KESEHATAN
20 April 2020

Apa Penyebab Trypophobia?

Penyebab dari fobia terhadap lubang ini biasa karena diasosiasikan dengan sesuatu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Jika Moms termasuk orang yang takut dengan panampakan lubang-lubang, bisa jadi Moms menderita trypophobia. Apa itu?

Dilansir dari situs Very Well Mind, trypophobia adalah keengganan atau ketakutan terhadap kelompok lubang kecil, benjolan, atau pola. Moms bisa menyebutnya sebagai fobia lubang.

Ketika orang melihat tipe bentuk ini, mereka mengalami gejala jijik atau ketakutan. Contoh objek yang mungkin memicu respons ketakutan termasuk biji polong atau gambar close-up dari pori-pori seseorang.

Baca Juga: Punya Fobia Ketinggian? Jangan Kunjungi 6 Tempat Ini Ya!

Laporan awal trypophobia pertama kali dijelaskan dalam forum online pada 2005, tetapi belum diakui sebagai diagnosis yang berbeda oleh American Psychiatric Association.

Ketika orang melihat benda-benda pemicu, mereka mengalami gejala seperti ketakutan parah, mual, gatal, berkeringat, gemetar, dan bahkan serangan panik.

Penyebab Fobia Terhadap Lubang

Lalu apa sebenarnya penyebab dari fobia lubang ini? Berikut penyebabnya.

1. Diasosiasikan dengan Hewan Berbahaya

fobia lubang

Foto: wanita.me

Orang mungkin takut akan pola-pola ini karena secara tidak sadar diasosiasi dengan hewan-hewan tersebut.

Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan oleh Sage Journals berjudul Fear of Holes, melihat bagaimana orang dengan trypophobia menanggapi rangsangan tertentu dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut. Saat melihat honeycomb (sarang lebah), orang yang tidak memiliki trypophobia akan memikirkan hal-hal seperti madu atau lebah.

Namun mereka yang memiliki fobia lubang akan melihat sarang lebah sebagai organisme berbahaya yang memiliki karakteristik visual dasar yang sama, seperti ular berbisa. Hal inilah yang menyebabkan mereka merasa jijik dan takut.

Baca Juga: 5 Artis Lokal yang Punya Fobia Unik, Siapa Saja Ya?

2. Berhubungan dengan Gangguan Lainnya

fobia lubang

Foto: parents.com

Dalam Brazilian Journal of Psychiatry, tentang Trypophobia: an investigation of clinical features, menyebutkan bahwa orang dengan trypophobia lebih mungkin untuk mengalami gejala kecemasan dan depresi juga.

Gejala-gejala trypophobia juga ditemukan bersifat persisten dan bertahan lama, yang mengarah pada gangguan fungsional dalam kehidupan sehari-hari. Gejala-gejala yang disajikan paling mungkin untuk memenuhi kriteria diagnostik DSM-5 untuk fobia spesifik daripada kondisi lain seperti gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

3. Respon Terhadap Karakteristik Visual

fobia lubang

Foto: huffpost.com

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketidaknyamanan yang dirasakan orang lebih berkaitan dengan karakteristik visual dari pola itu sendiri.

Baca Juga: Tak Sama, Kenali Perbedaan Fobia dan Trauma

Satu studi yang diterbitkan dalam Psychological Reports menemukan bahwa sementara orang mengalami ketidaknyamanan saat melihat pola trypophobia, perasaan ini lebih terkait dengan pola visual itu sendiri daripada hubungan dengan hewan berbahaya.

Hasil tersebut mempertanyakan apakah trypophobia merupakan salah satu jenis fobia, atau hanya respon alami terhadap jenis rangsangan visual tertentu.

Itu dia Moms beberapa kemungkinan penyebab dari fobia lubang ini.

Artikel Terkait