BAYI
19 Juni 2019

Bayi Sakit, Begini Cara Memberi Makan yang Tepat

Ketika bayi sakit, maka akan muncul kekhawatiran dalam hati ibu. Begini cara memberi makan yang tepat.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Setiap ibu pasti akan merasa sedih dan khawatir jika bayi jatuh sakit, terlebih lagi karena usianya masih sangat kecil.

Rasa khawatir akan pertumbuhan dan perkembangan bayi yang terganggu dan takut karena sistem kekebalan tubuh anak yang belum terbentuk sempurna.

Seorang bayi memang mudah rentan terinfeksi penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya masih beradaptasi.

Untuk itu, penting bagi ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama hidupnya karena itu adalah masa-masa penting bagi perkembangan tubuhnya.

Namun, ketika bayi sudah berusia 6 bulan, pemberian ASI tidak lagi cukup untuk membentuk sistem kekebalan tubuhnya menjadi sempurna.

Baca Juga : Siap Memperkenalkan MPASI Pada Si Kecil Dengan 6 Cara Ini

Bayi membutuhkan makanan pendamping ASI atau yang disebut MPASI.

MPASI yang tepat adalah makanan yang berkalori tinggi dengan gizi yang seimbang agar nutrisi bayi tercukupi.

MPASI juga berguna untuk menjadi stimulasi anak dan meningkatkan interaksi antara orang tua dan anak. MPASI juga mengajarkan anak agar nantinya mampu makan sendiri.

Hal yang sering menjadi masalah adalah ketika bayi sakit, maka ia menolak untuk makan atau parahnya melakukan gerakan tutup mulut (GTM).

Jika bayi belum bisa berbicara lancar, maka biasanya ia akan rewel dan menangis.

Dalam tahap ini, Moms harus tetap sabar karena bayi yang rewel merasa tubuhnya tidak nyaman dan aman.

Moms harus konsisten memberikan bayi makan meskipun ia terus menolak.

Lalu, bagaimana cara memberi makan yang tepat ketika bayi sedang sakit? Ini ulasan yang dapat Moms ikuti, bersumber dari seorang konselor laktasi bernama dr. Sarah Audia Hasna.

Tetap Menyusu dan Makanan yang Lunak

Bayi Sakit, Begini Cara Memberi Makan yang Tepat-2.jpg

Foto: breastmates

Bayi yang sakit akan kehilangan selera makan, sehingga ia makan lebih sedikit dari yang dibutuhkan.

Maka itu, setelah mengantarkan anak untuk berobat ke dokter, Moms harus mengetahui jenis dan tekstur makanan yang tepat untuk dikonsumsinya.

Jangan lupa untuk tanyakan kepada dokter jika ada makanan yang sebaiknya dihindari dulu selama bayi sedang sakit.

“Jika bayi sakit, tawarkan makanan yang lebih lunak, minum dan menyusu yang lebih sering. Perhatikan tekstur makanan yang lembut agar anak bisa menelannya dengan mudah. Coba beri bumbu juga agar lebih bercitarasa,” ungkap dr. Sarah saat Kulwap Orami Community pada Selasa (14/5) lalu.

Baca Juga : Do's and Don'ts Memberikan MPASI Instan Pada Si Kecil

MPASI yang baik adalah memenuhi kebutuhan makronutrien dan juga melengkapi kebutuhan akan zat besi, vitamin A, dan seng.

Daging adalah makanan dengan sumber zat besi dan seng yang sangat baik. Namun, ketika bayi sedang sakit, maka ia dapat sulit mengunyah daging.

Untuk itu, pastikan daging benar-benar dimasak matang dan lunak atau Moms bisa mencoba menu lain agar tetap bisa diterima anak.

“Kacang-kacangan dan sayuran berwarna hijau juga merupakan sumber zat besi, namun penyerapannya tidak bagus dalam tubuh anak," lanjut dr. Sarah yang praktik di Eka Hospital BSD ini..

Sehingga untuk meningkatkan penyerapannya, Moms bisa memberikan makanan yang kaya vitamin C seperti tomat, brokoli, jambu, pepaya, nanas, jeruk atau dibarengi dengan campuran dari daging, sapi, hati, atau makanan laut.

Lalu, jika anak melakukan gerakan tutup mulut (GTM) saat baru sembuh sakit, itu adalah hal yang wajar terjadi.

Moms bisa mengakalinya dengan memberikan snack buah yang manis seperti pisang kerok dan puding mangga.

Jangan lupa juga untuk tetap memberikan ASI dengan berbagai media pemberian yang ada.

Bagaimana, Moms? Tidak sulit kan untuk memberikan makanan saat bayi sedang sakit?

Terpenting adalah tetap sabar, konsisten, dan jangan khawatir berlebihan, ya!

(DG/CAR)

Artikel Terkait