KESEHATAN
31 Januari 2018

Apakah Baby Spa Aman untuk Bayi dan Bermanfaat untuk Kecerdasannya?

Saat ini baby spa sedang menjadi tren, apakah benar-benar bermanfaat?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Tanya:

Apa manfaat dari baby spa dan apakah aman dilakukan buat bayi, kebetulan bayi saya umur 8 bulan. Dan kalau memakai neck ring, apakah membuat bayi tercekik?

Jawab:

Baby spa memang sedang menjadi tren ya dewasa ini. Sebenarnya dalam baby spa, selain "berenang", ada proses massage atau melakukan pijatan juga pada bayi.

Bila dilihat dari manfaatnya, pijatan pada bayi saat baby spa tersebut sama dasarnya dengan pijatan bayi saat awal kelahiran. Bayi diberi pijatan lembut yang bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah.

Selain itu, pijatan pada bayi memberikan rasa nyaman karena adanya sentuhan dan kontak emosi antara ibu dan bayi. Pijatan pada bayi juga membantunya menjalani fase pertumbuhan dengan benar.

Selain itu, Usia 0-1 tahun adalah fase belajar bagi bayi. Mulai telungkup, merangkak, duduk, berdiri. Fase dimana ia mulai mengembangkan motorik kasar dan halusnya. Itulah salah satu tujuan juga dari baby spa, agar dengan metode 'berenang' tersebut, agar bayi diharapkan dapat mengoptimalkan perkembangan motoriknya dengan optimal.

Untuk neck ring, jika ukuran dan bahannya sesuai dan tepat dengan lingkar leher si bayi, tentu tidak menyebabkan bayi tercekik.

Sampai saat ini, belum ada penelitian medis resmi yg dilakukan mengenai hubungan langsung antara baby spa dengan kecerdasan Si Kecil. Namun, pada suatu penelitian yang dilakukan di Jerman, memang dikatakan bahwa mengajarkan bayi berenang sejak dini dapat membantu menoptimalkan perkembangan fisik, konsentrasi, dan refleks pada bayi sekaligus dapat meningkatkan kecerdasan sosial.

Namun, perlu diingat juga bahwa sebenarnya banyak faktor lain yang memengaruhi kecerdasan Si Kecil, misalnya dari faktor nutrisi, lingkungannya dalam beraktivitas sehari2, pola asuh, dan lainnya. Juga banyak cara lain untuk menstimulasi anak untuk peningkatan fungsi sensorik (dengar, raba, lihat rasa, cium), motorik (gerak kasar, halus), emosi-sosial, bicara, kognitif, mandiri, dan kreativitasnya melalui kegiatan sederhana yang ibu-anak dapat dilakukan sehari2.

Menurut saya, baby spa adalah pilihan, dan tidak wajib dilakukan. Yang terpenting adalah, peran dari orang tua sendiri dalam setiap tahap tumbuh kembang Si Kecil, supaya ikatan emosi antara orang tua dan anak juga terbangun dengan ataupun tanpa mengikuti baby spa.

Dijawab oleh dr. Eleonora Mitaning Christy

Sumber: meetdoctor.com

Artikel Terkait