PROGRAM HAMIL
26 Februari 2019

Aturan Aktivitas Ibu Hamil Trimester Ketiga yang Wajib Diketahui

Ibu hamil trimester ketiga tidak boleh terlalu lelah ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur
Disunting oleh Andra Nur


Selamat datang di trimester ketiga kehamilan! Trimester ini berlangsung dari minggu ke-28 sampai akhir kehamilan. Si Kecil dalam rahim akan tumbuh semakin besar dan menjadi lebih aktif.

Kondisi ini membuat Moms harus mengetahui batasan aktivitas ibu hamil agar kondisi di akhir kehamilan tetap sehat dan aman.


Kondisi Kehamilan di Trimester Ketiga

spotting 3

foto: thehealthsite.com

Moms mungkin akan mengalami gerakan janin yang lebih sering di akhir kehamilan. Kondisi ini akan membuat rahim Moms jauh lebih aktif. Bahkan ketika memasuki usia kehamilan minggu ke-35, janin akan mulai menghadap ke jalan lahir.

Pada trimester ini, Moms mungkin akan mengalami kontraksi sesekali dan tidak teratur yang biasa disebut kontraksi Braxton hicks atau kontraksi palsu. Moms tak perlu khawatir sebab kontraksi ini bukan tanda persalinan prematur. Hal ini umum terjadi kok di trimester akhir.

Pada trimester ini, perut Moms juga akan semakin membesar. Dengan kondisi ini, keseimbangan mungkin akan berkurang. Moms juga jadi cepat lelah dan tidak leluasa dalam bergerak.

Maka dari itu, Moms wajib mengetahui rambu-rambu saat melakukan aktivitas ibu hamil pada trimester ketiga. Yuk kita cari tahu apa saya yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada trimester ketiga Moms!

Baca Juga: 4 Kegiatan yang Tidak Boleh Dilakukan di Trimester Ketiga Kehamilan

Yang Sebaiknya Dilakukan

rsz pregnant calories

foto: maternityglow.com

Sebenarnya Moms boleh melakukan kegiatan yang aktif kecuali jika mengalami pembengkakan atau rasa sakit yang mengganggu.

Moms diperbolehkan untuk melakukan aktivitas fisik ringan ke sedang seperti berjalan kaki. Hal ini justru baik untuk memperlancar proses persalinan. Jangan lupa untuk istirahat yang cukup sebab Moms akan merasa lebih lelah pada saat trimester ketiga.

Jangan sampai Moms tidak meluangkan waktu sejenak untuk meregangkan otot kaki. Moms bisa mengambil waktu istirahat sejenak saat sudah terlalu lama berdiri misalnya. Jika tidak, Moms mungkin akan mengalami kram pada kaki. Ini akan terasa sangat tidak nyaman.

Jika Moms sedang melakukan perjalanan panjang, luangkan waktu setiap satu sampai dua jam sekali untuk berdiri. Pada trimester ketiga, Moms memang disarankan untuk banyak bergerak. Aktivitas yang terlalu banyak duduk juga berbahaya bagi ibu hamil.

Saat trimester ketiga, Moms harus memastikan punya cukup energi. Energi yang cukup juga didapat dari makan cukup kalori. Moms perlu mengkonsumsi makanan 300 kkal lebih banyak dari biasanya setiap harinya.

Perbanyak makan buah dan sayur serta makanan kaya serat dan protein yang rendah lemak. Hal ini dapat membantu Moms menjadi lebih berenergi untuk melakukan aktivitas ibu hamil di trimester ketiga. Moms juga harus tetap mengonsumsi vitamin prenatal dan banyak minum air agar kehamilan tetap sehat ya.

Baca Juga: Rahasia tetap Aman dan Sehat Babymoon di Trisemester Akhir Kehamilan

Yang Harus Dihindari di Trimester Akhir Kehamilan

physed pregnancy jumbo

foto: nytimes.com

Olahraga yang berat sebaiknya tidak menjadi salah satu daftar aktivitas ibu hamil di trimester ketiga. Olahraga dengan durasi yang lama dan berat sangat berisiko bagi kehamilan.

Hindari pula aktivitas yang memerlukan kekuatan dan dapat menyebabkan cedera pada bagian perut. Beberapa titik rawan seperti lutut dan kaki juga harus diperhatikan. Jangan sampai aktivitas fisik ibu hamil justru membuat masalah baru.

Selain itu, Moms juga harus mewaspadai gaya hidup tak sehat. Selain aktivitas fisik, tentu makanan serta gaya hidup juga tetap perlu diperhatikan. Makanan yang tidak dimasak dengan matang dan sempurna sebaiknya jangan dikonsumsi.

Tak hanya proses memasaknya, Moms juga harus memastikan makanan berasal dari tempat yang bersih sehingga tak banyak bakteri di sana. Hindari konsumsi kafein berlebihan. Moms jangan sampai mengkonsumsi lebih dari satu cangkir setiap harinya.

Nah, itulah beberapa aktivitas yang boleh dan tidak boleh Moms lakukan saat hamil di trimester ketiga. Selamat mencoba!

(GSA)

Artikel Terkait