DI ATAS 5 TAHUN
6 Februari 2019

Bantu Anak Memilih Olahraga yang Tepat Untuknya dengan 5 Cara Ini!

Sesuaikan dengan minat dan kemampuan fisiknya ya, Moms
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, usia sekolah adalah waktu yang pas untuk mulai bantu anak memilih olahraga yang tepat untuknya.

Berbeda dengan olahraga balita yang masih tidak terstruktur, anak berusia 6-7 tahun sudah memiliki kemampuan mental dan fisik yang cukup untuk berpartisipasi dalam olahraga sesungguhnya.

Walau tidak semua anak akhirnya akan menjadi atlet, berolahraga tetap perlu menjadi bagian dari rutinitasnya.

Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik anak, olahraga juga dapat membantu menanamkan berbagai nilai positif seperti sportivitas, disiplin, bersosialisasi, kerja keras, dan masih banyak lagi.

Agar Moms tak bingung saat bantu anak memilih olahraga yang tepat dan disukainya, silakan ikuti beberapa langkah di bawah ini!

Perkenalkan Anak dengan Berbagai Jenis Olahraga

Sadar tidak Moms, kalau sebagian besar anak sebenarnya hanya mengenal segelintir olahraga populer dari ratusan olahraga yang ada?

Itulah kenapa Moms perlu terlebih dulu membuka wawasan dan menumbuhkan minat olahraga anak, dengan mengenalkannya pada beragam olahraga berbeda yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menonton berbagai jenis olahraga melalui video atau televisi, tapi akan lebih baik bila Moms mengajaknya menonton pertandingan secara langsung atau mencoba mempraktekkannya.

Perhatikan Minat Anak

Dalam membantu memilih olahraga, minat anak harus dijadikan pertimbangan utama ya, Moms.

Saat anak merasa senang menjalankan olahraga yang sesuai dengan minatnya, kemampuan olahraganya bisa lebih berkembang dan dampak positif yang didapat juga lebih banyak.

Setelah mengenalkannya dengan ragam jenis olahraga berbeda, beberapa tanda berikut bisa dijadikan petunjuk untuk melihat minat anak:

- Anak berulang kali membicarakan olahraga tertentu secara antusias.

- Anak banyak bertanya tentang strategi, pemain, dan segala hal yang berhubungan dengan olahraga tertentu.

- Mereka menjadi lebih dekat dengan anak yang menekuni olahraga tertentu.

Baca Juga: Anak Gemar Olahraga, Ini 5 Cara Mencegah Agar Tidak Cedera

Pertimbangkan Fisik Anak

Selain mensyaratkan kesehatan umum yang baik, setiap olahraga juga biasanya lebih cocok dijalankan oleh anak yang memiliki fitur fisik tertentu. Berikut contohnya:

- Anak yang memiliki tubuh tinggi dan rentang jangkauan lebar banyak dicari oleh tim basket dan voli.

- Anak yang memiliki kelebihan dalam ketahanan tubuh dapat mencoba olahraga renang, sepakbola, atau atletik.

- Anak yang tubuhnya lebih lentur bisa mencoba gimnastik atau wushu.

- Anak dengan fokus tinggi cocok untuk menekuni panahan atau bridge.

Walau kurang sesuai dengan bentuk tubuh atau fitur fisiknya, bukan berarti anak tidak menekuni atau menikmati olahraga tertentu ya, Moms.

Pertimbangkan Karakter Anak

Moms, karakter serta kepribadian juga perlu menjadi pertimbangan saat bantu anak memilih olahraga yang tepat.

Bagi anak yang senang bekerja sama dalam kelompok, olahraga beregu seperti sepakbola, softball, atau basket bisa menjadi pilihan yang pas.

Sedangkan anak yang lebih suka bekerja sendiri biasanya akan lebih memilih olahraga seperti berenang, tenis, panjat tebing, dan sejenisnya.

Baca Juga: Ini 3 Olahraga yang Suka Dilakukan Kamidia Radisti Bersama Anak

Persetujuan Dokter

Mengingat olahraga membutuhkan ketahanan dan kesehatan fisik yang optimal, ada baiknya kalau Moms terlebih dahulu mengajak anak check up.

Dari hasil pemeriksaan, dokter mungkin akan memberikan rekomendasi atau batasan aktivitas fisik yang boleh dilakukan agar kesehatan anak tetap terjaga.

Setelah bantu anak memilih olahraga yang tepat, peran Moms selanjutnya tentu saja adalah memberikan dukungan serta menyediakan kesempatan untuk berdiskusi.

Lagipula, berolahraga itu jauh lebih baik ketimbang hanya bermain gadget di rumah. Bagaimana menurut Moms, kira-kira olahraga apa yang akan diminati Si Kecil?

(WA)

Artikel Terkait