PASCA MELAHIRKAN
27 September 2019

Bagaimana Cara Menghilangkan Migrain Saat Menyusui?

Aman bagi Moms untuk mengonsumsi obat penghilang migrain
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Apakah migrain membuat Moms merasa pusing dan letih ketika menyusui? Apakah Moms mengalami migrain parah dan berkepanjangan saat menyusui bayi?

Menyusui bayi haruslah dalam keadaan yang aman dan nyaman, untuk ibu maupun si buah hati. Migrain biasanya terjadi pada ibu menyusui, selama tahap awal pasca kehamilan. Perubahan hormonal dalam tubuh kita dapat menyebabkan stres yang tidak semestinya, dan berujung pada migrain saat menyusui.

Baca Juga: Nutrisi Penting untuk Ibu Menyusui

Ibu yang mengalami migrain saat menyusui, mungkin ragu-ragu untuk minum obat, karena khawatir hal ini akan berdampak langsung pada Si Kecil.

Bagaimana cara menghilangkan migrain saat menyusui?

Mengatasi Migrain Saat Menyusui

migrain saat menyusui

Dilansir dari Drweil.com berdasarkan pengamatan, para ahli migrain mengatakan aman bagi ibu menyusui untuk meminum acetaminophen (Tylenol), obat antiinflamasi tanpa resep seperti ibuprofen (Motrin) dan naproxen (Aleve), serta resep obat migrain sumatriptan (Imitrex) untuk menghilangkan migrain saat menyusui.

Moms bisa mendapatkan daftar lengkap obat migrain saat menyusui yang aman untuk dikonsumsi dan mana yang harus dihindari wanita menyusui di database online U.S. National Library of Medicine online database, yang bisa diakses oleh umum.

Mengatasi migrain saat menyusui, Moms juga bisa mengonsumsi beberapa obat yang digunakan untuk mencegah migrain, seperti beta blocker (juga digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi).

Jika Moms masih ragu, bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Namun, Moms juga dapat dengan aman mencoba beberapa suplemen sambil menyusui untuk melihat apakah mereka bekerja sebagai obat pencegah.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Migrain Tanpa Harus Minum Obat

Menurut Dr. Andrew Weil, profesor klinis kedokteran dan profesor kesehatan Masyarakat, vitamin B2 (riboflavin) dapat membantu, seperti halnya magnesium dan ramuan feverfew, yang bisa dibeli di apotek. Dosis riboflavin yang direkomendasikan adalah 400 mg setiap hari, dosis yang cukup tinggi, yang perlu diresepkan oleh dokter.

Dosis yang dianjurkan untuk magnesium adalah antara 400-600 mg setiap hari, kadang-kadang lebih tinggi. Dosis feverfew adalah 100-250 mg ekstrak yang distandarkan menjadi 0,7 persen parthenolides.

Sebagian Besar Obat Aman Dikonsumsi saat Menyusui

migrain saat menyusui

Menurut kelompok dokter anak AS, Sebagian besar ibu menyusui dapat dengan aman minum obat dan vaksin yang mereka butuhkan, tanpa takut mereka akan membahayakan bayi.

American Academy of Pediatrics dalam konsultasi dengan Food and Drug Administration AS, menjelaskan perubahan pada label obat. Label baru akan menggantikan bagian "Ibu Menyusui" dengan "Laktasi," yang akan memberikan informasi lebih rinci tentang transfer obat ke ASI dan berpotensi membahayakan bayi yang disusui.

Perubahan ini sebagai wujud untuk mendorong pembuat obat mempelajari bagaimana obat-obatan dapat mempengaruhi pemberian ASI dan untuk mengkomunikasikan informasi tersebut dengan lebih baik kepada wanita atau dokter yang ikut membuat produk.

Baca Juga: Yuk, Perhatikan 3 Faktor Penting Ini Saat Menyusui Bayi Prematur

"Karena kita tahu bahwa menyusui memiliki manfaat perkembangan dan kesehatan untuk ibu dan bayinya, kami mendorong penelitian di bidang ini sehingga dokter dapat membuat keputusan tentang cara terbaik untuk merawat pasien mereka," kata Dr. Hari Cheryl Sachs, dokter anak dan pemimpin tim kesehatan anak dan ibu di dalam Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA.

Jadi untuk ke depannya, Moms sudah tahu obat apa yang harus di minum jika mengalami migrain saat menyusui.

Artikel Terkait