NEWBORN
21 Maret 2019

Bayi Baru Lahir Boleh Diajak Jalan-jalan Keluar Rumah?

Bayi baru lahir boleh diajak keluar rumah meski sebentar.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla

    

Kebanyakan orang tua baru memang sangat khawatir mengenai resiko membawa bayi baru lahir keluar rumah. Bahkan, dalam beberapa diantaranya membudayakan untuk tidak mengajak bayi yang baru lahir keluar rumah hingga setidaknya berusia 1 bulan atau lebih.

Namun, sebenarnya tidak ada alasan medis yang melarang untuk mengajak bayi sehat keluar rumah.

Udara segar dan jalan-jalan bisa memberikan kebaikan pada semua orang dari berbagai kalangan usia, tidak terkecuali dengan bayi. Hanya saja, hal yang menyebabkan bayi sakit sebenarnya disebabkan oleh infeksi dari orang lain.

Batasi Waktu Mengajak Bayi Berada di Luar Rumah

Adakah waktu spesifik mengenai kapan bayi boleh keluar rumah? Bayi baru lahir sudah boleh Moms ajak ke luar rumah selama kondisi kesehatannya bisa terjamin.

Untuk memastikan hal tersebut, Moms tentu harus pandai membatasi waktu mengajak Si Kecil keluar rumah.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Tummy Time Bayi Menyenangkan, Yuk Dicoba!

Dalam rangka menghindari paparan atau infeksi virus yang tidak diinginkan, Moms memang perlu membatasi waktu berada di luar rumah bersama bayi. Hal tersebut akan membuat intensitas bayi terpapar orang banyak di luar rumah lebih kecil.

Bukan hanya itu, perlu dipastikan juga bahwa semua orang yang ingin menyentuh Si Kecil sudah terlebih dahulu mencuci tangannya. Dengan begitu Si Kecil akan terhindar dari bahaya infeksi virus serta kuman yang menempel pada orang di sekitarnya.

Lindungi Bayi Dengan Pakaian yang Tepat

Semakin bertambah usia Si Kecil, maka ia akan lebih tertarik pada hal-hal yang ada di luar rumah, termasuk juga dengan pemandangan, bau maupun suara yang menarik perhatiannya.

Jika Moms ingin membuat Si Kecil tidak rewel karena gagal bersenang-senang di luar rumah, maka Moms perlu memperhatikan waktu yang terbaik untuk meninggalkanya di rumah selama Moms keluar.

Biasanya setelah makan atau berganti popok menjadi momen yang tepat bagi bayi untuk tidur siang karena moodnya masih dalam kondisi yang baik. Sementara Si Kecil tidur siang, Moms bisa menyempatkan waktu keluar rumah sejenak.

Baca Juga: 5 Cara Memuji Bayi yang Membangun Rasa Percaya Dirinya Kelak

Jika Moms ingin membawa serta bayi keluar rumah dalam waktu lebih dari 1 jam dengan melewatkan makan dan tidur siangnya, Moms harus memastikan sudah membuat persiapan matang.

Cobalah untuk membawa stok popok di dalam tas, pakaian ekstra hingga perlengkapan makan bayi. Moms juga tetap bisa menyusui bayi agar tidak melewatkan makan siangnya selama jalan-jalan.

Tidak hanya itu saja, Moms juga perlu memastikan sudah memakaikan pakaian yang tepat untuk Si Kecil sebelum keluar rumah.

Meskipun terlihat keren, pastikan bahwa bagian kepala, tangan serta kaki bayi sudah terlindungi.

Baca Juga: Perlukah Membeli Mainan Sesuai Jenis Kelamin Bayi?

Pakaian yang dikenakan bayi setidaknya mampu melindungi tubuhnya dari paparan panas maupun dingin. Menambahkan selimut atau jaket? Perhatikan kenyamanan dan keamanannya bagi bayi.

Perhatikan jika mungkin Moms akan mengajak bayi ke tempat dengan suhu yang cenderung ekstrem. Di dalam kondisi semacam ini bayi baru lahir tentu sangat rawan dan sebaiknya ditunda untuk mengajaknya.

Meskipun tergantung dengan usia bayi sekaligus iklim yang ada di daerah tempat tinggal Moms.

Namun, suhu yang berada di kisaran 20 derajat tentu terlalu dingin bagi bayi, sedangkan suhu yang ada di atas 30 derajat sudah terasa terlalu panas karena berada di luar ruangan.

Saat Moms merasa ragu, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter yang menangani Si Kecil.

Bagaimana siasat Moms untuk mengajak bayi jalan-jalan di luar rumah?

 

(RGW)

Artikel Terkait