BAYI
3 Juli 2019

Bayi Muntah Setelah Menyusu, Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ada kemungkinan gangguan metabolisme
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla

Melihat buah hati tercinta yang masih bayi muntah setiap kali selesai menyusu tentunya sangat mengkhawatirkan ya, Moms?

Ternyata bayi muntah setelah menyusu dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

Berikut merupakan penyebab-penyebab tersebut menurut penjelasan para dokter dan ahli kesehatan anak.

1. Menyusu Terlalu Banyak

Bayi Muntah Setelah Menyusu, Ini XX Penyebab dan Cara Mengatasinya 1.jpg

Foto: nct.org.uk

Menurut dokter spesialis anak Jarret Patton, muntah setelah menyusu biasanya terjadi selama dua minggu pertama kehidupan bayi.

Biasanya disebabkan karena sebagian ibu baru memproduksi lebih banyak ASI dibandingkan yang bisa diminum oleh bayi, yang mengarah pada pemberian makan berlebih dan menyebabkan muntah.

Untuk mengatasinya, disarankan agar bayi hanya minum sedikit ASI dengan frekuensi menyusu yang menjadi lebih sering dari sebelumnya.

“Namun, muntah tidak akan terjadi setelah payudara mulai menyesuaikan jumlah ASI yang dihasilkan berdasarkan kebiasaan makan bayi. Jika muntah masih berlanjut bahkan setelah bayi hanya minum sedikit ASI, maka ini mengindikasikan masalah medis dan harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut,” kata Dr. Patton, seperti dilansir dari Romper.com.

Baca Juga : Berapa Takaran Jumlah ASI yang Dibutuhkan oleh Bayi?

2. Oesophagus dan Saluran Pencernaan yang Belum Matang

Bayi Muntah Setelah Menyusu, Ini XX Penyebab dan Cara Mengatasinya 2.jpg

Foto: thebump.com

Selama beberapa bulan pertama, bayi juga mungkin muntah setelah menyusu karena oesophagus yang menghubungkan kerongkongan dengan saluran pencernaannya masih belum cukup matang untuk berfungsi dengan baik.

Di mana katup khusus tersebut akan mulai matang ketika bayi berusia sekitar empat atau lima bulan.

Untuk mencegah dan mengatasi bayi muntah setelah menyusu, Moms dapat memastikan bahwa si kecil tetap dalam posisi tegak selama 30 menit setelah menyusu.

Hindari langsung membiarkan si kecil bermain atau mengayunnya.

Selain itu, memastikan si kecil bersendawa setelah menyusu juga penting dilakukan.

Ini akan membantu mengurangi udara yang menumpuk di perut bayi selama menyusu.

3. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Bayi Muntah Setelah Menyusu, Ini XX Penyebab dan Cara Mengatasinya 3.jpg

Foto: goodnet.org

Bayi muntah setiap kali selesai menyusu yang disebabkan oleh GERD biasanya ditandai dengan beberapa gejala berikut ini:

  • Tampak tidak nyaman dan kesakitan karena refluks
  • Mengalami masalah pernapasan, seperti mengi, batuk, tersedak ketika menyusu, dan yang terburuk adalah pneumonia akibat ASI yang masuk ke dalam paru-paru
  • Terkadang memiliki pertumbuhan yang buruk, karena muntah membuat bayi tidak mendapatkan nutrisi yang mencukupi untuk mendukung pertumbuhannya

Segera bawa ke dokter jika Moms curiga penyebab si kecil muntah setelah menyusu adalah GERD. Sehingga Moms bisa mendapatkan evaluasi lebih lanjut dan saran perawatan yang tepat.

Baca Juga : Cara Mencegah dan Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

4. Galaktosemia

Bayi Muntah Setelah Menyusu, Ini XX Penyebab dan Cara Mengatasinya 4.jpg

Foto: ogpnews.com

Meskipun jarang terjadi, galatosemia juga dapat menyebabkan muntah setelah menyusu pada bayi.

Mengutip childrenshospital.com, bayi dengan gangguan metabolisme ini tidak dapat mencerna jenis gula tertentu (galaktosa) yang ditemukan di dalam ASI, susu sapi, dan produk susu formula pada umumnya.

Ketika galaktosa tidak dapat dipecah dan dicerna, maka akan menumpuk di jaringan dan darah dalam jumlah besar.

Seorang bayi dapat mengembangkan tanda-tanda galaktosemua dalam beberapa hari pertama kehidupan jika mengonsumsi laktosa yang ditemukan dalam ASI atau susu formula.

Adapun tanda-tanda awal dari galaktosemia meliputi:

  • Menolak menyusu ASI atau susu formula
  • Gumoh atau muntah terlalu sering, terutama setelah menyusu
  • Kulit menguning (jaundice)
  • Tampak lesu
  • Katarak

Karena beracun bagi tubuh, galaktosemia dapat mengancam jiwa jika tidak segera diobati. Jadi, pastikan untuk segera menghubungi dokter.

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan mengenai penyebab bayi muntah setelah menyusu, Moms bisa bergabung dengan WhatsApp Group Orami Moms Community.

Di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

orami wag

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

(RGW/CAR)

Artikel Terkait