BAYI
10 Mei 2020

Asah Fisik Bayi 0-3 Bulan Dengan Aktivitas Ini

Rekomendasi aktivitas untuk mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Selain menyusui, mandi, dan mengganti popok, mungkin tidak banyak kegiatan sehari-hari yang bisa dilakukan bersama bayi usia 0-3 bulan.

Terutama karena sebagian besar waktu di usia tersebut, juga diisi dengan waktu tidur yang masih cukup panjang.

Kegiatan yang Dapat Mengasah Perkembangan Fisik Bayi usia 0-3 Bulan

Namun sebenarnya, ada beberapa kegiatan yang dapat mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan. Berikut ini rekomendasinya.

1. Tummy Time

1 Tummy Time.jpg

Foto: rollercoaster.ie

American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk mulai melakukan tummy time sejak bayi keluar dari rumah sakit atau saat hari pertama sudah pulang ke rumah.

Kegiatan yang dapat mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan ini sebaiknya dilakukan dua sampai tiga kali setiap hari. Mulailah selama tiga sampai lima menit setiap sesinya.

Selama beberapa bulan berikutnya, secara bertahap tingkatkan jangka waktu dan frekuensi tummy time, sampai bayi dapat bertahan melakukan tummy time sekitar satu jam setiap hari.

Saat bayi melakukan tummy time, ajaklah Si Kecil berbicara atau pegang mainan yang bersuara mendekatinya, sehingga bayi mencari sumber suara dengan mengangkat kepalanya.

Bayi juga akan belajar untuk mendorong dengan kedua tangannya dan menggeser badannya di lantai. Kebiasaan mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan ini akan memperkuat otot punggung dan leher, yang dibutuhkan untuk membantu bayi merangkak di kemudian hari.

Baca Juga: Kenali Tanda Keterlambatan Perkembangan Fisik Bayi 0-12 Bulan

2. Pijat Bayi

2 Pijat Bayi.jpg

Foto: Public Co – Pixabay.com

Pijat bayi merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan.

Beberapa studi yang dilakukan oleh Touch Research Institute yang berbasis di University of Miami Miller School of Medicine, Florida, menemukan bahwa saat memeluk, menyentuh, dan berbicara dengan bayi dapat membuat koneksi penting antara sel dan otak.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa bayi prematur yang secara teratur mendapatkan pijatan bayi, mengalami kenaikan berat badan dan dapat keluar rumah sakit lebih cepat.

Hal ini disinyalir karena adanya tingkat kortisol (hormon stres) yang lebih rendah saat bayi mendapatkan pijatan. Menurut bidan asal Edmonton yang juga memiliki sertifikat terapis pijat khusus wanita hamil dan bayi, Chantal Gauthier Vaillancourt menyebutkan bahwa pijat juga bermanfaat bagi pertumbuhan bayi dan sekaligus membangun ikatan fisik.

“Pijat juga membantu mengembangkan kepercayaan diri dan perkembangan neurologis,” tambah Chantal, seperti dikutip dari todaysparent.com. Untuk memulai pijat bayi, perkenalkan sentuhan dengan tekanan lembut di bagian depan tubuh bayi.

Menggunakan kedua tangan Moms, awali dari bahu bayi hingga ke kaki dan di seluruh lengan. Lalu gosokkan kedua kakinya dan lanjutkan dengan memberi pijatan lembut di punggung bayi.

Baca Juga: Penting! Ini 5 Stimulasi Perkembangan Fisik Bayi 0-3 Bulan

2. Rekomendasi Mainan

3 Rekomendasi Mainan.jpg

Foto: tookapic – Pixabay.com

Untuk mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan, Moms juga dapat memberikan mainan yang sesuai dengan usianya.

Menurut Cynthia Hockman, ARNP, MS, CPNP dari UnityPoint Health, bayi bersiap mencapai perkembangan kemampuan selama bulan-bulan awal kehidupannya melalui perpaduan pengalaman motorik, sensorik, dan emosional.

“Mainan sensorik yang memiliki tekstur, suara dan berwarna cerah yang kontras merupakan pilihan mainan yang baik untuk perkembangan bayi,” ungkap Cynthia, seperti dikutip dari unitypoint.org.

Selain rattle, kaca anti pecah untuk mainan bayi juga baik untuk meningkatkan fokus pada wajah dan obyek (beri jarak 8-12 inci).

Rekomendasi lainnya, antara lain: buku dengan ragam ekspresi wajah atau binatang, matras bermain yang memiliki warna beragam, dan mainan yang menggantung di atas kepala bayi.

Baca Juga: Kenali Tanda Keterlambatan Perkembangan Fisik Bayi 0-12 Bulan

Dengan mengasah perkembangan fisik bayi usia 0-3 bulan, maka akan semakin mudah bagi bayi untuk mencapai keahlian selanjutnya, sesuai usia bayi.

Artikel Terkait