BALITA DAN ANAK
5 Agustus 2019

Bagaimana Memilih Obat Bebas untuk ABK

Untuk Moms yang mungkin ingin mencari obat alternatif untuk anak selain dari obat dokter
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Anak berkebutuhan khusus (ABK) membutuhkan pengawasan langsung dari dokter. Entah itu untuk terapi yang dilakukan ataupun mengenai resep obat-obat apa saja yang harus dikonsumsi untuk mendukung kesehatan anak.

Biasanya ABK akan diberikan obat oral oleh dokter, sebagai bagian dari terapi bagi si anak. Namun, hal yang perlu Moms ingat bahwa konsumsi obat itu tidak dilakukan seumur hidup. Hal ini dikarenakan, seiring berjalannya waktu, dosis pemberian obat akan diturunkan secara perlahan.

Selain obat dari dokter, bolehkan kita memberikan obat bebas untuk ABK?

Baca Juga: 4 Selebriti Ini Memiliki Anak dengan Autisme

Obat Bebas untuk ABK tanpa Resep Dokter

obat bebas untuk anak abk

Foto: momjunction.com

“Pemilihan obat bebas atau dikenal dengan sebutan Over-the-Counter (OTC) untuk anak berkebutuhan khusus tanpa adanya resep dari dokter sebaiknya dan seminimal mungkin dihindari,” tutur dr Anggia Hapsari, dokter spesialis kesehatan jiwa konsultan psikiatri anak dan remaja RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Menurutnya jika Moms bermaksud ingin memberikan obat bebas untuk ABK, harus berkonsultasi dahulu dengan dokter yang menangani Si Kecil sebelum memberikan obat apa pun kepada, terutama jika ini yang pertama kalinya.

Semua obat OTC memiliki label yang sama. Setiap label tersebut memberikan informasi penting tentang obat. Disebutkan khasiat obat tersebut, bagaimana cara pemakaian obat, apa kandungan dalam obat tersebut, dan apa yang harus diperhatikan serta efek sampingnya.

Periksa bagan pada label untuk melihat berapa dosis obat yang bisa diberikan kepada anak. Jika Moms tahu berat badan anak, gunakan hal itu terlebih dahulu. Jika tidak, lanjutkan dengan usia Si Kecil.

“Periksa label untuk memastikannya aman tidaknya obat tersebut untuk bayi dan balita yang berusia kurang dari 2 tahun. Jika Moms tidak yakin, tanyakan kepada dokter,” dr Anggia Hapsari menjelaskan.

Moms harus menghubungi dokter segera jika si buah hati sering muntah atau timbul ruam setelah minum obat bebas untuk ABK tanpa resep dokter. Sekalipun obat tersebut aman, tidak menutup kemungkinan anak akan mengalami alergi terhadapnya.

“Jadi pastikan untuk memberi tahu dokter jika Si Kecil memiliki efek samping dengan obat tertentu,” kata dr Anggia Hapsari.

Baca Juga: 4 Tips Traveling Menggunakan Pesawat untuk Anak dengan Autisme

Belum Tentu Efektif

EPA-topics-Special-Needs.jpg

Foto: Eugenepads.com

Pemberian obat bebas untuk ABK ini bisa saja dikarenakan Moms ingin kondisi anak cepat membaik. Namun kondisi ini sebenarnya tidak dapat disembuhkan. Apalagi jika tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa obat dan terapi yang diberikan benar-benar efektif.

Bahkan bisa saja Moms secara tidak sengaja malah memperkuat perilaku negatif. Dan beberapa pengobatan alternatif juga berpotensi berbahaya.

Baca Juga: Terapi Lumba-Lumba Untuk Anak Dengan Autisme

Jadi, tetap sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikannya obat bebas untuk ABK ya Moms.

Artikel Terkait