FASHION & BEAUTY
20 September 2019

Berbahaya Bagi Kulit, Hindari 4 Bahan Ini Dalam Produk Skincare

Apa saja? Cari tahu di sini Moms!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Coba cek produk skincare Moms deh. Jika Moms beranggapan bahwa pelembap, pembersih wajah, atau produk rias yang Moms beli sudah aman untuk digunakan, ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar.

Bahkan, produk skincare yang berlabel ‘hypoallergenic’ atau ‘organik saat ini bukan menjadi jaminan keamanannya.

Kini, Moms harus lebih teliti lagi saat akan membeli produk skincare. Environmental Working Group (EWG) telah menciptakan basis data Skin Deep.

Basis data ini berisi lebih dari 60.000 produk dan memberi peringkat pada tingkat bahayanya berdasarkan bahan yang didukung oleh beberapa ilmuwan.

Hasilnya, EWG melaporkan dalam penelitian biomonitoring telah menemukan bahwa bahan kosmetik seperti plasticizer phthalate, pengawet paraben, pestisida triclosan, musk sintetik dan bahan tabir surya adalah polutan umum yang ditemui dalam tubuh laki-laki, perempuan dan anak-anak.

“Sebelum menggunakan produk apa pun pada kulit Anda, terutama wajah, Anda harus mengetahui semua bahan yang terkandung dalam produk itu. Banyak bahan produk skincare yang malah berpotensi menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada manfaat, ”kata dokter kulit Kristina Goldenberg.

Baca Juga: 4 Bahan Skincare Alami untuk Menghilangkan Flek Hitam

Karena kulit adalah organ terbesar pada tubuh, penting untuk mengetahui apa yang diserap oleh tubuh kita.

Oleh karena itu, saat memilih produk skincare, ada baiknya kita menghindari beberapa bahan agar menjaga kesehatan jangkan panjang kulit keluarga. Ini dia beberapa bahan skincare berbahaya bagi kulit:

1. Oxybenzone

Berbahaya Bagi Kulit Hindari Bahan Ini Dalam Produk Skincare Anda -1.jpg

Bahan ini sering ditemukan dalam produk tabir surya, pelembap, dan lip gloss. Jika digunakan dalam jangka waktu yang lama, produk ini akan berpotensi untuk mengganggu hormon.

Tujuan tabir surya adalah untuk melindungi kulit dari sinar berbahaya, jadi pilihlah tabir surya tanpa bahan ini.

“Tabir surya kimiawi yang mengandung bahan-bahan seperti oxybenzone atau avobenzone dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan. Untuk opsi yang lebih lembut, gunakan sunblock fisik dengan seng dan titanium dioksida,” saran Kristina.

2. Phthalates

Berbahaya Bagi Kulit Hindari Bahan Ini Dalam Produk Skincare Anda -2.jpg

Bahan ini dapat dengan mudah Moms temui dalam produk skincare seperti sabun. Produk lainnya adalah sampo, semprotan rambut, cat kuku dan produk apa pun yang mengandung fragarance atau pewangi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Beberapa jenis ptalat telah memengaruhi sistem reproduksi hewan saat dites di laboratorium.

EWG menyatakan, semakin banyak penelitian menunjukkan bahan skincare berbahaya ini dapat merusak sistem reproduksi pria.

Bahkan, produk ini disarankan untuk tidak dihindari oleh ibu hamil. Salah satu tanda penggunaan produk ini adalah mengandung wangi.

The Breast Cancer Fund menambahkan, wewangian sintetis yang digunakan dalam kosmetik dapat memiliki banyak bahan berbahaya.

Termasuk di dalamnya phthalate, musk sintetik dan etilen oksida. Ini akan terkait reaksi alergi dan gangguan hormon.

Baca Juga: Perhatikan, Ini 5 Bahan Skincare yang Berbahaya Bagi Kulit Sensitif

3. Minyak Berbasis Jeruk

Berbahaya Bagi Kulit Hindari Bahan Ini Dalam Produk Skincare Anda -3.jpg

Meski Moms mungkin menikmati aroma jeruk segar, Sharyn Laughlin, dokter kulit bersertifikat dan direktur medis di Laserderm Ottawa mengatakan untuk berpikir lagi sebelum menggunakan produk yang memiliki minyak berbasis jeruk.

“Mereka dapat menyebabkan phytophotodermatitis, yakni kemunculan tiba-tiba garis-garis atau bintik-bintik cokelat pada wajah, seperti ketika jus lemon atau jeruk nipis menyentuh kulit Anda dan kemudian terkena sinar matahari,” jelasnya.

Minyak jeruk ternyata merupakan bahan skincare berbahaya. Jenis minyak jeruk apapun dapat menimbulkan fitopotodermatitis yang serupa setelah terpapar sinar matahari.

Mereka harus dihindari, terutama dalam produk untuk penggunaan di siang hari. Bahkan dalam krim malam pun, mereka hanya memiliki sedikit manfaat.

Jika Moms ingin mendapatkan sifat antioksidan, Dr Sharyn mengatakan ada banyak pilihan lain.

“Pilih saja curcumin, resveratrol, ekstrak teh hijau dan polifenol teh lainnya, ekstrak delima dan genestein dari kacang kedelai. Ini adalah antioksidan alami dengan manfaat terbukti yang dapat digunakan dalam produk topikal, “katanya.

4. Hydroquinone

Berbahaya Bagi Kulit Hindari Bahan Ini Dalam Produk Skincare Anda -4.jpg

“Kekhawatiran penggunaan berlebihan pada hydroquinone adalah dia akan memperbaiki kulit dan memutihkan kulit lebih dari yang diinginkan. Jika digunakan terlalu lama, dia akan menyebabkan perubahan warna biru-coklat pada kulit,” jelas Kristina.

Selain sangat mengiritasi dan dapat menyebabkan kulit sensitif atau reaktif membuat pigmen berlebih sebagai mekanisme perlindungan, dia dapat memperburuk kondisi kulit yang seharusnya mendapat perawatan.

“Dia juga dapat menyebabkan kelainan yang disebut ochronosis, di mana penumpukan berlebihan dari produk hidrokuinon dalam kulit dapat menyebabkan pigmen kebiruan/kelabu yang bisa meninggalkan noda dan sulit diobati,” katanya.

Baca Juga: Muncul Kerutan di Kulit? Gunakan Retinol, Bahan Skincare untuk Anti-aging

Moms dapat memilih produk skincare dengan bahan-bahan pencerah kulit yang sama kuatnya seperti asam glikolat dan asam kojat, ekstrak licorice atau retinol.

Ini adalah bahan-bahan skincare berbahaya pada berbagai produk perawatan kulit yang harus Moms hindari. Jangan lupa untuk selalu mengecek label kemasan sebelum membawa pulang ke rumah.

(FAR)

Artikel Terkait