BAYI
30 Mei 2020

Bayi Merangkak Mundur, Normalkah?

Ternyata merangkak mundur adalah bagian dari proses bayi belajar merangkak.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ibu baru pasti cemas tentang perkembangan anaknya. Termasuk untuk urusan merangkak. Harapannya, Si Kecil merangkak ke depan layaknya anak-anak lain. Tapi, kok Si kecil malah merangkak mundur ya? Apakah ada yang salah dengan Si Kecil?

Tenang Moms, bayi bisa merangkak melewati berbagai macam proses dan merangkak mundur adalah salah satu proses. Jadi Moms tidak perlu khawatir ya.

Memang, setiap anak memiliki proses yang berbeda-beda ketika ia belajar merangkak. Umumnya bayi akan mulai merangkak di usia 6-8 bulan, tapi sebelum ia benar-benar bisa merangkak maju dengan koordinasi tangan dan kaki yang sempurna, anak pada mulanya melewati beberapa fase.

Baca Juga: Perlukah Bayi Merangkak? Ketahui Manfaatnya!

Bayi Merangkak Mundur

Perlukah Bayi Merangkak? Ketahui Manfaatnya!

Foto: Orami Photo Stocks

Setiap anak berbeda, ada yang memulai dengan gaya onggong-onggong, yakni seperti ingin maju tapi kaki dan tangannya tidak bergerak, jadi ia cuma menggerakan badannya maju mundur di posisi merangkak.

Ada juga yang memulai dengan merangkak mundur. Kok bisa? Hal ini dikarenakan koordinasi tangan dan kakinya belum bekerja, selain itu biasanya juga karena kakinya lebih kuat dari pada tangannya sehingga ia mundur, bukan maju.

Beberapa bayi akan tampak sangat frustrasi ketika ia merangkak mundur, terutama jika kita meletakkan mainan di depan tapi ia tidak kunjung bisa meraihnya dan justru semakin menjauh karena ia merangkak mundur.

Yup, Moms tidak perlu khawatir karena itu normal.

Stimulasi Bayi Merangkak

1 Tummy Time.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Ketika bayi merangkak mundur, ketahuilah bahwa ini adalah tanda awal bayi akan segera masuk ke fase merangkak yang sebenarnya dan itu artinya Moms harus menyiapkan diri dan juga lingkungan agar aman untuk bayi bergerak ke sana kemari.

Lalu, bagaimana menstimulasi agar bayi bisa merangkak maju, ya? Yuk simak apa yang perlu dilakukan dan tidak perlu dilakukan seperti dilansir dari Zero to Three.

Baca Juga: 3 Cara Membantu Bayi Merangkak

1. Yang Harus Dilakukan

  • Tummy time! Perbanyak memberikan tummy time sedini mungkin akan membantu bayi melatih kekuatan tangan, kaki, leher dan anggota tubuh lainnya. Hal ini kelak akan sangat membantunya untuk bisa merangkak, karena merangkak membutuhkan kekuatan serta koordinasi tangan, kaki, kepala, leher dan torsonya.
  • Letakkan mainan favoritnya di depan. Salah satu cara untuk menyemangati anak untuk merangkak adalah dengan meletakkan mainan favorit anak di depan wajahnya sekitar beberapa sentimeter. Moms bisa juga sambil menjauhi mainannya jika anak semakin mendekat dengan objek yang ingin diraihnya.
  • Amankan wilayah. Siapkan wilayah untuk anak bisa merangkak bebas dengan aman walaupun tanpa supervisi kita. Misalnya dengan memasang pagar pembatas agar anak tidak memasuki wilayah berbahaya seperti kamar mandi, dapur dan tempat yang penuh dengan kabel listrik.
  • Tahan telapak kaki anak. Salah satu cara menstimulasi anak agar ia bisa merangkak maju adalah dengan meletakkan telapak tangan kita di belakang kaki anak. Tapi kita jangan mendorongnya, melainkan menjadi tumpuan agar ia bisa mendorong kakinya maju ke depan.

2. Yang Harus Dihindari

  • Baby walkers. Baby walker berpotensi menjadi benda berbahaya untuk bayi. Beberapa kasus yang terjadi anak bisa terjatuh ketika berjalan dengan baby walker, apalagi jika penggunaan baby walker ini tanpa pengawasan. Selain itu baby walkers juga membuat anak berkurang masa tummy timenya sehingga otot tangan dan kaki tidak dilatih untuk menjadi kuat.
  • Terlalu lama dibiarkan di rocker, stroller atau gendongan. Ketiga alat tersebut memang sangat membantu Moms ketika Moms harus melakukan sesuatu yang lain. Namun, terlalu banyak membiarkan anak berada di alat bantu ini membuat masa tummy timenya berkurang.
  • Berekspektasi lebih. Hindari memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap perkembangan sang anak. Percayalah bahwa anak akan belajar ketika ia siap. Memaksanya justru bisa membuat anak cenderung menjadi lebih lambat dalam mempelajarinya karena terlalu banyak interupsi dari orang tua untuk melakukan ini dan itu.

Baca Juga: Bayi Melewati Fase Merangkak dan Langsung Berjalan, Mengapa?

Nah, sekarang terjawab kan mengapa bayi merangkak mundur dan bagaimana cara stimulasi bayi untuk merangkak? Karena ini adalah hal normal, Moms tidak perlu khawatir ya. Sekarang, fokus saja pada stimulasi. Selamat mencoba!

Artikel Terkait