hubungi dokter. Jangan hanya memikirkan mengenai fashion, namun juga manfaat dan kemungkinan efek sampingnya bagi Si Kecil ya, Moms.

Bagaimana pun, perlengkapan khusus bayi memang harus digunakan dengan semestinya. Akan lebih baik Moms berkonsultasi dengan dokter seputar perawatan Si Kecil. Dengan begitu Moms bisa selalu memberikan yang terbaik untuk Si Kecil.

(RGW)

Artikel Terkait