NEWBORN
5 Oktober 2020

Bayi Menangis Terus? Coba Metode 5 S Ini Untuk Hentikan Tangisan Si Kecil

Selain swing, apalagi ya isi metode 5 S ini?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Amelia Puteri

Banyak Moms yang khawatir saat melihat bayi menangis terus atau rewel. Ternyata, ada beberapa cara menghentikan tangisan bayi, dan salah satu yang paling poluler adalah metode 5 S dari seorang dokter anak, Harvey Karp.

Mengutip Baby Center, Harvey Karp mengatakan, cara terbaik untuk menenangkan bayi dan membuatnya tertidur adalah dengan menciptakan kembali suara, gerakan, dan lingkungan yang nyaman seperti di dalam rahim.

Strategi tidur bayi 5 S yang diuraikan dalam bukunya ‘The Happiest Baby on the Block’ dirancang untuk melakukan hal itu.

"Sebagian besar bayi tertidur jauh lebih baik ketika dikelilingi oleh beberapa sensasi menenangkan yang mereka nikmati di dalam rahim. Sensasi ini bekerja dengan sangat baik karena dapat membuat refleks yang menenangkan,” kata Harvey yang juga asisten profesor pediatri di Fakultas Kedokteran Universitas California Selatan.

Lalu, seperti apa dan bagaimana cara melakukan metode 5 S itu? Cari tahu lebih lanjut penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Gemas, Ternyata Ini Alasan Mengapa Bayi Sering Tersenyum Saat Tidur

Metode 5 S untuk Tenangkan Bayi Menangis Terus

Profesor Pediatri Universitas Yale, Scott Rivkees, M.D., menulis tentang pola tidur bayi dalam jurnal American Academy of Pediatrics yang mengatakan bahwa tubuh bayi memang belum mampu mengenali waktu dengan baik.

Bila terjadi kondisi bayi menangis terus, Moms bisa menggunakan metode 5 S dari Harvey Karp berikut ini.

1. Swaddle (Membedong)

Coba Metode 5 S Ini Untuk Hentikan Tangisan Bayi -1

Foto: Orami Photo Stock

Membedong Si Kecil yang sedang menangis atau rewel dengan pas, lengan di sampingnya, dalam kain atau tipis. Bayi akan merasakan perasaan aman saat dibedong karena sama dengan saat dirinya di dalam rahim.

"Dunia ini terlalu besar bagi mereka. Itulah sebabnya mereka suka dipeluk di tangan kita dan dibungkus kain,” kata dia.

Bedong akan menjaga lengan bayi tetap diam dan tidak menggapai-gapai, juga mencegah kejutan yang dapat memulai siklus rewel dan menangis lagi. Jika cara membedongnya sesuai, metode 5 S selanjutnya akan berjalan dengan baik.

Sebagai cara mengatasi bayi menangis terus, membedong tidak sulit untuk dilakukan, tetapi Moms perlu mempelajari teknik yang tepat untuk memastikan bedong aman dan efektif, menurut American Academy of Pediatrics (AAP).

Idenya adalah untuk membungkus bayi dengan pas, sehingga Si Kecil tidak akan mencoba untuk menggeliat keluar dari tempat tidurnya.

Tetapi sisakan cukup ruang di bagian bawah selimut agar bayi dapat menekuk kakinya keluar. Membedong dengan kaki lurus dapat menyebabkan masalah pinggul.

2. Side (Posisi sisi)

Coba Metode 5 S Ini Untuk Hentikan Tangisan Bayi -2.jpg

Foto: laweekly.com

Setelah membedong bayi, Moms dapat mulai menenangkan bayi menangis terus atau rewel dengan meletakkannya ke samping atau perutnya.

Untuk mengurangi risiko SIDS, para ahli merekomendasikan agar bayi tidur terlentang. Tetapi karena bayi baru lahir merasa lebih aman dan puas di sisi atau perut, itu menjadi posisi yang bagus untuk menenangkannya.

Gendong bayi yang sedang rewel di lengan dalam posisi miring atau paha di lengan, di pangkuan, atau letakkan di atas bahu.

Gunakan posisi ini hanya untuk menenangkan bayi. Jangan pernah taruh bayi di samping atau tengkurap ketika tidur.

Baca Juga: Bayi Tidur dengan Mata Terbuka, Berbahayakah?

3. Shush (Bersuara Shuu..)

Coba Metode 5 S Ini Untuk Hentikan Tangisan Bayi -3.jpg

Foto: babyabout.com

Suara yang menenangkan dan menghibur akan membantu bayi berhenti menangis terus dan rewel, dan membantunya untuk tertidur. Bayi baru lahir tidak bisa diam.

Faktanya, setelah menghabiskan berbulan-bulan di dalam rahim di mana aliran darah Moms membuat suara yang lebih keras daripada penyedot debu, bayi lebih bahagia, bisa tenang, dan tidur lebih baik di lingkungan yang bising. Namun, tidak semua suara sama.

Sederhananya, Moms bisa menerapkan langkah ‘shush’ dengan keras mengatakan ‘shhh’ ke telinga bayi yang sedang dibedong dan memegangnya di samping atau perutnya.

Letakkan bibir tepat di samping telinga bayi. Lakukan sekencang bayi menangis. Saat bayi tenang, turunkan volume shushing agar sesuai.

Selain itu, Harvey merekomendasikan untuk memutar rekaman white noise saat bayi tidur. Namun, beberapa suara jauh lebih efektif daripada yang lain. Mainkan suaranya sekeras bayi saat menangis untuk menenangkannya.

"Suara itu seperti boneka beruang yang menghibur. Mainkan untuk semua waktu tidur atau malam setidaknya tahun pertama," kata Harvey.

4. Swing (Mengayun)

Coba Metode 5 S Ini Untuk Hentikan Tangisan Bayi -4.jpg

Foto: pinknewbornservice.com

Dalam kandungan, bayi sering diayun dan diguncang saat Moms bergerak. Itu membuat swing bekerja efektif, apalagi jika dikombinasikan dengan dengan tiga S pertama yakni bayi yang dibedong dalam posisi miring sambil shusing.

Sebagai cara mengatasi bayi menangis terus, lakukan ayunan dengan lembut dan dengan goyangan seperti menggigil, bergerak bolak-balik tidak lebih dari satu inci ke segala arah.

Baca Juga: Kapan Bayi Boleh Tidur dengan Bantal dan Selimut?

5. Sucking (Menghisap)

Coba Metode 5 S Ini Untuk Hentikan Tangisan Bayi -5.jpg

Foto: bowlofherbs.com

Beberapa bayi suka mengisap dan menemukan kenyamanan saat melakukannya. Jika bayi menangis terus, menghisap sesuatu akan membantunya rileks dan tenang.

Berikan dot pada bayi jika bayi terlihat kesal dan seperti ingin menyusu. Dalam kombinasi dengan 4 S sebelumnya, metode 5 S akan berjalan dengan lancar.

“Metode 5 S hanya berfungsi jika dilakukan dengan tepat. Metode ini bekerja untuk 98 persen bayi,” kata dia.

Ini tidak berarti Moms harus mengikuti kelima S. Beberapa bayi hanya perlu dibedong dan dipegang di samping atau perutnya, misalnya. Setiap bayi berbeda, jadi bereksperimenlah dan lihat apa yang cocok untuk Si Kecil dalam mengatasi kondisi bayi menangis terus.

Artikel Terkait