DI ATAS 5 TAHUN
7 Mei 2020

Asites Pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Perut membesar seperti kembung bisa jadi tanda asites
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Asites pada anak adalah kondisi penumpukan cairan di rongga peritonial atau area di antara lapisan dalam perut dan organ tubuh di bagian dalam perut.

Walau bisa dibilang sangat jarang terjadi, asites biasanya menandakan ada masalah pada fungsi tubuh tertentu. Kondisi ini bisa terjadi secara cepat dalam hitungan hari dan gejalanya akan membuat anak merasa sangat tidak nyaman dan terganggu aktivitasnya.

Yuk Moms, simak dulu informasi berikut untuk tahu lebih banyak tentang seluk beluk asites pada anak.

Baca Juga: Telinga Keluar Cairan, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gejala Asites Pada Anak

Asites Pada Anak Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya 1.jpg

Foto: Dailymail.co.uk

Menurut sebuah artikel ilmiah dalam International Journal of Gastroenterology, Hepatology, Transplant & Nutrition, gejala utama asites pada anak adalah membesarnya ukuran perut.

Namun, biasanya disertai juga dengan gejala lain seperti rasa nyeri pada setiap sisi tubuh, terlihat pembuluh darah di bawah kulit perut, sakit perut, tidak nafsu makan, perut terasa begah, dan terkadang sulit bernapas.

Baca Juga: 4 Penyebab Polihidramnion, Gangguan Cairan Ketuban yang Berlebihan

Penyebab Asites Pada Anak

Asites Pada Anak Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya 2.jpg

Foto: Freepik.com

Mengutip informasi dari laman Children’s Hospital of Philadelphia, asites pada anak bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, diantaranya adalah:

  • Cedera pada sistem limfatik pusat akibat operasi atau trauma.
  • Malformasi limfatik bawaan lahir.
  • Tumor.
  • Penyakit sistemik atau infeksi, seperti tuberkulosis.
  • Sindrom bawaan lahir, seperti Gorham-Stout, Noonan, atau sindrom Turner.
  • Meningkatnya tekanan pembuluh darah akibat gagal jantung, hipertensi pulmonari, atau operasi jantung kongenital.

Baca Juga: 4 Penyebab Polihidramnion, Gangguan Cairan Ketuban yang Berlebihan

Sebuah abstrak studi dari National Institutes of Health juga menyebutkan kalau semua kasus asites pada anak dapat ditemukan tanda tekanan darah tinggi di sistem portal hepatik (hipertensi portal) serta retensi cairan dan sodium.

Pengobatan Asites Pada Anak

Asites Pada Anak Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya 3.jpg

Foto: Freepik.com

Pengobatan asites pada setiap anak akan berbeda tergantung dengan penyebabnya. Namun, pada sebagian kasus asites dengan sebab yang tidak terlalu serius, dokter akan merekomendasikan anak untuk menjalankan terapi diuretik.

Dalam terapi diuretik, Si Kecil diwajibkan menjalankan pola makan rendah sodium dan garam, yang dibarengi dengan konsumsi obat diuretik untuk membantu mengeluarkan cairan berlebih dalam tubuh

Baca Juga: Syok Hipovolemik, Kekurangan Cairan dan Darah pada Anak yang Harus Segera Ditangani

Untuk penyebab lain yang lebih serius, dokter mungkin akan memberikan resep antibiotik, menjalankan prosedur pengambilan cairan di perut (parasentesis), ataupun meakukan transplantasi hati.

Untuk mencegah asites pada anak kembali terulang di kemudian hari, pastikan Si Kecil selalu menjalankan petunjuk dokter dengan disiplin dan konsisten ya, Moms.

Kira-kira, makanan apa yang cocok dikonsumsi oleh anak yang sedang menjalankan diet rendah sodium ya, Moms?

Artikel Terkait