PERNIKAHAN & SEKS
21 Maret 2019

Apa yang Dirasakan Janin Saat Moms Berhubungan Seks Saat Hamil?

Janin dalam kandungan bisa merasakan tidak ya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Sembilan bulan bukan waktu yang sebentar untuk Moms dan pasangan untuk menahan rasa ingin berhubungan seks.

Pertanyaan sederhana dan sering muncul adalah “bolehkah berhubungan saat hamil?” Menurut Jane Barry, MD, dokter obgyn, jawabannya adalah boleh.

Sebab, janin dalam kandungan sudah terlindungi oleh serviks dan lendir tebal untuk mencegah masuknya bakteri atau apapun yang berbahaya kedalam janin.

Hubungan akan menjadi berbahaya jika Moms dan pasangan melakukannya dengan intensitas yang berat dan berbahaya.

Saat berhubungan Moms akan mendapatkan tekanan dari luar dan akan ada reaksi di dalam.

Tapi tidak perlu khawatir karena air ketuban melindungi janin dari tekanan tersebut dan menyerapnya. Fokus pada tujuan berhubungan adalah untuk mendapatkan kebahagiaan diri Moms dan pasangan.

Mungkin Moms akan merasa diawasi oleh bayi yang ada di dalam janin dan hal tersebut mungkin menjadi tidak nyaman.

Sederhananya jika Moms merasa tidak nyaman, mungkin bayi Moms merasakan hal yang sama. Mari kita simak lebih lanjut ulasannya!

Baca Juga: Apakah Boleh Menggunakan Alat Bantu Seks Saat Hamil?

Apakah Berhubungan Seks Saat Hamil Akan Melukai Janin?

yang dirasakan janin saat moms melakukan seks saat hamil 01

Jika Moms mengalami kebingungan dan berpikir saat sebelum melakukan seks seperti “Apa yang akan dirasakan si bayi dan apakah dia akan kesakitan?” Hal tersebut wajar sebagai bentuk empati seorang ibu untuk anaknya.

Secara umum seks saat hamil tidak akan melukai janin. Namun, ada beberapa rambu yang sebaiknya Moms perhatikan sebelum melakukan seks saat hamil.

Pertama, jangan lakukan seks oral. Kemudian, jangan melakukan seks ketika Moms sedang tidak enak badan.

Jika memakai sex toys jangan lupa mencuci mainan seks setelah melakukan dan mencuci lagi sebelum ingin melakukannya lagi. Sebab, bakteri akan mudah masuk melalui vagina.

Jangan pula melakukan seks dengan intensitas tinggi dan berat atau saat Moms sedang mengalami pendarahan pada vagina.

Seks saat hamil juga harus atas izin dokter sebab jika mengalami infeksi rahim atau vagina akan membahayakan Moms dan kehamilan.

Baca Juga: Berhubungan Intim Saat Hamil Muda, Amankah?

Seks Saat Hamil Bisa Berbahaya

yang dirasakan janin saat moms melakukan seks saat hamil cover

Moms dan pasangan memang harus waspada jika ada tanda yang tidak normal. Moms akan mengalami pembengkakan pada daerah genital sesaat setelah berhubungan seks.

Jika itu terjadi segera komunikasikan dengan dokter kandungan Moms. Mandi dengan air dingin dan jangan lupa kenakan celana dalam yang nyaman untuk menjaga bagian vagina terkena langsung air mengalir, dan kurangi berdiri jika sedang mengalami pembengkakan.

Nah, hal lain yang harus diperhatikan adalah orgasme. Sebab, hal ini sulit didapat saat berhubungan seks.

Jangan sungkan untuk bicarakan perihal posisi idaman Moms karena itu dapat membantu Moms mencapai orgasme.

Seringkali saat berhubungan, darah akan keluar melalui vagina dan ini wajar terjadi. Kondisi itu disebabkan oleh kontraksi uterus yang terjadi.

Kalau Moms khawatir dengan hal itu jangan ragu untuk pergi ke dokter. Apakah Moms pernah mengalami masalah-masalah saat melakukan seks saat hamil?

(GSA)

Artikel Terkait