KESEHATAN
18 September 2019

Apa Penyebab Sesak Napas dan Bagaimana Penanganannya?

Bisa terjadi karena suatu penyakit yang memang diderita
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Sesak napas merupakan suatu keadaan di mana kita mengalami kesulitan bernapas dan rasanya sangat mengganggu. Hingga ketika akan melakukan aktivitas saja, rasanya seperti tidak mampu.

Sesak napas terjadi ketika kita tidak mengambil oksigen yang cukup dan paru-paru mencoba untuk menarik lebih banyak udara untuk memenuhi kebutuhannya

Sesak napas yang terjadi pada setiap orang berbeda-beda, ada yang mengalami sesak napas tiba-tiba, ada juga yang sesak napasnya merupakan penyakit akut yang memang selalu mengikuti dan bisa muncul tiba-tiba karena suatu pemicu tertentu.

Lalu apa saja yang bisa menjadi penyebab sesak napas dan bagaimana penanganannya?

Baca Juga: Mengenal Batuk Disertai Sesak Napas (Croup) pada Anak

Penyebab Sesak Napas

sesak napas

Foto: medium.com

Menurut Sandeep Gupta, pulmonolog di UnityPoint Health, banyak hal yang bisa menjadi penyebab sesak napas ini. Beberapa di antaranya seperti:

  • Asma, merupakan kondisi peradangan dan penyempitan yang reversibel di saluran pernapasan (bronkus) yang membuat kita menghirup dan menghembuskan napas menjadi sulit.
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), kondisi ireversibel yang ditandai dengan perubahan lambat pada saluran pernapasan (bronkus dan alveoli) yang membuat pernafasan menjadi sulit.
  • Serangan jantung, hal ini juga bisa menyebabkan seseorang mengalami sesak napas. Karena terjadi penurunan aliran darah ke paru-paru atau kemacetan paru-paru dengan cairan.
  • Penyakit paru interstitial, terjadi karena kerusakan jaringan paru-paru dari berbagai penyebab jangka panjang, seperti merokok, lingkungan kerja, dan lain-lain.

Baca Juga: Begini Cara Menghadapi Ibu Hamil yang Sesak Napas

“Biasanya, orang mulai merasa sesak napas di usia 50-an, karena membutuhkan waktu untuk perubahan. Ketika kita muda, kita dapat menebus fungsi paru yang berkurang dengan kondisi fisik kita," kata Dr. Sandeep Gupta.

Jika seseorang mengalami sesak napas pada usia muda, Dr. Sandeep Gupta mengatakan hal ini umumnya terjadi karena asma atau bronkitis akut. Dalam kasus-kasus tertentu, seperti emfisema atau penyakit jantung dini, yang bisa juga terjadi karena faktor genetika.

Penanganan untuk Sesak Napas

sesak napas

Foto: verywellhealth.com

Jika Moms mengalami sesak napas di rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya berdasarkan saran dari Dr. Sandeep Gupta.

Saat sesak napas disertai dengan batuk atau tenggorokan seperti tersumbat, coba gunakan dekongestan bebas untuk meredakan sesak napas. Namun jika terdengar bunyi ciut-ciut saat kita bernapas, gunakan inhaler sesuai dengan anjuran.

“Jika sesak napas berlanjut selama beberapa jam dan tidak membaik atau hilang, cara aman lainnya adalah mencari bantuan medis,” jelas Dr. Sandeep Gupta.

Sesak napas pada setiap orang berbeda-beda, makanya cara mengatasinya pun berbeda tergantung dari penyebab sesak napas itu sendiri. Diagnosis yang akurat terhadap penyebab dari sesak napas ini adalah cara terbaik agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Awas, Sesak Napas Saat Berbaring Bisa Jadi Pertanda Penyakit Jantung

Konsultasikan dengan dokte sesegera mungkin untuk mendapatkan diagnosis dan rencana perawatan. Semakin cepat diagnosis, semakin sederhana perawatannya. Menunggu terlalu lama dapat membuat penyakit berkembang dan menjadi lebih kompleks.

“Kemungkinan terburuk adalah jika tidak ditemukan penyebab sesak napas dan kehilangan kesempatan untuk melakukan intervensi pada kondisi yang dapat diobati,” ujar Dr. Jason Fritz, ahli paru di Penn Medicine.

Dalam kasus yang parah, tidak mengobati sesak napas sesuai dengan penyebabnya bisa menimbulkan akibat yang fatal.

(AWD)

Artikel Terkait