NEWBORN
17 Agustus 2020

Bayi Tidak Mau Menyusu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bayi minum ASI dari dot sebabkan bingung puting
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Semua bayi berbeda, tetapi sangat umum bagi bayi untuk tidak banyak makan dalam waktu 24-48 jam pertama kelahirannya.

Namun, di hari ke 2 dan 3, biasanya bayi sudah jauh lebih terjaga dan menyusu lebih sering (tetapi mungkin tidak teratur) setidaknya 6 kali dalam 24 jam.

ASI merupakan asupan nutrisi yang penting untuk bayi. Menyusui pada awalnya bisa sangat sulit untuk kita membiasakan diri dan terkadang kita mungkin bertanya-tanya apakah bayi sudah mendapatkan cukup ASI? Ada tanda-tanda yang harus diwaspadai jika Moms berpikir bayi tidak mendapatkan cukup ASI.

Tapi Moms, pernahkah Si Kecil tidak mau minum ASI langsung? Bisa jadi bayi tidak mau menyusu ini disebabkan karena berbagai faktor.

Ketika bayi tidak mau menyusu, Moms mungkin merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Padahal ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang penting untuk perkembangannya.

Jika bayi mogok menyusu dalam waktu yang lama, hal ini bisa menyebabkan anak berpotensi mengalami kekurangan nutrisi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal yang mungkin belum kita ketahui. Lantas, apa saja penyebab bayi tidak mau menyusu? Simak penjelasan berikut yuk, Moms.

Baca Juga: Bayi Tidak Mau Minum ASI Langsung? Ini Cara Mengatasi Bingung Puting

Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu

penyebab bayi tidak mau menyusu

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab anak tidak mau menyusu. Beberapa hal tersebut seperti tertuang di bawah ini.

1. Bayi Kesulitan untuk Menghisap Puting

Merupakan hal yang wajar jika bayi yang baru lahir masih belum terbiasa untuk mengisap puting payudara Moms dan mengalami kesulitan.

Saat cara bayi mengisap atau perlekatan (latch on) antara mulut bayi dengan puting payudara kurang tepat, maka otomatis ASI akan sulit keluar dan mengalir ke mulut anak.

Padahal, Si Kecil mungkin sudah sangat lapar dan ingin segera menyusu. Semakin bayi Moms merasa lapar, akan semakin sulit baginya untuk mengisap puting dan menyusu dengan baik.

Dengan kata lain, bayi bisa saja merasa gemas karena tidak kunjung dapat mengisap puting dengan tepat. Kondisi inilah yang kemudian membuat bayi tidak mau menyusu langsung pada payudara kita.

2. Mengalami Bingung Puting

Bingung puting merupakan salah satu penyebab bayi tidak mau menyusu. Bayi yang mengalami bingung puting pada dasarnya mengalami kebingungan saat harus menyesuaikan antara menghisap puting Moms serta botol susu yang digunakannya.

Terlebih lagi cara menghisap dot bayi akan sangat menyakitkan pada saat dipraktikkan si kecil ketika menghisap ASI langsung dari puting Moms.

Sementara penyebab dari bingung puting diantaranya adalah:

  • Untuk menghisap puting ibunya, bayi harus membuka mulut lebar-lebar. Tetapi bayi justru tidak perlu membuka mulutnya lebar-lebar ketika menghisap dot susu.
  • Ketika menghisap ASI dari puting ibunya, lidah bayi bergerak seperti layaknya ombak. Lidah bayi harus mampu mengalirkan ASI yang masuk ke dalam tenggorokannya secara bebas. Padahal di saat bayi minum susu dari dot lidah bagian belakangnya harus menutupi jalur pernapasan untuk mencegah agar tidak tersedak susu.
  • Jika saat menyusu ASI ibunya bayi tidak bisa berhenti menghisap puting agar air susunya tidak berhenti. Berbeda halnya ketika bayi minum susu dari dot, tanpa dihisap pun susu akan terus mengalir sehingga bayi meminum banyak susu tanpa jeda. Sebelum dot yang ada di mulutnya diambil oleh Moms.

3. Rasa ASI yang Berubah

Tidak hanya makanan saja, rasa ASI pun juga bisa berubah lho Moms. Berubahnya rasa ASI ini bisa disebabkan karena asupan makanan dan minuman harian Moms yang tidak dijaga. Selain itu, jika Moms merokok, juga bisa menjadi faktor penyebabnya. Ini bisa menjadi alasan lain bayi tidak mau menyusu.

