NEWBORN
2 Maret 2019

Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi?

Bagi penggemar kopi, tentu menjadi sebuah pertanyaan apakah boleh minum kopi saat menyusui
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Selama masa menyusui, butuh tenaga ekstra untuk merawat anak. Apalagi, banyak kekhawatiran dari asupan apa yang kita konsumsi, salah satunya adalah kopi.

Terkadang, dengan kopi diharapkan mampu mengusir rasa lelah atau kantuk saat harus terbangun di tengah malam ketika Si Kecil menangis. Tetapi, apakah boleh ibu menyusui minum kopi? Simak yuk penjelasannya!

Pengaruh Kafein Pada ASI

1544126374 ev asi events coffee w button

Foto: asi.calpoly.edu

ASI menjadi asupan makanan utama bayi saat ia belum dapat mencerna makanan lain. ASI menjadi penyumbang nutrisi terbesar untuk perkembangan sistem imun dan fungsi tubuhnya.

Nah, saat ibu menyusui minum kopi, maka kafein di dalam kopi akan perlahan tercampur dengan ASI. Dengan demikian, secara tidak langsung Si Kecil akan menerima kafein dari ibunya yang meminum kopi.

Namun, menurut laporan dari Harvard School of Medicine, standar mengonsumsi kafein yang aman adalah sekitar 300 mg per hari.

Tetapi, kafein tidak hanya ditemukan pada produk kopi saja ya Moms, karena di dalam teh dan cokelat juga bisa ada kafein di dalamnya.

Sebaiknya, berikan ASI kepada Si Kecil setelah satu sampai tiga jam pertama Moms minum kopi.

Hal ini dikarenakan tingkat kafein di dalam ASI sangat tinggi pada satu jam pertama setelah Moms minum kopi.

Baca Juga: Benarkah Bayi ikut Terpapar Kafein Jika Busui Hobi Minum Kopi?

Tips Mengonsumsi Kopi Bagi Ibu Menyusui

woman breast feeding in front of coffee mug in cafe

Foto: medicalnewstoday.com

Menjaga asupan minum kopi setiap harinya saat Moms menyusui sangatlah penting.

Jika Moms adalah seseorang yang menyukai kopi, ada baiknya kurangi asupan kafein secara bertahap setiap hari, jangan tiba-tiba. Hal ini dikarenakan tubuh harus beradaptasi dari perubahan kafein tersebut.

Selalu terlebih dahulu mencari tahu kandungan kafein pada makanan atau minuman yang akan Moms konsumsi.

Perhatikan juga kebiasaan bayi yang berubah, seperti apakah lebih rewel, susah tidur, atau gelisah, karena bisa jadi hal itu disebabkan Moms mengonsumsi kafein terlalu banyak.

Moms tetap bisa mengonsumsi minuman atau makanan dengan kafein sesekali, tetapi dengan mengganti caranya seperti:

- Menyeduh teh celup selama satu menit. Berguna mengurangi kadar kafein pada teh

- Mengganti cokelat batangan atau cokelat seduh dengan jus buah atau buah potong

- Tidak mengonsumsi kopi seduh, karena kopi instan mengandung lebih sedikit kafein

Baca Juga: Yuk Ketahui Bagaimana Pola Makan yang Tepat untuk Ibu Menyusui

Kesimpulannya, Moms tetap bisa mengonsumsi kafein saat menyusui asal dalam batasan yang sudah ditentukan setiap harinya, yaitu 300 mg per hari.

Jika Moms masih ragu untuk mengonsumsi kafein saat menyusui, segera konsultasikan masalah ibu menyusui minum kopi ini dengan dokter spesialis anak.

(IRN)

Artikel Terkait