PARENTING
23 Agustus 2017

Bagaimana Posisi Menyusui Bayi Kembar yang Benar?

Bagaimana Posisi Menyusui Bayi Kembar yang Benar?
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Memiliki seorang bayi mungkin tidak begitu merepotkan Mama. Namun, bagaimana jika Mama memiliki bayi kembar? Bisa jadi Mama akan kewalahan mengurusnya.

Sebenarnya menyusui bayi kembar bukan sesuatu yang merepotkan jika Mama sudah mengetahui posisi menyusui yang nyaman. Seperti contohnya Mama bisa menggunakan bantal menyusui kembar yang memudahkan Mama dalam memberikan ASI.

Bagi Mama yang memiliki bayi kembar, ada beberapa posisi menyusui yang benar untuk bayi kembar agar keduanya bisa mendapatkan ASI secara bersamaan. Hal paling penting yang perlu Mama perhatikan adalah memilih posisi menyusui yang paling bisa membuat Mama dan si kecil merasa nyaman.

Posisi yang Baik Untuk Menyusui Bayi Kembar

menyusui bayi kembar

1. The cradle hold

Mama bisa memeluk si kembar dengan menempatkan kepala kedua bayi Mama pada lekuk tangan. Kemudian arahkan si kembar mendapatkan ASI dari payudara Mama sebelah kanan. Lakukan secara bergantian.

2. Double clutch (football)

Letakkan bantal pada setiap sisi tubuh dan pangkuan Mama. Tempatkan bayi di atas bantal di samping tubuh atau hampir di bawah lengan. Kaki bayi dibiarkan mengarah ke belakang.

Pastikan bahwa bayi didkung lengan menggunakan bantal, sedangkan pantat si kecil didukung menggunakan siku, seperti halnya Mama sedang memegang bola atau tas tangan. Arahkan kepala si kecil ke puting, letakkan telapak tangan Mama di belakang kepala masing-masing bayi.

3. Cradle clutch combination (posisi menyusui bayi kembar dengan cara gabungan)

Posisi menyusui bayi kembar ini dilakukan dengan menempatkan satu bayi (umumnya yang paling mudah untuk latch on) pada posisi cradle. Kemudian bayi kedua diletakkan pada posisi clutch atau Football.

Pada intinya kunci dalam memberikan ASI pada bayi kembar yakni kenyamanan Mama dalam memberikan ASI sehingga bisa rileks. Mama bisa menggunakan bantal penyangga atau menimangnya sehingga si kembar aman dan nyaman. Setidaknya akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi yang jauh lebih lama dalam menyusui bayi kembar dibandingkan memberikan ASI pada bayi tunggal.

Dalam pemberian ASI pada bayi kembar, maka Mama dianjurkan untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi. Salah satunya yang sangat perlu untuk diperhatikan adalah penambahan kalori, kalsium, protein dan juga tambahan mineral.

Baca Juga : 4 Fakta Penting Menyusui

Kapan Waktu Paling Tepat Menyusui si Kembar?

bayi kembar

Mengetahui posisi menyusui yang benar untuk bayi kembar juga perlu dibarengi dengan pengetahuan waktu menyusui paling tepat. Jika Mama bertanya-tanya kapan sebaiknya menyusui si kembar, maka Mama harus bersikap fleksibel.

Menyusui si kembar dalam waktu bersamaan jugabisa lebih banyak menghemat waktu Mama. Sayangnya, bayi masih bersifat individual. Maka dari itu, terkadang bayi yang satu ingin menyusu setiap 3 jam sekali, namun yang lainnya setiap 2 jam sekali.

Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa Mama menyusui berdasarkan permintaan bayi selama siang hari. Kemudian mengikuti jadwal yang sudah dibuat pada malam hari.

Agar tidak pegal, Mama bisa menggunakan bantal menyusui atau gulungan handuk untuk menyokong tubuh si kembar. Selain itu, Mama juga bisa membeli bantal menyusui yang secara khusus dirancang untuk menyusui bayi kembar. Dengan bantuan bantal tersebut, Mama bisa memvariasikan posisi menyusui.

Ada baiknya Mama juga selalu mengganti payudara pada setiap kali sesi menyusu, terutama jika salah satu bayi kembar lebih kuat menyusu. Jika Mama kesulitan menentukan siapa yang terakhir menyusu di setiap payudara Mama, coba ganti payudara setiap 24 jam.

(RGW)

Foto : Shutterstock.com

Artikel Terkait