Selain itu, perubahan hormonal juga ternyata turut berpengaruh terhadap rasa ASI. Perubahan hormonal ini bisa meliputi kembalinya menstruasi setelah melahirkan, hamil lagi, atau sedang rutin minum pil KB saat menyusui.

Ketika bayi tidak begitu menyukai rasa ASI, ada kemungkinan ia tidak mau menyusu.

4. Stres atau Gangguan pada Bayi

Siapa bilang hanya orang dewasa yang bisa stres? Bayi juga bisa, lho, dan ini dapat menjadi penyebab bayi tidak mau menyusu.

Stres atau adanya gangguan tertentu dapat menyebabkan bayi mogok menyusu. Tertundanya pemberian ASI atau perpisahan yang lama dengan Moms dapat menyebabkan bayi rewel dan sulit menyusu.

Reaksi yang keras dari kita ketika bayi menggigit puting juga bisa membuat bayi ketakutan dan tidak mau menyusu. Selain itu, gangguan berupa suara yang bising juga dapat membuat bayi mogok menyusu karena perhatiannya teralihkan.

Baca Juga: Benarkah Menyusui Bayi Prematur Harus Lebih Sering?

5. Puting Datar

Sebagian besar bayi bisa menyusui dengan baik pada puting yang datar atau agak masuk ke dalam. Namun terkadang, sulit bagi anak untuk menghisap puting payudara dan menempelkan bibirnya dengan tepat.

Jika bayi Moms yang baru lahir tidak menempel pada puting dengan benar dan Moms menduga karena masalah puting, ada banyak cara untuk memperbaiki puting datar atau masuk ke dalam dengan sukses dan memungkinkan bayi untuk menyusui.

Menstimulasi puting atau menggunakan pompa payudara sebelum menyusui dapat membantu mengeluarkannya dan mempermudah bayi Moms untuk menguncinya, serta dapat menjadi solusi dai bayi yang tidak mau menyusu.

6. Ada Keterlambatan dalam Produksi ASI

Untuk Moms yang baru menjadi ibu pertama kali atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, mungkin diperlukan beberapa hari untuk produksi ASI masuk ke payudara.

Penundaan ini dapat membuat kita dan bayi yang baru lahir sedikit frustrasi. Ketika bayi yang baru lahir merasa frustrasi, ia mungkin mulai menolak menyusu dari payudara.

Tapi, jangan berkecil hati, Moms bisa coba letakkan bayi pada payudara sesering mungkin dan jika Moms harus menambahkan susu formula dalam asupan nutrisi anak selama waktu ini, boleh dilakukan.

7. Bayi sedang Mengantuk

Umumnya, bayi memang akan mengantuk setiap saat, tapi proses melahirkan dan obat-obatan yang kita berikan pada Si Kecil selama proses kelahiran, juga dapat menyebabkan kantuk yang parah pada bayi daripada biasanya. Penyakit kuning atau penyakit lain juga dapat memiliki efek yang serupa pada anak.

Tentu saja, jika Si Kecil mengantuk, bayi tidak mau menyusu. Untuk membangunkan Si Kecil, kita dapat menggosok kaki atau punggungnya atau mengganti popoknya tepat sebelum atau selama menyusui. Terus coba untuk menempatkan bayi ke payudara sesering mungkin.

Untungnya, kantuk biasanya hanya bersifat sementara.

8. Bayi Mengalami Cedera

Jika bayi kesakitan karena bahu yang patah atau memar akibat proses persalinan, bayi mungkin tidak merasa nyaman dan mau menyusu. Dan, bayi baru lahir dengan cacat neurologis atau fisik saat lahir mungkin tidak dapat menyusui, atau mereka mungkin menolak payudara.

Setelah bayi Moms didiagnosis menderita cedera atau cacat, Moms dan tenaga medis harus bekerja bersama untuk membuat akomodasi yang dibutuhkan anak untuk mulai menyusui.

9. Aroma Tubuh Moms yang Berubah

Melansir dari La Leche League International, perubahan sabun, losion, parfum, hingga deodoran yang kita pakai dapat berpengaruh pada hasrat bayi untuk menyusu. Hal ini terjadi karena Si Kecil merasa aroma tubuh ibunya berbeda dari biasanya sehingga membuatnya tidak mau untuk menyusu.

