BAYI
19 September 2020

Ini 4 Cara Mempersiapkan dan Merangsang Bayi Berjalan

Memberi stimulasi pada bayi saat belajar berjalan akan meningkatkan kemampuan dan kepercayaan dirinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Setelah puas menjelajah, Si Kecil kini mulai tertarik untuk berdiri sendiri dan melangkahkan kakinya. Moms harus meningkatkan kewaspadaan, sebab, Si kecil bisa melakukan ini kapan saja. Apalagi jika Moms juga memberikan stimulasi pada bayi belajar berjalan.

Carol Cohen Weitzman, M.D., direktur pediatrik perkembangan dan perilaku di Yale School of Medicine mengatakan, saat bayi belajar berjalan, tubuh bayi akan melibatkan serangkaian transisi yang biasanya dimulai ketika bayi mulai menarik ke posisi berdiri.

“Selanjutnya bayi akan berpegangan pada sofa atau ujung anak tangga untuk keseimbangan saat menggerakkan kakinya. Begitu dapat dengan mudah berpindah dari satu objek ke objek berikutnya, langkah pertamanya akan mudah,” kata dia.

Meski begitu, Carol mengatakan bahwa proses ini sering membutuhkan waktu beberapa bulan. Selain itu, ada beberapa hal yang ikut berperan saat bayi belajar berjalan. Berlatih dan temperamen memainkan peran juga. Beberapa bayi lebih berhati-hati dan hanya ingin melangkah ketika yakin tidak akan jatuh, bayi lain lebih berani dan tidak masalah jika terjatuh.

Bayi kurus dan berenergi tinggi mungkin akan berjalan lebih cepat daripada bayi berisi yang lembut. Menurut dokter anak Atlanta, Jennifer Shu, M.D. ini ada hubungannya dengan proporsi. “Jika bayi memiliki berat badan di atas, mungkin perlu waktu lebih lama untuk menemukan keseimbangannya,” ujarnya.

Menurut American Academy of Pediatric (AAP) banyak bayi yang mampu berjalan dengan berpegangan pada furnitur sekitar bulan 9 atau 10. Ketika bayi cukup percaya diri saat berpegangan dan mendapatkan benda apapun yang bisa digunakan untuk tetap tegak, Moms akan bisa melihat langkah pertama Si Kecil.

Sebagian besar bayi belum melangkah sendiri sampai berusia 12 bulan, ada juga yang harus menunggu hingga 18 bulan untuk bisa melangkah dan berjalan sendiri. Dalam beberapa kasus, bayi cepat melangkah saat berusia 7 bulan, dilansir Mayo Clinic.

Baca Juga: 4 Latihan Mudah Untuk Si Kecil Yang Baru Belajar Berjalan

4 Cara Stimulasi untuk Bayi Belajar Berjalan

Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk memberi stimulasi agar bayi bisa berjalan, seperti:

1. Berikan Waktu untuk Berlatih

Ini 4 Cara Mempersiapkan dan Merangsang Bayi Berjalan -1

Foto: Orami Photo Stock

Tempatkan bayi di lantai lebih sering, sehingga Si Kecil memiliki lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi dan berlatih. Memberikan mainan favorit di depannya juga akan menjadi stimulasi bayi untuk berjalan karena tertarik untuk meraihnya.

Meski begitu, jangan membuatnya begitu sulit sehingga bayi frustrasi. Biarkan bayi menguji pijakannya dengan memberikan kereta atau mendorong mobil yang bisa disandarkan olehnya. Ini juga akan membantu membangun otot-otot di kakinya.

2. Aktifkan Kontrol Jelajahnya

Ini 4 Cara Mempersiapkan dan Merangsang Bayi Berjalan -2

Foto: Orami Photo Stock

Jika bayi bisa berdiri tetapi tampaknya takut, Si Kecil perlu banyak latihan mencari cara untuk menyeimbangkan berat badan di atas kakinya. Bantu bayi dengan memastikan furnitur tetap stabil sebagai pegangan yang kuat dan menambah rasa percaya dirinya saat melangkah. Moms juga dapat mendorong stimulasi berjalan pada bayi dengan berjalan bersama Si Kecil sambil memegang tangannya untuk keseimbangan.

Kereta belanja kecil, misalnya, atau mesin pemotong rumput berukuran pas akan memberi kendali pada bayi saat menggenggam dan mendorongnya di depannya. Itu akan memberinya dukungan yang dia butuhkan saat belajar melangkah, memperbaiki keseimbangannya dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Baca Juga: 5 Cara Ini Pastikan Bayi Aman Saat Belajar Berjalan

3. Baby Walker Bukan Pilihan

Ini 4 Cara Mempersiapkan dan Merangsang Bayi Berjalan -3

Foto: Orami Photo Stock

Jangan menempatkannya di baby walker, itu bukan stimulasi yang benar saat bayi belajar berjalan. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) baby walker dapat memperlambat perkembangan motorik dan menyebabkan masalah punggung. Dan lebih buruk lagi, baby walker dapat terbalik atau berguling menuruni tangga, hingga menyebabkan cedera.

4. Biarkan Kakinya Telanjang

Ini 4 Cara Mempersiapkan dan Merangsang Bayi Berjalan -4

Foto: Orami Photo Stock

Saat memberikan stimulasi agar bayi belajar berjalan, Moms tidak perlu memberikan sepatu khusus. Tidak perlu berinvestasi terlalu banyak untuk memberi sepatu pre-walker, karena sepatu terbaik untuk Si Kecil adalah kakinya sendiri.

Di dalam dan di permukaan yang aman di luar rumah, biarkan bayi belajar berjalan tanpa alas kaki, atau berikan kaus kaki yang tidak licin. Ini akan membantu membentuk otot di kaki dan pergelangan kakinya, untuk membantu lengkungannya berkembang, danjuga untuk belajar keseimbangan dan koordinasi.

Namun, jika ingin mengajaknya berjalan di luar rumah, berikan sepatu yang ringan dan tetap fleksibel. Tidak perl memilih sepatu boots yang tinggi atau sepatu yang berat hanya karena desainnya yang menarik. Terlalu banyak dukungan pergelangan kaki benar-benar dapat memperlambat walker Moms dengan membatasi gerakannya.

Baca Juga: 4 Alasan Penting Mengajari Anak Merangkak Sebelum Belajar Berjalan

Pernah memberi stimulasi dengan cara apa Moms, untuk bayi belajar berjalan?

Artikel Terkait