NEWBORN
2 Agustus 2019

Atasi Payudara Nyeri Saat Menyusui, Begini Tipsnya!

Oleskan ASI pada puting yang kering dan pecah-pecah untuk melembapkan ya, Moms!
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Intan Aprilia

Menyusui adalah momen yang paling berharga dan berkesan bagi banyak ibu. Tidak peduli jika seorang wanita baru menjadi ibu atau bukan, proses menyusui adalah bentuk bonding terbaik yang dirasakan oleh Moms dan Si Kecil.

Namun, terkadang tidak selalu proses menyusui bisa berjalan dengan baik. Moms pun akan dihadapkan dengan beragam permasalahan.

Mulai dari susahnya latching, ASI yang tidak keluar atau keluar terlalu sedikit, termasuk adanya rasa nyeri saat menyusui.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), menyusui seharusnya tidak sakit di minggu pertama.

Konsultan laktasi Sandra Yates dari Vancouver mengatakan bahwa, masalah latching adalah penyebab paling umum dari nyeri menyusui.

“Menyusui tidak seharusnya menyakitkan. Ketika terjadi, itu biasanya merupakan sinyal bahwa ada sesuatu yang salah dan kita perlu menemukan cara untuk memperbaikinya," jelasnya dikutip Today's Parent.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki teknik menyusui dan meredakan payudara nyeri saat menyusui.

Baca Juga: 4 Posisi Menyusui yang Salah Ini Membuat Payudara Kendur dan Nyeri

Mengatasi Payudara Nyeri Saat Menyusui

1-menyusui.jpg

Moms dapat mencoba beberapa langkah berikut untuk mengurangi payudara nyeri saat menyusui. Meskipun langkah-langkah ini tidak selalu memperbaiki masalah jika ada masalah dengan latching saat menyusu.

Namun, beberapa cara ini dapat mengurangi rasa sakit dan memungkinkan untuk bertahan sampai bisa mendapatkan bantuan yang dibutuhkan dari para ahli.

  • Moms dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti Tylenol atau Ibuprofen.
  • Gunakan kompresi payudara untuk memungkinkan bayi mendapatkan ASI lebih cepat; mengurangi waktu untuk dia menyusu langsung di payudara.
  • Cobalah teknik pernapasan relaksasi yang mungkin telah dipelajari selama kelas persalinan sebelum melahirkan.
  • Oleskan es ke payudara untuk mematikan rasa sementara di daerah tersebut.
  • Rendam kantong teh hitam dalam air hangat dan kemudian oleskan ke puting untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.
  • Oleskan salep menyusui tanpa resep, seperti Lanolin. Jenis salep ini bagus karena Moms tidak harus menyeka puting untuk disusui, sehingga aman bahkan saat Si Kecil ingin menyusu.
  • Biarkan puting setelah menyusui. Ini mungkin terdengar aneh, tetapi membiarkan puting terbuka setelah menyusui dapat benar-benar membantu meringankan rasa sakit dari puting yang pecah atau berdarah.
  • Oleskan ASI pada payudara. ASI sebenarnya bertindak sebagai pelembap, jadi jangan usap puting susu usai menyusu sebelum kering.

Baca Juga: 4 Penyebab Puting Lecet dan Cara Agar Tetap Bisa Menyusui Si Kecil

Tips Menyusui Agar Payudara Tidak Nyeri

menyusui

Selain meredakan nyeri, Moms juga dapat melakukan tips menyusui berikut ini yang dapat mengurangi rasa nyeri payudara.

1. Buka Segelnya

Jika Moms perlu memposisikan atau mengganti payudara, putuskan isap dengan hati-hati sebelum mencoba menarik bayi keluar.

Caranya: Selipkan jari yang bersih di antara gusi bayi, lalu tunggu sampai Moms merasakan atau mendengar bunyi 'pop!'.

2. Menyusu di Kedua Payudara

Ketika kelenjar susu penuh dengan ASI, payudara bisa terasa keras dan lunak, kondisi ini dikenal sebagai pembengkakan.

Untuk meredakan rasa sakit, cobalah menyusui lebih sering dalam waktu sekitar satu minggu. Ini membuat tubuh harus menyesuaikan produksi ASI sehingga sesuai dengan apa yang dibutuhkan bayi.

Jangan lupa untuk mengganti payudara mana setiap kali menyusui, karena bayi mungkin tidak menyusu pada kedua payudaranya.

Baca Juga: Intip Bagaimana Posisi Menyusui yang Benar

3. Terus Mencoba Ragam Posisi

Jika puting Moms terasa sakit, beralih posisi menyusui untuk dapat membantu meredakan sakit tersebut. Misalnya, dengan metode “cradle hold,” “football hold,” dan “the cross-over hold".

Jika puting kering, Moms juga bisa menggunakan sisa ASI untuk melembapkan puting yang kering dan pecah-pecah, sehingga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.

4. Hangatkan Aliran yang Tersumbat

Bila Moms mengalami saluran susu yang tersumbat atau meradang, ini biasanya disebabkan oleh cadangan susu yang tidak digunakan, sehingga dapat menyebabkan bercak merah yang sakit pada payudara.

Untuk membuat ASI mengalir kembali, cobalah menyusui lebih sering pada payudara yang tersumbat.

Jika saluran tidak dikeringkan, itu dapat menyebabkan mastitis, infeksi yang dapat menyebabkan payudara terasa membengkak dan mungkin terjadi gejala mirip flu seperti demam, nyeri, dan kelelahan.

Mandi air hangat atau mengompres hangat langsung di area payudara saat waktu menyusu dapat menurunkan rasa sakit.

Bila Moms masih merasakan payudara nyeri saat menyusui, segera konsultasikan pada dokter atau konselor laktasi ya Moms! Jangan sampai Moms jadi kesulitan memberikan ASI pada Si Kecil akibat masalah ini.

Artikel Terkait