PROGRAM HAMIL
4 Oktober 2020

Apakah Soda Bisa Mencegah Kehamilan?

Banyak orang masih bertanya apakah soda bisa mencegah kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Dina Vionetta

Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari menggunakan alat kontrasepsi hingga konsumsi makanan dan minuman.

Salah satu minuman yang dianggap dapat mencegah kehamilan adalah soda. Lalu, apakah soda dapat mencegah kehamilan?

Berikut penjelasannya.

Minuman yang satu ini perlu dihindari oleh Moms yang sedang melakukan program hamil.

Sebuah studi menemukan bahwa minum satu atau lebih minuman dengan pemanis buatan, seperti soda dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita dan pria.

Jurnal National Health Service menyebutkan, faktor makanan termasuk minuman mengandung gula dapat memberikan dampak buruk terhadap kesuburan.

Penelitian cross-sectional menunjukan minuman yang menandung pemanis buatan membuat kualitas air mani menurun.

Hal yang sama juga terjadi pada tingkat kesuburan wanita.

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa tingkat kesuburan akan menurun sekitar 20 persen terhadap seseorang yang sering konsumsi minuman dengan pemanis buatan.

Selain minuman dengan pemanis buatan, penelitian tersebut juga menunjukan bahwa tingkat kesuburan seseorang akan semakin tinggi penurunannya saat terlalu sering konsumsi minuman karbonat atau soda.

Mengutip Medical Health News, konsumsi soda dapat menyebabkan menstruasi dini dan kualitas air mani tidak bagus.

Baca juga : 3 Cara Mencegah Kehamilan Tanpa Menggunakan Alat Kontrasepsi

Kesuburan Dapat Menurun Setiap Bulan

Apakah soda bisa mencegah kehamilan

Foto: Orami Photo Stocks

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Boston University School of Public Health menunjukan bahwa, konsumsi minuman dengan gula buatan setiap hari dapat berpengaruh terhadap kesuburan dan mencegah kehamilan.

"Kami menemukan hubungan positif antara asupan minuman yang dimaniskan dengan gula dan kesuburan yang lebih rendah, yang konsisten setelah mengontrol banyak faktor lain, termasuk obesitas, asupan kafein, alkohol, merokok, dan kualitas diet secara keseluruhan," kata Elizabeth Hatch profesor epidemiologi yang memimpin penelitian mengenai pengaruh soda dan program kehamilan.

Ia menyarankan kepada setiap pasangan yang sedang melakukan program kehamilan untuk membatasi konsumsi minuman manis, termasuk soda.

Selain mencegah kehamilan minuman ini juga memiliki efek samping terhadap kesehatan.

Melalui Pregnancy Study Online (PRESTO), sebuah studi kohort prospektif berbasis web di Amerika Utara, mensurvei 3.828 wanita berusia 21 hingga 45 tahun yang tinggal di Amerika Serikat atau Kanada dan 1.045 pasangan pria mereka.

Semua peserta tersebut diminta untuk membuktikan apakah soda dapat mencegah kehamilan atau tidak.

Peserta menyelesaikan survei dasar yang komprehensif tentang riwayat kesehatan, faktor gaya hidup, dan diet, termasuk jumlah asupan minuman yang mengandung pemanis buatan.

Setelah menyelesaikan kuisioner, partisipan wanita kemudian ditindak lanjut setiap dua bulan hingga 12 bulan atau sampai terjadi kehamilan.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa, wanita dan pria yang konsumsi minuman dengan pemanis buatan akan mengalami 20 persen penurunan keseburan rata-rata setiap bulan.

Wanita yang mengonsumsi satu porsi soda perhari memiliki kesuburan 25 persen lebih rendah, sementara dengan konsumsi yang sama akan mengalami penurunan kesuburan sebesar 33 persen.

Dalam penelitian tersebut juga dilakukan pengujian terhadap minuman berenergi, jus dan soda diet.

Hasilnya menunjukan bahwa minuman berenergi memiliki efek samping menurunkan kesuburan pria dan wanita.

Sementara untuk jus buah atau soda diet kecil kemungkinan dapat mempengaruhi tingkat kesuburan pasangan.

“Mengingat tingginya kadar minuman manis yang dikonsumsi oleh pasangan usia subur di Amerika Utara, temuan ini dapat memiliki implikasi penting bagi kesehatan masyarakat,” para penulis menyimpulkan.

Baca juga : Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan, Jangan Panik!

Penyebab Soda Bisa Mencegah Kehamilan

Penyebab soda bisa mencegah kehamilan

Foto: Orami Photo Stocks

Dalam realfoodfertility.com dijelaskan mengenai apakah soda dapat mencegah kehamilan dan faktor apa yang menyebabkan hal tersebut.

1. Bahan Baku

Sekitar 400 ml soda mengandung sekitar 54 ml gula. Moms pasti akan menolak kan kalau disuruh minum gula sebanyak itu.

