NEWBORN
29 Juni 2019

Bantal Biasa, Bantal Peyang, Tanpa Bantal; Mana Jenis Bantal Bayi yang Terbaik?

Atau sebenarnya, bayi tidak perlu bantal untuk tidur?

Sumber: fortunebabyhealth.com

Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Bantal untuk bayi baru lahir dan bayi muda sebagian besar dijual sebagai alat yang ditujukan untuk membantu mencegah plagiocephaly atau kepala bayi peyang.

Selain itu, ada pula jenis bantal bayi biasa yang diklaim aman digunakan di boks atau keranjang bayi, khususnya untuk bayi baru lahir hingga berusia sekitar 12 bulan. Lalu manakah jenis bantal terbaik untuk bayi?

Bantal Seperti Apa yang Aman untuk Bayi Baru Lahir?

Bantal Biasa, Bantal Peyang, Tanpa Bantal; Mana Jenis Bantal Bayi yang Terbaik 01.jpg

Foto: babycentre.co.uk

“Ada banyak jenis bantal bayi yang tersedia di pasaran. Namun, tidak ada satu pun yang benar-benar baik untuk bayi baru lahir dan bayi muda,” kata Dr. Karamchandani, mantan presiden American Association of SIDS Prevention Physicians dan anggota dewan SIDS of Pensylvania, seperti dikutip dari Mom.me.

“Jauhkan semua benda lunak, mainan, tempat tidur yang longgar dan bantal dari tempat tidur bayi. Jika bayi terserang flu atau refluks asam lambung, menopang kepala bayi untuk membantunya bernapas menggunakan bantal di dalam boks bayi masih harus dihindari. Sebagai gantinya, letakkan bantal bayi di bawah salah satu ujung kasur (antara kasur dan boks bayi) untuk menaikkan kasur sekitar 1 inci atau lebih.” ucap dokter ini.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Kepala Bayi Berkerak

Kapan Si Kecil Boleh Tidur Menggunakan Bantal Bayi?

Bantal Biasa, Bantal Peyang, Tanpa Bantal; Mana Jenis Bantal Bayi yang Terbaik 02.jpg

Foto: popsugar.com

Tidak ada aturan pasti yang mengatur mengenai usia penggunaan bantal bayi yang paling tepat. Namun, NICHHD merekomendasikan agar penggunaan bantal untuk bayi di bawah 12 bulan sebisa mungkin dihindari. Jika ingin memperkenalkan penggunaan bantal pada bayi, sebaiknya tunggu hingga bayi pindah dari boks ke ranjang.

Akan tetapi, jika Si Kecil tidak suka menggunakan bantal, tidak perlu memaksanya untuk menggunakannya. Penting untuk menunggu isyarat dari Si Kecil, apakah dia tampak nyaman atau sebaliknya saat tidur menggunakan bantal bayi.

Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui kapan usia yang tepat bagi Si Kecil untuk tidur menggunakan bantal bayi, terutama jika mengidap kondisi tertentu seperti pilek kronis, refluks asam lambung, dan sebagainya.

Baca Juga: Tidak Selalu Demam, Ini 5 Penyebab Kepala dan Tubuh Bayi Terasa Panas

Bantal Bayi Seperti Apa yang Sebaiknya Digunakan Si Kecil?

Bantal Biasa, Bantal Peyang, Tanpa Bantal; Mana Jenis Bantal Bayi yang Terbaik 03.png

Foto: fortunebabyhealth.com

Jika Moms ingin membiasakan Si Kecil yang sudah berusia 12 bulan untuk tidur menggunakan bantal, pastikan memilih jenis bantal bayi yang berukuran kecil, kencang, dan rata sehingga lebih baik dalam menopang leher Si Kecil.

“Hindari bantal yang terlalu lunak karena dapat menyebabkan kepala bayi tenggelam ke dalamnya saat tidur. Hindari pula bantal berbahan bulu yang dapat memicu alergi pada bayi,” kata Judith A. Owens, MD, MPH, direktur klinik gangguan tidur anak di Hasbro Children’s Hospital, sebagaimana dikutip dari Babycenter.com.

Jadi, tidak ada bantal yang terbaik untuk bayi baru lahir dan bayi muda. Yang terbaik bagi bayi adalah tidur tanpa menggunakan bantal dan tambahan perlengkapan tidur yang justru membahayakan mereka. Bagaimana pendapat Moms?

Baca Juga: Bayi Suka Membenturkan Kepala Sendiri Sebelum Tidur, Berbahayakah?

(RGW)

Artikel Terkait