BAYI
29 Oktober 2019

Bayi Sakit Mata, Bagaimana Mengatasinya?

Simak yuk, supaya Moms tahu caranya dan tidak panik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Jika Moms mendapati mata Si Kecil merah atau berair, kemungkinan ia mengalami infeksi mata.

Infeksi mata memang sering kali terjadi pada bayi dan umumnya disebabkan oleh alergi, iritasi, atau infeksi.

Lalu, bagaimana perawatan yang terbaik saat bayi sakit mata?

Pengobatan dan perawatan bayi sakit mata tergantung pada jenis infeksi yang terjadi pada mata bayi.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak agar Tetap Cemerlang

Berikut cara mengatasi tiga jenis sakit mata yang paling umum terjadi pada bayi:

1. Pinkeye/ Konjungtivitis

Bayi Sakit Mata, Bagaimana Mengatasinya 1.jpg

Foto: kidspot.com.au

Konjungtivitis adalah peradangan pada kelopak mata bagian dalam atau bola mata.

Gejala:

Bagian putih atau tepi mata bayi tampak memerah pada konjungtivitis yang disebabkan oleh virus dan biasanya disertai dengan pilek.

Sementara konjungtivitis yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus, streptococcus atau Haemophilus menunjukkan gejala seperti keluarnya cairan kuning kental dari mata bayi.

Cara mengatasi:

Setelah gejalanya muncul, sangat disarankan untuk segera menghubungi dokter. Baik itu disebabkan oleh virus ataupun bakteri, dokter anak dapat meresepkan obat tetes mata atau salep anti bakteri.

Selanjutnya, orang tua hanya perlu menunggu dan membantu meringankan ketidaknyamanan bayi menggunakan kompres air hangat.

“Buat bayi tetap nyaman. Tetapi tidak perlu terus menerus mengusap mata bayi yang terinfeksi” kata Dr. Aishwarya Deenadayalu dari Metropolitan Pediatrics di Portland, Oregon, seperti diikuti dari Fatherly.

“Menyeka (mata yang terinfeksi) berlebihan hanya akan membuatnya iritasi dan orang tua harus selalu mencuci tangan saat melakukannya.”

Baca Juga: 3 Makanan Untuk Menjaga Kesehatan Mata Selain Wortel

2. Bintitan

Bayi Sakit Mata, Bagaimana Mengatasinya 2.jpg

Foto: bellyblog.ca

Jika bayi memiliki benjolan kecil merah di kelopak matanya, kemungkinan ia mengalami bintitan.

Benjolan biasanya empuk dan penuh dengan nanah. Mata bayi biasanya juga mengeluarkan cairan putih atau kuning saat mengalami bintitan.

Penyebab:

Bintitan pada bayi terjadi ketika bakteri menginfeksi kelenjar minyak yang ada di pangkal bulu mata.

Ini sama sekali tidak serius tetapi harus dirawat sebelum menjadi lebih serius.

Cara mengatasi:

Ketika bayi sakit mata karena bintitan, FirstCry Parenting menyarankan agar Moms mengompres mata bayi menggunakan kain bersih yang sudah dibasahi dengan air hangat.

Tempelkan kompres di mata bayi kurang lebih selama 15 menit. Ulangi prosedur ini 4 kali sehari.

Panas dari kompres akan membantu lebih cepat membuat bintit pecah.

Namun, jangan memecah nanah dengan sengaja. Ini akan menyebabkan bayi kesakitan dan juga berisiko mentransfer bakteri dari tangan Moms ke mata bayi.

Baca Juga: Pahami 5 Faktor yang Dapat Menjaga Kesehatan Mata Anak Ini

3. Penyumbatan Saluran Air Mata

Bayi Sakit Mata, Bagaimana Mengatasinya 3.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Mata bayi mengeluarkan cairan lengket yang membuat kelopak dan bulu matanya sulit terbuka? Saluran air matanya mungkin tersumbat.

Penyebab:

Ketika bayi berkembang di dalam rahim, jaringan di dalam saluran air mata mengelupas dan meninggalkan inti berlubang.

Jika itu tidak terjadi, jaringan akan tetap seperti semua dan menyumbat saluran.

Cara mengatasi:

Dalam laman Parents dikatakan bahwa untuk mengatasinya Moms dapat membersihkan mata bayi menggunakan kain hangat dan basah.

Saluran yang tersumbat biasanya terbuka dengan sendirinya dan jumlahnya berkurang seiring waktu.

Jika belum sepenuhnya hilang saat bayi berusia 12 hingga 18 bulan, ia mungkin perlu dioperasi.

Tentu saja, cara mengatasi bayi sakit mata di atas efektif, tetapi selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter anak ketika infeksi mata berkembang pada bayi.

Artikel Terkait