KESEHATAN
11 November 2019

Pewangi pada Skincare, Berbahayakah?

Hati-hati, bisa timbulkan masalah kulit lho
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pewangi pada skincare adalah hal yang umum. Pewangi atau fragrance dibuat dari campuran essential oil dan bahan kimia lainnya untuk menetralisir bau tidak sedap yang muncul dari kandungan bahan skincare tersebut.

Selain itu, banyak orang yang lebih senang menggunakan produk yang wangi dibanding produk yang tidak memiliki wangi (unscented).

Sayangnya, penggunaan pewangi pada skincare sebenarnya tidak dianjurkan karena bisa menimbulkan berbagai masalah kulit. Mari simak ulasannya!

Baca Juga: 3 Tips Memilih Sabun dan Sampo Bayi yang Aman

Bahaya Pewangi pada Skincare

bahaya pewangi pada skincare

Berdasarkan American Academy of Dermatology (AAD), pewangi adalah penyebab utama dermatitis kontak. Selain itu, ini dia bahaya pewangi pada skincare bagi kulit kita:

  • Alergi
  • Asma
  • Eksim
  • Sakit kepala
  • Iritasi
  • Mual
  • Psoriasis

Biasanya, orang-orang dengan kulit sensitif bereaksi lebih parah pada kandungan pewangi. Oleh sebab itu, hindari penggunaan skincare dengan pewangi pada bayi Moms ya. Soalnya, bayi memiliki kulit yang jauh lebih sensitif dan tipis dibanding orang dewasa.

“Sensitivitas adalah istilah umum di mana Anda bisa mengalami reaksi alergi. Tapi Anda juga bisa mengalami reaksi iritasi, yang artinya masalahnya ada pada pewangi tersebut,” ujar Marjorie Slankard, MD, dermatolog sekaligus profesor pengobatan klinis di Columbia Presbyterian Medical Center, New York.

Baca Juga: Jenis Simbol di Produk Perawatan Kulit Bayi yang Perlu Moms Ketahui

Daftar Pewangi pada Skincare

bahaya pewangi pada skincare

Agar Moms bisa lebih berhati-hati dalam memilih produk skincare, berikut adalah daftar istilah pewangi pada produk skincare:

  • Fragrance
  • Parfum/Perfume/Aroma
  • Linalool
  • Citronellol
  • Cinnamal
  • Limonene
  • Geraniol
  • Eugenol
  • Lavender oil (Lavandula angustifolia)
  • Rose flower extract (Rosa damascena)
  • Bergamot oil (Citrus bergamia)
  • Ylang-ylang oil (Canaga odorata)
  • Lemon (Citrus limon)
  • Lime (Citrus aurantifolia or Citrus medica)
  • Orange (Citrus sinensis)
  • Tangerine (Citrus tangerine)
  • Peppermint (Mentha piperita)
  • Spearmint (Mentha spicata)
  • Eucalyptus
  • Cinnamon (Cinnamomum)

Haruskah Memakai Skincare dengan Label Fragrance Free?

bahaya pewangi pada skincare

Mungkin Moms berpikir, “Kan tinggal dicium, kalau tidak ada wanginya berarti aman!” Padahal tidak selalu begitu. Tidak semua skincare yang wangi tuh berbahaya, dan tidak semua skincare tanpa bau tuh aman.

Ada juga bahan alami yang memiliki wangi enak, tapi tidak menyebabkan iritasi dan baik bagi kulit. Contohnya, melon, vanila, timun, aloe vera, almond, mangga, kelapa, cocoa butter, dan shea butter.

Sedangkan, ada produk yang tidak memiliki aroma karena menggunakan pewangi untuk menghilangkan bau tidak enak dari bahan aslinya. Ironisnya, pewangi buatan ditambahkan untuk membuat produk itu tidak memiliki aroma. Cukup ribet ya, Moms?

Jadi klaim fragrance free atau unscented belum tentu produk tersebut tidak mengandung pewangi buatan. Tapi produk itu hanya sekadar tidak menimbulkan bau yang bisa tercium oleh hidung kita.

“Apa yang ditulis di label kemasan tidak selalu akurat. Produsen mungkin menggunakan istilah khusus untuk keperluan pemasaran, dan istilah yang sama bisa jadi punya arti berbeda pada produk yang beda,” jelas Rajani Katta, MD, FAAD, dermatolog dan profesor pengobatan klinis di Baylor College of Medicine, Houston.

Jadi, dibanding berusaha mencium produk, lebih baik Moms lebih teliti dalam membaca kandungan pada produk skincare tersebut. Apakah mengandung istilah pewangi yang telah disebutkan sebelumnya?

Baca Juga: 4 Cara Menjaga Kesehatan Kulit Bayi Baru Lahir

Nah, itulah fakta mengenai bahaya pewangi pada skincare yang perlu Moms ketahui. Masih mau menggunakan skincare dengan pewangi buatan? Coba pikirkan lagi deh Moms.

Artikel Terkait