PARENTING ISLAMI
4 Agustus 2020

10 Aturan untuk Ibu Menyusui Menurut Islam, Jangan Abaikan!

Ternyata, menyusui dapat menghapus dosa lho Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Zarah Amala
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Salah satu kewajiban seorang ibu setelah melahirkan bayinya adalah menyusuinya. Ketika bayi lahir, Islam mengajarkan bagaimana mempersiapkan sebelum dan sesudah kelahiran. Salah satunya, seorang ibu harus menyusui anaknya yang baru lahir sampai usia dua tahun.

Aturan Ibu Menyusui Menurut Islam

10 Aturan untuk Ibu Menyusui Menurut Islam, Jangan Abaikan ya Moms

Foto: Shutterstock

Selain itu, ada beberapa aturan ibu menyusui dalam Islam yang perlu diperhatikan, berikut di antaranya seperti dikutip dari A-Z Islam.

Baca Juga: 7 Pantangan Ibu Hamil Menurut Islam, Yuk Hindari!

1. Menyusui Adalah Perintah Langsung dari Allah SWT

Pentingnya menyusui terbukti dengan sebuah ayat dalam Alquran. Allah SWT secara langsung memerintahkan semua ibu di dunia untuk memberi anak mereka makanan terbaik, yang datang langsung dari payudara mereka.

“…. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. "- (QS. Al-Baqarah 233).

2. Menyusui Adalah Hadiah dari Allah SWT

10 Aturan untuk Ibu Menyusui Menurut Islam, Jangan Abaikan ya Moms

Foto: Shutterstock

Menyusui adalah hadiah dari Allah SWT, dan karenanya kita harus berterima kasih kepada-Nya. Disebutkan dalam Al Qur'an, di mana Allah SWT berkata,

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapohnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kamu kembali." (QS. Luqman: 14).

3. Menyusui Dapat Menghapus Dosa Ibu

Menyusui tidak hanya penting untuk bayi, tetapi juga penting bagi ibu. Ini adalah tindakan ibadah, karena menyusui diperintahkan langsung oleh Allah SWT melalui Al-Quran, dan dapat membawa seseorang untuk lebih dekat dengan Allah SWT.

Kesulitan yang dihadapi seorang ibu selama masa kehamilan dan menyusui akan menghapus dosa-dosanya dan menaikkan pangkatnya sebagai hadiah. Nabi (SAW) berkata,

“Kesengsaraan terus memengaruhi pria beriman atau wanita beriman dalam dirinya sendiri, anak-anaknya, dan kekayaannya, sampai dia bertemu dengan Allah tanpa dosa.” - Muslim, Ahmad dan Tirmidzi.

4. Mengetahui Tugas Seorang Ibu Menyusui

Dalam satu ayat Al-Qur'an, dikatakan bahwa kewajiban bagi seorang ibu untuk menyusui bayinya adalah sampai anak berusia 2 tahun. Berikut ini adalah ayat Quran berikut.

“Para ibu hendaknya menyusui anak-anaknya selama tahun penuh; bagi mereka yang ingin menyusui secara sempurna... " (QS. Al-Baqarah: 233)

Sedangkan seorang ayah wajib membantu kelancaran menyusui dengan menyediakan semua kebutuhan ibu.

“…. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. …” (QS. Al-Baqarah: 233).

5. Boleh Memperoleh Donor ASI

10 Aturan untuk Ibu Menyusui Menurut Islam, Jangan Abaikan ya Moms

Foto: Shutterstock

Jika seorang ibu menemui kesulitan dalam menyusui, maka ibu tersebut dapat meminta bantuan pada seorang wanita yang dia percayai. Berikut ini adalah kutipan dari ayat-ayat Alquran tentang hal tersebut.

"... dan jika menemukan kesulitan, maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya." (QS. At-Talaaq: 6).

".. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyaearatan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.," (QS. Al-Baqara: 233)

Namun dalam hal ini, tentu saja seorang ibu harus memerhatikan cara-cara yang sesuai syariat untuk mendapatkan donor ASI untuk buah hatinya.