Jumlah tersebut merupakan dua kali lipat dari kebutuhan gula setiap hari.

Selain itu, soda juga mengandung aspartam yang tidak baik bagi tubuh.

Penelitian menunjukan gula buatan seperti yang ada di dalam soda dapat memberikan efek samping terhadap tubuh, termasuk tingkat kesuburan.

Karena kelebihan gula menyebabkan kecanduan, penambahan berat badan, gangguan hormon, peradangan, gangguan pencernaan dan lainnya.

Tak hanya itu soda juga mengandung bahan kima, aditif, pengawet dan pewarna makanan.

Semua kandungan yang ada di dalam minuman ini sangat tidak baik untuk tubuh, baik sebelum dan setelah kehamilan.

2. Kadar Gula Darah

Ketika Moms mengkonsumsi gula dalam satu waktu, tubuh akan mengirimkan sinyal bahwa ada sejumlah besar gula yang perlu diambil oleh darah.

Kemudian, insulin akan terpacu untuk mengambil semua gula yag masik ke dalam tubuh. Sehingga kadar gula dalam tubuh akan naik turun dan membuat tubuh terasa tidak enak.

Seiring berjalannya waktu, tubuh akan memproduksi insulin berlebih dan organ dalam tubuh akan bekerja lebih keras dari biasanya.

Hal ini menyebabkan tubuh merasa nyeri, mudah lelah dan mudah kesal. Selain itu, terlalu banyak gula membuat kerja hormon menjadi tidak normal dan dapat menurunkan tingkat keseburan seseorang.

Baca juga : Kaki Bengkak Selama Masa Kehamilan, Simak Cara Mencegahnya di Sini

3. Gangguan Hormon

Sebelumnya telah dibahas, kadar gula darah dapat berpengaruh terhadap hormon, tetapi masih ada ganggun hormon lain seperti BPA dalam wadah.

Sebuah studi di University of Utah mengatakan bahwa ada korelasi antara soda dan naiknya kadar hormon estrogen.

Ketika estorgen naik sangat tinggi hormon tidak stabil, kesuburan tidak stabil. Salah satu kunci untuk menaikan tingkat kesubuhan adalah menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

4. Merusak Mitokondria

Soda atau soda diet dapat mengacaukan tingkat sel dan dapat merusak mitokondria.

Peter Piper, Profesor Biologi Molekuler dan Bioteknologi di University of Sheffield mengatakan penghambat jamur yang ada di dalam soda dapat merusak DNA yang ada di dalam mitokondria bahkan mematikannya.

Dalam jurnal Reproductive Biomedicine Online disebutkan bahwa mitokondria merupakan faktor kunci yang mengatur proses reproduksi wanita.

Mitokondria memiliki peran penting dalam hal pematangan oosit, pembuahan dan perkembangan embrio. Namun, hingga saat ini masih belum terungkap dampak mitokondria terhadap kesuburan wanita.

Baca juga : KB Kalender untuk Mencegah Kehamilan, Efektifkah?

5. Menambah Berat Badan

Soda hanya mengandung kalori. Artinya, minuman ini dapat menambahkan kalori dalam tubuh tanpa ada penambahan nutrisi lain.

Padahal, selain kalori, tubuh juga memerlukan nutrisi seperti protein, mineral, vitamin dan lainnya.

Faktanya, gula refinasi atau buatan yang ada di dalam soda dapat mencuri nutrisi cadangan dalam tubuh untuk proses pencernaan.

Kalori tanpa ada tambahan nutrisi lain menyebabkan bertambahnya kalori yang tidak memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Karena tidak ada tambahan nutrisi lain, tubuh akan mudah lapar dan menyebabkan berat badan naik. Hingga akhirnya mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Jika Moms sedang menjalankan program hamil, kesuburan akan bertambah ketika berat badan ideal.

Penambahan berat badan akan mengakibatkan masalah pada hormon dan masalah lain dalam tubun yang berhubungan dengan kesuburan.

Selain sulit untuk melakukan program hamil, kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan penyakit lain, seperti gagal jantung atau stroke.

Baca juga: Metode KB Vasektomi, Seberapa Efektif dalam Mencegah Kehamilan?

Nah, Moms, penjelasan di atas sudah dapat menjawab pertanyaan apakah soda mencegah kehamilan.

Berdasarkan beberapa penelitian menunjukan bahwa soda merupakan salah satu minuman yang bida mencegah kehamilan.

Kalau memang ingin mulai melakukan program hamil, sebaiknya mulai mengurangi konsumsi soda dan minuman manis lainnya, ya.

Karena banyak sekali efek samping dalam soda yang dapat mencegah kehamilan.

Mulai sekarang, yuk coba minuman sehat seperti air putih, jus yang dibuat sendiri di rumah agar dapat selalu hidup sehat.

Artikel Terkait