BAYI
28 Juli 2020

Apakah Merekrut Pengasuh Selama Pandemi COVID-19 Tetap Aman?

Ada beberapa pertimbangan sebelum menyewa pengasuh selama pandemi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Amelia Puteri

Salah satu perhatian Moms untuk melewati masa pandemi COVID-19 adalah kesehatan seluruh anggota keluarga, termasuk Si Kecil.

Jika Moms adalah seorang ibu bekerja yang harus menjalani work from home dan membutuhkan bantuan ekstra, pilihannya adalah menyewa pengasuh selama pandemi. Tetapi, apakah aman untuk merekrut pengasuh selama masa pandemi?

Sebenarnya, ada banyak faktor yang menentukan apakah aman atau tidak untuk mendapatkan bantuan tambahan saat ini.

Karena belum ada waktu pasti kapan pandemi ini berakhir, akan ada beberapa tindakan pencegahan yang harus diambil untuk memastikan kesehatan dan keselamatan anggota keluarga tetap terjaga.

Mengutip American Academy of Pediatrics Journal yang menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak yang positif COVID-19, tidak mengalami sakit yang parah.

Sekitar setengah dari anak-anak yang sakit akan menggalami gejala-gejala ringan, seperti demam, batuk kering dan pilek.

Informasi tentang risiko terhadap anak terus berubah. Bahkan saat mengalami gejala ringan, anak-anak mungkin dapat menyebarkan infeksi kepada orang lain, termasuk orang dewasa yang lebih tua yang berisiko lebih tinggi. Jadi yang terbaik adalah mencoba membatasi penyebaran infeksi.

Baca Juga: Begini Tips Mencari Pengasuh Anak ala Angkie Yudistia

Perhatikan Hal Penting Saat Merekrut Pengasuh Selama Pandemi

Apakah Menggunakan Jasa Pengasuh Selama Pandemik Covid 19 Tetap Aman -1.jpg

Foto: romper.com

Andrew Roszak, direktur eksekutif Institute for Childhood Preparedness dengan lebih dari 20 tahun pengalaman dalam kesiapsiagaan menghadapi pandemi mengatakan, cari tahu tentang bagaimana seorang pengasuh berinteraksi.

"Jika Anda ingin menggunakan pengasuh bayi, saya sarankan belajar lebih banyak tentang gerakannya dan interaksinya dengan orang lain," jelasnya mengutip Romper.

Andrew menambahkan bahwa akan lebih aman untuk merekrut pengasuh selama pandemi yang memiliki sedikit atau tidak ada kontak dengan orang lain.

"Karena itu akan secara drastis mengurangi kemungkinan mereka terinfeksi," lanjutnya.

Hand in Hand and the National Domestic Workers Alliance menyarankan pengasuh untuk tinggal di rumah. Hal itu disetujui oleh Snehal Doshi, seorang dokter anak bersertifikat dan CEO Millennium Neonatology.

"Jika mereka datang dan pergi, maka risikonya naik. Anda tidak dapat mengontrol apa yang mereka lakukan di luar rumah Anda," kata Snehal.

Jika memutuskan untuk merekrut pengasuh selama pandemi, Moms juga harus mengajarkannya tentang tindakan pencegahan standar, seperti menggunakan masker, menerapkan etiket bersin atau batuk, dan menjaga kebersihan tangan dengan baik selama di rumah dan saat berada di rumah, terutama saat berinteraksi bersama Si Kecil.

Bicaralah dengan pengasuh tentang bagaimana infeksi menyebar dan bagaimana beberapa hal dapat mengurangi risiko penyebaran.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Penularan COVID-19 di Ruangan Tertutup oleh dr. Reisa

Tetap Terapkan Tindakan Pencegahan Penularan COVID-19

Apakah Menggunakan Jasa Pengasuh Selama Pandemik Covid 19 Tetap Aman -2.jpg

Foto: nytimes.com

Jika pengasuh tidak berada di rumah selama pandemi, Moms harus menerapkan beberapa peraturan khusus yang dituangkan dalam kontrak kerja.

Misalnya meminta pengasuh untuk membatasi kontak dengan lingkungan yang berisiko tinggi. Centers of Disease Control and Prevention (CDC) juga telah memiliki pedoman terkait hal tersebut.

"Anda juga bisa mengajukan pertanyaan rutin seperti apakah di sekitar mereka ada orang sakit atau demam. Atau jika mereka telah bepergian ke daerah berisiko tinggi untuk mengukur suhu tubuh. Jika mereka demam lebih dari 38 derajat, mereka harus dipulangkan," jelas Snehal.

Selain itu, perhatikan juga kebersihan rumah, misalnya dengan rutin membersihkan permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu dan perlengkapan kamar mandi, dan meminta pengasuh untuk tinggal di rumah jika sakit.

"Pengasuh harus didorong untuk mencuci tangan dan melepas sepatu saat masuk ke rumah. Jika pengasuh menggunakan transportasi umum, pertimbangkan untuk meminta mereka mengenakan lapisan luar atau jaket, sehingga dapat melepas barang-barang ini di pintu," kata Allison Aiello, Ph.D., ahli epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas North Carolina Gillings.

Merekrut pengasuh selama pandemi tentu akan membantu meringankan pekerjaan Moms. Tetapi, selalu ingat untuk melakukan protokol kebersihan di rumah ya.

Baca Juga: Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Kriteria Babysitter

Artikel Terkait