PASCA MELAHIRKAN
2 September 2019

6 Bahaya Rumput Fatimah untuk Persalinan

Bisa menyebabkan rahim pecah akibar kontraksi secara paksa
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Rumput fatimah adalah salah satu herbal asli Indonesia, terutama untuk wanita hamil. Ramuan rumput fatimah biasanya diformulasikan menggunakan rempah-rempah, kombinasi rempah-rempah, dan resep bervariasi. Namun, obat ini tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti.

Rumput fatimah atau Labisia Pumila mengandung oksitosin, zat yang digunakan oleh tubuh untuk merangsang kontraksi rahim, sehingga diyakini dapat mempercepat persalinan.

Zat mirip oksitosin yang terkandung dalam rumput fatimah sama dengan obat yang diberikan untuk merangsang kontraksi.

Baca Juga: Mengenal Doula dan Perannya dalam Persalinan

Sayangnya oksitosin yang terkandung di dalamnya tidak dapat diukur. Semakin lama direndam, kadar oksitosin yang terlarut menjadi lebih terkonsentrasi.

Dilansir dari portal resmi MyHealth Kementrian Kesehatan Malaysia, belum banyak penelitian yang dilakukan untuk meneliti rumput fatimah. Makanya disarankan sebelum penggunaan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Jadi efeknya bisa sangat berbahaya jika kita menggunakannya dalam dosis dan aturan yang tidak seharusnya. Apa saja bahaya dari rumput fatimah untuk persalinan?

1. Mamaksa Kontraksi

rumput fatimah

Kandungan senyawa phytochemical dalam rumput fatimah dapat mendorong kontraksi untuk berjalan cepat.

Namun, jika kontraksi dilakukan dengan paksa akan membahayakan janin, dan menyebabkan janin mati di dalam rahim.

2. Membuat Janin Stres

rumput fatimah

Ketika seseorang mengkonsumsi rumput fatimah, oksitosin dalam tubuhnya akan meningkat. Oksitosin sendiri membantu proses kontraksi uterus.

Bila oksitosin meningkat, kontraksi rahim juga akan meningkat. Bahaya rumput fatimah ini dapat menyebabkan janin menjadi stres.

Baca Juga: 4 Masalah Janin Ini Terjadi Akibat Stres Pada Ibu Hamil

3. Rahim Kurang Darah

rumput fatimah

Rumput fatimah yang dapat merangsang kontraksi rahim secara terus menerus juga dapat memicu atonia uterus.

Adalah mungkin bagi otot uterus untuk gagal mempertahankan kontraksi setelah melahirkan. Akibatnya, pembuluh darah di daerah plasenta tidak bisa ditekan.

4. Menyebabkan perdarahan

rumput fatimah

Jika rumput fatimah direndam terlalu lama, tingkat oksitosin dalam air perendaman yang diambil akan meningkat.

Ini akan sangat berbahaya bagi ibu dan janin. Selain itu, dapat mengancam keselamatan janin, juga dapat menyebabkan perdarahan hebat pada wanita hamil.

Baca Juga: Waspadai Penyebab Perdarahan Setelah Melahirkan

5. Pecah Rahim

rumput fatimah

Kontraksi pada rahim tentu akan membuat rahim bekerja lebih keras. Jika rumput fatimah terus diminum, dapat menyebabkan kondisi rahim kelelahan, hingga mungkin pecah atau merobek dinding rahim.

6. Kematian Ibu dan Janin

rumput fatimah

Terlalu sering kontraksi akan menyebabkan bayi mengalami kekurangan oksigen. Jika terus berlanjut, bayi akan mengalami gagal jantung sehingga mengakibatkan kematian.

Demikian juga dengan ibu, pecahnya rahim membuat ibu mengalami goncangan yang menyebabkan kematian.

Menurut Prof Dr Suhaila Mohamed dari Bioscience Institute of Universiti Putra Malaysia (UPM) mengatakan obat herbal memang telah dikenal secara turun-temurun, namun tidak terbukti secara ilmiah mengenai keamananya.

Untuk itu, jika Moms khawatir akan membahayakan diri dan janin, sebaiknya pikirkan dengan matang terlebih dahulu ya Moms.

Artikel Terkait