FASHION & BEAUTY
2 Juli 2019

Agar Pakaian Lebih Awet, Ketahui Arti Simbol pada Label Pakaian

Apakah Moms sudah hafal dengan simbol-simbol ini?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Saat mencuci pakaian, Moms mungkin melakukannya dengan cara umum: memisahkan warna putih dan berwarna, memasukkan ke mesin cuci, menuangkan deterjen dan air, menyalakan mesin cuci dan biarkan mesinnya bekerja.

Namun, jika Moms memerhatikan, ada simbol-simbol pada label pakaian yang sebenarnya menjadi petunjuk penting ketika hendak membersihkan pakaian tersebut.

Keragaman bahan, jahitan, dan jenis pakaian yang membuat beberapa pakaian sebaiknya dicuci dengan menggunakan tangan, atau dikeringkan dengan suhu tertentu.

“Simbol pada label perawatan dirancang untuk menjadi jalan pintas yang berguna, tetapi kami menemukan bahwa banyak orang mengabaikannya dan mencari instruksi teks pada label perawatan,” kata Lindsey Boyd, pendiri The Laundress, mengutip Well and Good.

Ia menambahkan bahwa memahami label perawatan bermanfaat untuk mencuci dan merawat barang-barang dengan benar, jika tidak, Moms mungkin akan merusak pakaian.

Agar tidak salah, yuk pelajari arti simbol pada label pakaian!

Baca Juga: Begini Cara Membersihkan Noda Cat pada Pakaian

1. Pencucian

tanda laundry-1.png

Ternyata, tidak semua pakaian harus dicuci usai habis dipakai. Boyd mengatakan bahwa mencuci berlebihan bisa mengurangi kualitas pakaian tersebut.

“Mencuci secara berlebihan dapat mengurangi umur serat,” jelasnya. Misalnya, pakaian seperti celana jins terbaik Moms, sebenarnya tidak perlu dicuci sepanjang minggu.

Ketahui apakah pakaian Moms bisa dicuci dengan mesin cuci, atau sebaiknya dicuci menggunakan tangan.

2. Tingkat Panas

tanda laundry-2.png

Beberapa pakaian ada yang butuh untuk dicuci dengan menggunakan air panas, ketahui berapa derajat suhu yang bisa ditolerir pakaian agar tidak rusak.

"Jika ragu, cuci dengan air dingin karena panas dapat merusak beberapa kain," jelas Kelly Love, salah satu pendiri Branch Basics.

3. Setrika

tanda laundry-4.png

Pada label setrika, pastikan Moms memerhatikan jumlah titik pada ikon besi di label setrika tersebut. Itu akan memberi tahu suhu panas yang ideal tanpa membakar kain.

Beberapa pakaian juga ada yang disetrika pada suhu tertentu, semakin banyak titiknya, maka semakin tolerir pakaian tersebut terhadap panas.

Perhatikan juga bahwa ada pakaian yang harusnya jangan disetrika.

Baca Juga: Cara Tepat Mencuci Pakaian Dalam

4. Pemutihan/Bleaching

tanda laundry-3.png

Pemakaian pemutih mungkin kerap Moms gunakan pada pakaian putih agar pakaian atau garmen putih lainnya bisa kembali putih seperti baru.

Namun, pemutih klorin bereaksi terhadap residu dari cairan dan minyak tubuh, dampaknya bisa membuat seprai putih justru jadi berwarna lebih kuning.

Selain itu, paparan penggunaan pemutih juga berisiko untuk yang memakainya.

"Pemutih adalah pilihan yang berisiko karena beberapa alasan. Pada konsentrasi yang cukup tinggi, paparan pemutih dapat mengiritasi mata, kulit, dan sistem pernapasan," jelas Sophie Gushée, profesional yang menjalani gaya hidup jauh tidak beracun.

5. Mesin Pengering

tanda laundry-5.png

"Sebelum menggunakan mesin pengering pada siklus panas, bahkan panas rendah, periksa noda yang bersih sepenuhnya saat dicuci. Bersihkan noda lagi sebelum pengeringan karena panas mengunci noda," jelas Love.

Selain mengunci noda, suhu tinggi dapat menyebabkan kemeja yang pas jadi menyusut.

6. Pengeringan Udara

tanda laundry-6.png

Kelly Love sendiri memilih untuk mengeringkan pakaian dengan udara bila memungkinkan. Beberapa label pakaian punya tanda bisa dikeringkan dengan udara, atau digantung untuk mengeringkan.

“Saya memilih untuk menggantung kering setiap pakaian yang berbahan halus," kata Love.

Baca Juga: Cara Tepat Mencuci Pakaian Dalam

Itulah arti simbol pada label pakaian yang perlu Moms ketahui. Jangan salah lagi ya!

Artikel Terkait