BALITA DAN ANAK
11 Desember 2019

Bagaimana Menjelaskan Bullying Seksual pada Anak?

jenis-jenis pelecehan, perbedaan merayu dan melecehkan, cara menghadapinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms, bullying seksual pada anak kini semakin marak terjadi. Untuk itu, Moms harus lebih mewaspadai akan hal tersebut. Tak hanya itu, bekal akan pemahaman mengenai bullying seksual juga harus diajarkan kepada Si Kecil.

Ini Caranya Menjelaskan Bullying Seksual pada Anak

Melansir dari Kidshealth, berikut cara menjelaskan bullying seksual pada anak.

1. Menjelaskan Jenis-jenis Pelecehan atau Intimidasi Seksual

menjelaskan bullying seksual pada anak

Moms, sebagai orangtua, kita harus menjelaskan kepada Si Kecil, hal-hal yang mencakup pelecehan atau intimidasi seksual.

Masih dalam laman yang sama, berikut jenis-jenis pelecahan dan intimidasi seksual:

  1. Membuat lelucon, komentar, atau gerakan seksual kepada atau tentang seseorang
  2. Menyebarkan rumor seksual (secara langsung, melalui teks, atau online)
  3. Menulis pesan seksual tentang orang di warung kamar mandi atau di tempat umum lainnya
  4. Menunjukkan foto atau video seksual yang tidak pantas kepada seseorang
  5. Meminta seseorang untuk mengirimi Anda gambar-gambar telanjang dirinya atau dirinya sendiri ("telanjang")
  6. Memposting komentar seksual, gambar, atau video di jejaring sosial seperti facebook, atau mengirim pesan teks eksplisit
  7. Membuat komentar atau penawaran seksual sambil berpura-pura menjadi orang lain yang online
  8. Menyentuh, meraih, atau menjepit seseorang dengan cara seksual yang disengaja
  9. Menarik pakaian seseorang dan menyikatnya dengan cara seksual yang disengaja
  10. Meminta seseorang untuk pergi berulang kali, bahkan setelah orang itu mengatakan tidak

Baca Juga: Mengenal Cyber Bullying Pada Anak

2. Menjelaskan Perbedaan Merayu dan Melecehkan

menjelaskan bullying seksual pada anak

Moms, saat Si Kecil sudah mulai menginjak remaja, tentu saja ia semakin mengerti menganai ketertarikan dengan lawan jenis. Ia pun sudah mulai mendapatkan rayuan dari beberapa orang yang ada di sekitarnya.

Untuk menghindari bullying seksual pada anak, Moms harus memberikan pemahaman pada Si Kecil mengenai perbedaan merayu dan melecehkan.

Jika seorang memuji pakaian Si Kecil yang begitu indah, itu merupakan sebuah rayuan. Namun jika seseorang tersebut mulai membawa bentuk tubuh dengan pakaian yang digunakan, maka itu sudah memasuki pelecehan. Beri tahu Si Kecil untuk mewaspadai hal tersebut.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membantu Anak Menghadapi Bullying?

3. Mengajarkan Cara Menghadapinya

menjelaskan bullying seksual pada anak

Moms, bullying seksusal pada anak tentu saja tak pernah diharapkan oleh orangtua. Namun bagaimana jika hal itu terjadi? Moms harus membekalinya cara menghadapi hal tersebut mulai sekarang.

Salah satu hal yang dapat Si Kecil lakukan dalam menghadapi situasi seperti ini adalah dengan melaporkan serta mencatatnya.

Mengingat-ingat kejadian dengan mencatat peristiwa yang telah terjadi membantu Si Kecil untuk menghadapi pelecehan yang didapatkannya.

Minta Si Kecil untuk menuliskan tanggal dan deskripsi singkat dalam sebuah catatan. Simpan gambar, video, teks, atau chat obrolan yang menyinggung sebagai bukti.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Mendeteksi Anak Terkena Bullying

Dengan begitu Moms akan memilikinya jika sekolah Si Kecil atau Moms bertekad harus mengambil tindakan hukum. Untuk menghindari perasaan kesal lagi pada Si Kecil, simpan bukti ini di suatu tempat di mana Si Kecil tidak bisa terus melihatnya.

Begitulah Moms cara menjelaskan bullying seksusal pada anak.

EMA

Artikel Terkait