Baca Juga: 9 Cara Mendampingi Ibu Hamil dalam Islam, Dads Wajib Tahu!

6. Menjadi Ibu Sepersusuan

Kebiasaan memberi makan bayi kepada wanita (ibu lain), adalah kebiasaan di Arab. Salah satu contoh adalah Nabi Sallallahu ‘alaihi Wasallam sendiri memiliki beberapa ibu susu, di antaranya Halimah as-Sa'diyah. Di bawah ini adalah hadits berikut.

Anas bin Malik Radhi Allahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Tadi malam putraku lahir, jadi aku menamainya ayahku, Ibrahim." Kemudian dia menyerahkan Ibrahim, putranya, kepada Ummu Saif, istri Abu Saif. " (HR Bukhari dan Muslim).

7. Mengetahui Aturan Mahram dalam Menyusui

10 Aturan untuk Ibu Menyusui Menurut Islam, Jangan Abaikan ya Moms

Foto: Shutterstock

Ibu lain yang menyusui bayi dapat membentuk ikatan mahram. Misalnya, bila seorang ibu menjadi ibu sepersusuan bayi laki-laki, bayi tersebut menjadi mahram untuk dirina, dan bagi anak perempuan kandung ibu sepersusuan.

Dengan disusukannya seorang anak (laki-laki) kepada wanita lain, terjalinlah hubungan mahram antara wanita tersebut selaku ibu susu dan anak yang disusuinya (anak susu), beserta segenap keturunan dan kerabat ibu susu, sehingga haram bagi anak susu menikahi mereka.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Diharamkan bagi kalian untuk menikahi ibu-ibu kalian, putri-putri kalian, saudara-saudara perempuan kalian, amah-amah (saudara perempuan ayah) kalian, khalah-khalah (saudara perempuan ibu) kalian, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki dan dari saudara perempuan (keponakan), ibu-ibu yang menyusui kalian, saudara-saudara perempuan kalian sepersusuan….” (An-Nisa: 23).

8. Memberikan ASI dari Kedua Payudara

Dalam salah satu hadits, dikatakan bahwa dalam menyusui bayi harus dilakukan dengan kedua payudara. Di bawah ini adalah hadits berikut.

Dikisahkan dari Imam As-Shadiq:

"Oh, Bunda Isĥāq, jangan memberi makan anak hanya dari satu payudara, tetapi beri makan pada keduanya, karena satu adalah pengganti makanan, dan yang lainnya adalah pengganti air." (Al-Kafi vol 5 halaman 40 no. 2).

Nabi Muhammad SAW mengatakan dalam haditsnya bahwa dianjurkan menyusui dengan kedua payudara memiliki manfaat. Manfaatnya adalah nutrisi yang dibutuhkan bayi, yaitu makanan dan air. Di bawah ini adalah hadits berikut.

"Allah (SWT) telah menempatkan rezeki (rizq) anak di dua payudara ibu, di satu adalah airnya, dan yang lain makanannya." (Wasail ash-Shi-a vol 21, halaman 453)

9. ASI Lebih Baik dari Makanan Lain

Nabi SAW meriwayatkan dalam hadits, bahwa tidak ada makanan yang lebih baik dari ASI (menyusui). Di bawah ini adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW.

"Untuk seorang anak, tidak ada susu yang lebih baik daripada susu ibu." (Mustadrak al-Wasail vol 15, halaman 156)

10. ASI Tidak Dapat Menggantikan Makanan Lainnya

Nabi SAW mengatakan bahwa ASI adalah makanan dan minuman terbaik untuk bayi. Karena itu ASI tidak dapat diganti dengan makanan lain. Pentingnya menyusui ini disebutkan dalam ayat Al-Quran, seperti di bawah ini di sini.

"Dan kehamilan serta penyapihannya memakan waktu tiga puluh bulan." (QS. Al-Ahqaf: 15).

Baca Juga: 5 Cara Menyapih Anak Menurut Islam, Moms Wajib Tahu!

Nah, itulah aturan-aturan untuk ibu menyusui menurut Islam. Jangan pernah diabaikan ya Moms!

Artikel Terkait