TREN
9 September 2019

Apa Risiko Kesehatan di Balik Semangkuk Bakso? Ini 3 Dampak Buruknya

Buat para penggemar bakso, waspada risiko kesehatan dari semangkok bakso ya
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Siapa yang tidak suka bakso? Semangkok bakso memang enak dinikmati dalam suasana apa pun, terutama saat musim hujan dan udara sedang dingin-dinginnya.

Mengonsumsi semangkok bakso akan membuat tubuh kita merasa nyaman dan hangat.

Saking enaknya, hampir semua hidangan atau masakan menggunakan campuran bakso sebagai pelengkapnya, baik itu untuk masakan tumis, rebus, atau kuah-kuahan.

Bahkan banyak juga dari kita yang makan mie dengan tambahan bakso.

Baca Juga: 7 Jajanan Bakso Unik yang Bikin Ngiler!

Bakso juga dipakai dalam hidangan barat lho, seperti dalam makanan pasta.

Namun tahukah Moms bahwa bakso juga memiliki manfaat yang baik bagi tubuh sekaligus risiko kesehatan di saat bersamaan? Jadi kita harus menikmati bakso dalam jumlah tertentu.

Untuk Moms yang tidak tahu apa risiko kesehatan dari bakso, simak penjelasannya di bawah ini yuk.

1. Tinggi Lemak

risiko kesehatan dari bakso

Foto: culinaryhill.com

Risiko kesehatan dari bakso yang pertama adalah tinggi lemak.

Satu porsi bakso umumnya berisikan enam daging yang jika dijumlahkan mengandung 230 kalori dan 15 gram lemak.

Kandungan lemak 15 gram itu terlalu banyak untuk kita konsumsi setiap hari.

Sebesar 58,7 persen kalori yang terkandung dalam bakso berasal dari lemak.

Hal itu membuat bakso dicoret dari daftar "Dietary Guidelines for Americans, USDA" yang mengacu pada "padat nutrisi".

Dietary Guidelines for Americans, 2010 menyarankan kita untuk mengonsumsi makanan dalam bentuk padat nutrisinya.

Baca Juga: Cara Membuat Mie Ayam Bakso yang Tidak Kalah Enak dari Restoran

2. Mengandung Terlalu Banyak Sodium

risiko kesehatan dari bakso

Foto: culinaryhill.com

Kandungan sebesar 680 gr sodium dalam 6 buah bakso terdiri dari proporsi substansial dari 1.500 mg yang dinyatakan oleh American Heart Association sebagai batas atas natrium untuk kesehatan yang baik.

Walaupun sodium dibutuhkan sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh untuk aktivitas sehari-hari, terlalu banyak sodium justru akan mengakibatan hipertensi, stroke, penyakit ginjal, hingga serangan jantung.

Jika Moms dan keluarga makan bakso, hindari garam dan makanan olahan lainnya.

3. Mengandung MSG

risiko kesehatan dari bakso

Foto: rd.com

Bakso homemade pada dasarnya dibuat dari daging sapi, tepung terigu, dan telur. Jadi sebenarnya sarat akan zat gizi yaitu protein hewani.

Menurut dr. Diana Felicia Suganda, dokter spesialis gizi klinik RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, jika produsen bakso menambahkan pengawet seperti boraks/formalin serta MSG supaya terasa gurih, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Baca Juga: Ini Bahaya MSG bagi Kesehatan Tubuh Anak

Food and Drug Administration (FDA) telah mengklasifikasikan MSG sebagai bahan makanan yang "secara umum diakui aman," tetapi penggunaannya tetap kontroversial.

Menurut ahli saraf Dr. John Olney, disebutkan bahwa MSG tidak hanya menghancurkan sel-sel penglihatan retina, tetapi juga bagian-bagian otak.

Kerusakan otak ini dilakukan ketika neuron menjadi terlalu bersemangat, hampir menarik diri mereka sendiri sampai mati. Dia menyebut ini "eksitotoksisitas”.

Tidak hanya menyebabkan kerusakan otak dan menyebabkan gangguan saraf, namun juga menyebabkan fluktuasi hormon radikal.

Nah, sudah tahukan Moms jika enaknya bakso itu sebenarnya tidak baik untuk tubuh.

Banyak risiko kesehatan dari bakso yang di bawa saat kita makan. Makan bakso memang boleh, namun ingat secukupnya saja ya.

Artikel Terkait