DI ATAS 5 TAHUN
20 Juni 2019

Bagaimana Cara Melindungi Anak dari Penyimpangan Seksual?

Jenis perilaku seksual yang menyimpang bermacam-macam, ada yang bercinta dengan mayat
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Dina Vionetta

Perilaku seksual menyimpang atau yang kerap disebut parafilia merupakan sebuah perilaku yang disebabkan oleh trauma masa kecil seperti pelecehan seksual. Namun, ada pula yang mengatakan penyebabnya adalah kelainan saraf pada otak.

Penyimpangan seksual dapat ditangani dengan konseling, terapi maupun obat. Seorang parafilia perlu mendapatkan penanganan dengan cepat karena pelakunya mungkin saja dapat menyakiti diri sendiri.

Kenali Jenis Penyimpangan Seksual

shutterstock 754563199

1. Eksibisionisme

Eksibisionisme adalah ketika pelaku cenderung ingin membuat orang asing terkejut dengan perilakunya.

Pelaku merasakan kenikmatan seksual bila korbannya terkejut saat ia memperlihatkan alat kelamin atau bahkan masturbasi di tempat umum.

2. Voyeurisme

Pada kelainan ini, pelaku mendapat kepuasan seksual dengan mengintip orang lain yang sedang mandi, ganti pakaian, tanpa busana, atau beraktivitas seksual.

3. Froteurisme

Pelaku froteurisme mendapat kepuasan seksual dengan menggesekkan kelamin pada tubuh orang yang mereka kenal.

Biasanya, pelaku terdorong untuk melakukannya di tempat umum yang penuh sesak seperti bus atau kereta.

4. Pedofilia

Inilah kelainan yang mungkin tak asing di telinga, pedofilia merupakan fantasi, ketertarikan, bahkan melibatkan aktivitas seksual dengan anak di bawah usia 13 tahun.

Penyimpangan seksual ini antara lain memaksa anak menonton si pelaku yang sedang masturbasi, memegang kelamin anak, sampai melakukan hubungan seksual dengan si anak.

Baca Juga: Kasus Pedofilia di Tangerang Telan 41 Korban, Bagaimana Cara Agar Anak Terhindar dari Pedofil?

5. Sadomasokis

Seorang penderita sadomasokis adalah seseorang yang mendapat kepuasan seksual dari rasa sakit. Rasa sakit akibat kekerasan verbal atau non-verbal yang sengaja disebabkan oleh diri sendiri atau disebabkan oleh pasangan.

6. Sadisme

Cukup mengerikan, seorang sadism mendapat kepuasan seksual ketika menyiksa pasangannya. Penderitaan fisik atau psikologis pasangan akan membawa kesenangan bagi si pelaku.

7. Transvestisme

Penyimpangan seksual transvestisme merupakan seorang pria heteroseksual yang akan mendapat kepuasan seksual dengan berdandan sebagai wanita.

Mereka akan mengenakan pakaian wanita atau berdandan dengan make up hingga menata rambut.

8. Nekrofilia

Kelainan yang satu ini memang agak jarang sekaligus menyeramkan, karena pelaku mendapat kepuasan seksual ketika melakukan aktivitas seksual pada mayat.

9. Zoofilia

Kasus seorang zoofilia mungkin beberapa kali pernah kita temukan. Pelaku mendapat kepuasan ketika melakukan aktivitas seksual dengan binatang. Tak hanya fisik, pelaku juga menjalin hubungan emosi dengan binatang tersebut.

10. Beastiality

Terakhir adalah beastiality, yakni mendapat kepuasan ketika melakukan aktivitas seksual dengan binatang tanpa melibatkan hubungan emosi.

Baca Juga: Tepatkah Pemberian Pendidikan Seks Untuk Anak?

Mencegah Si Kecil dari Parafilia

shutterstock 780897562

Sebagai orang tua, Moms tentu tak ingin Si Kecil mengalami penyimpangan seksual. Guna mencegahnya maka perhatikanlah beberapa cara berikut:

1. Pengertian Orang Tua

Pencegahan masturbasi yang tak normal, dapat dilakukan secara optimal oleh orang tua. Sikap dan reaksi yang tepat dari orang tua terhadap anaknya yang melakukan masturbasi sangat penting.

Di samping itu, orang tua perlu memperhatikan kesehatan umum dari anak-anaknya juga kebersihan di sekitar daerah genitalia mereka.

Orang tua perlu mengawasi secara bijaksana hal-hal yang bersifat pornografis dan pornoaksi yang terpapar pada anak.

2. Edukasi Seks

Membekali Si Kecil dengan pendidikan seks sangat berguna dalam mencegah remaja pada kebiasaan seks menyimpang di kemudian hari.

Edukasi seks bertujuan sebagai suatu proses yang seharusnya terus-menerus dilakukan sejak dini. Langkah awal edukasi seks dimulai dengan pelajaran di sekolah, dilanjutkan dengan diskusi bebas bersama pakarnya atau orang tua.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Pedofil dan Predator Seksual

3. Lindungi Si Kecil

Faktor seseorang dapat menjadi seorang parafilia adalah trauma masa kecil, untuk itu penting sekali bagi Moms untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya pelecehan seksual maupun informasi tak sesuai umur yang dapat diserap Si Kecil dan menjadikan mereka seorang parafilia.

Jika Moms mulai menyadari ada sesuatu yang janggal pada diri anak, perlahan komunikasikan dengannya untuk memastikan keadaannya. Bila Moms membutuhkan dukungan, jangan ragu untuk menemui bantuan profesional ya!

(MDP)

Artikel Terkait