Baca Juga: 4 Tips Mengatasi Kelebihan Produksi ASI di Awal Menyusui, Catat!

Mengatasi Bayi Tidak Mau Menyusu

mengatasi agar bayi mau menyusui

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms mendapati bahwa bayi tidak mau menyusu, maka beberapa hal yang ada di bawah ini merupakan cara mengatasi yang bisa Moms coba.

1. Sering Mencoba Meletakkan Bayi di Payudara

Jika Si Kecil mengalami bingung puting, Moms bisa membantunya untuk mulai menyusui secara langsung di payudara dengan cara:

  • Tingkatkan kontak antara kulit Moms (area payudara) dengan kulit Si Kecil (area mulut)
  • Pijat-pijat puting untuk membantu bayi menyusu
  • Gunakan peralatan menyusui seperti Supplemental Nursing System (SNS) untuk meningkatkan aliran ASI dari puting Moms. Mengingat salah satu hal yang membuat bayi terpaksa minum susu dari dot adalah karena ASI ibunya yang tidak lancar. Penyebab ASI tidak lancar sendiri memang sangat beragam, seperti misalnya cedera puting payudara atau konsumsi pil kontrasepsi
  • Jaga jumlah ASI dengan meningkatkan periode menyusui atau sesi memompa ASI

Selain itu, jika memang bayi tidka mau menyusu atau masih sulit untuk minum ASI langsung dari puting Moms, maka sebaiknya gunakan beberapa pilihan media yang dapat Moms gunakan untuk memberikan ASI hasil pompa selain menggunakan dot.

Dengan begitu bayi tetap bisa minum ASI tanpa perlu mengalami bingung puting dan mengalami ketergantungan pada dot susu. Beberapa media yang dapat Moms gunakan adalah:

  • Pipet

Menggunakan pipet dan spuit, Moms hanya cukup menyemprotkan ASIP ke arah pipi bayi. Tetapi, penting untuk Moms ingat agar tidak menyemprotkan ASI perah dari ASIP langsung ke tenggorokan, jadi Si Kecil tidak tersedak ketika menerima ASI.

  • Gelas sloki dan cup feeder

Tempelkan ASIP pada bagian bibir bawah bayi, biarkan anak Moms yang mencecep sendiri. Di dalam memberikan ASIP dari cara ini Moms tidak perlu menuangkannya langsung ke mulut bayi. Dengan begitu buah hati kita tidak akan tersedak dan bisa menikmati ASIP-nya.

2. Menyusui Bayi di Tempat yang Tenang

Bayi yang masih kecil pasti akan menyukai tempat yang tenang dan tidak terlalu terang. Menyusui anak Moms di tempat yang tenang dan gelap, serta jauh dari gangguan akan lebih berhasil dan bisa menjadi cara mengatasi bayi tidak mau menyusu.

3. Sering Menyusui Anak

Tawarkan anak untuk menyusui dari payudara sesering mungkin tetapi jangan memaksa anak Moms untuk menyusui ya jika tidak mau. Jika menyusui menjadi pengalaman negatif bagi Si Kecil, mungkin akan lebih sulit membawanya kembali menyusui langsung.

4. Perah ASI

Perah ASI dengan tangan atau pompa ASI Moms untuk menjaga persediaan ASI kita. Berikan bayi Moms ASI atau susu formula bayi dalam botol sambil terus menawarkan menyusui langsung.

Baca Juga: 6 Kesalahan Menyiman ASI Perah, Jangan Dilakukan ya Moms!

5. Konsultasikan dengan Dokter

Konsultasikan dengan dokter kita, atau konsultan laktasi yang memiliki spesialisasi di menyusui, atau kelompok menyusui di daerah Moms untuk mencari bantuan dan dukungan. Bawa bayi ke dokter untuk memeriksa masalah kesehatannya juga perlu

6. Pastikan Bayi Melekat dengan Benar

Sejak awal menyusui, Moms perlu menerapkan teknik perletakan antara mulut bayi dan puting payudara dengan benar.

Menemukan teknik perlekatan yang tepat sejak awal dapat membantu bayi lebih lancar mengisap sehingga mau menyusu langsung dari payudara.

Demikian cara sederhana untuk mengatasi bayi tidak mau menyusu langsung dari payudara Moms. Apakah Moms sudah pernah punya pengalaman seputar mengatasi bayi tidak mau minum ASI langsung?

Artikel Terkait