KESEHATAN
8 November 2019

Ini Bedanya Pilek, Flu, dan Pneumonia, Jangan sampai Tertukar ya!

Flu dan pneumonia yang parah bisa sebabkan kematian
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pilek dan flu adalah penyakit musiman yang bisa menyerang siapa saja. Gejala-gejala kedua penyakit ini relatif hampir sama.

Selain itu, gejala-gejala pilek dan flu juga ternyata tidak jauh berbeda dengan gejala pneumonia. Padahal, ketiganya adalah penyakit yang berbeda dan membutuhkan penanganan yang juga tidak sama.

Dikutip dari Unco.edu, flu dan pneumonia adalah penyakit serius yang harus segera ditangani. Jadi, mengetahui bedanya pilek, flu, dan pneumonia sangat penting untuk penanganan yang tepat.

Yuk Moms cari tahu apa bedanya pilek, flu, dan pneumonia ini di bawah ini!

Baca Juga: Pilek Tak Kunjung Sembuh, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Bayi dengan Selesma

Mengenal Penyakit Pilek

Pilek bisa berubah jadi flu.jpg

Di antara ketiganya, pilek adalah jenis penyakit yang paling ringan. Pilek biasanya disebabkan oleh adanya virus. Pilek biasanya tidak berbahaya seperti virus influenza, yang dapat menyebar ke orang lain dengan lebih cepat.

"Pilek disebabkan oleh virus, dan virus yang paling umum yang menyebabkan pilek adalah rhinovirus," kata Aaron M. Milstone, MD, asisten profesor penyakit menular anak di Johns Hopkins Children's Center di Baltimore.

Gejala-gejala pilek biasanya meliputi:

  • Batuk dan sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau beringus dan bersin
  • Mata berair
  • Beberapa bagian otot terasa sakit -sakit kepala
  • Demam namun dengan suhu rendah

Nah, cara yang baik untuk mengetahui apakah kita menderita pilek atau flu adalah dengan mengetahui seberapa cepat gejalanya muncul.

Gejala pilek biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul. Sedangkan gejala flu, melanda dengan cepat.

Baca Juga: Mengenal Virus Influenza dan Cara Pencegahannya dengan Vaksin

Mengenal Penyakit Flu

flu-sick-woman-sick-woman-using-paper-tissue-head-cold-problem_118454-5192.jpg

Walaupun flu juga disebabkan oleh virus, tetapi penyakitnya sama sekali berbeda. Gejala pilek relatif ringan, sedangkan flu menyebabkan gejala yang jauh lebih parah.

"Influenza benar-benar dapat membuat orang yang sehat menjadi sangat lemah," kata Milstone.

Gejala flu biasanya termasuk:

  • Kelelahan ekstrem dengan nyeri tubuh dan otot
  • Sakit kepala
  • Tidak nafsu makan
  • Demam tinggi
  • Menggigil dan berkeringat
  • Hidung tersumbat dan batuk

Mengenal Penyakit Pneumonia

Terapi dan Pemulihan untuk Penyakit Pneumonia, Manjur!.jpg

Lantas bagaimana dengan Pneumonia. Tidak seperti flu dan pilek yang disebabkan oleh virus, pemicu pneumonia adalah infeksi bakteri.

Bakteri pneumonia dapat diobati dengan antibiotik. Biasanya dokter akan meresepkan antibiotik saat kita memilih mencari rujukan medis untuk mengatasi pneumonia.

Tetapi pneumonia bisa menjadi masalah serius bagi orang-orang yang berisiko tinggi untuk penyakit ini, di antaranya lansia, anak-anak dan mereka yang memiliki kondisi paru-paru kronis.

Tersedia dua vaksin pneumonia yang berbeda untuk melindungi dari jenis penyakit yang berpotensi mematikan ini.

Baca Juga: Pneumonia Pada Bayi, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Gejala pneumonia antara lain:

  • Batuk lendir atau bahkan darah
  • Kelelahan ekstrem
  • Kesulitan bernafas
  • Nyeri dada yang semakin memburuk saat Anda bernapas dalam atau batuk
  • Demam tinggi dengan menggigil
  • Sakit kepala
  • Sering berkeringat dengan kulit lembab
  • Tidak nafsu makan
  • Sering kebingungan

Pencegahan terhadap Pilek, Flu, dan Pneumonia

Milstone menuturkan, bedanya pilek, flu, dan pneumonia adalah apakah kita dapat mencegah dan mengobati penyakit, dan seberapa serius konsekuensinya.

Untuk pilek, tidak banyak yang dapat dilakukan dan tidak ada vaksin untuk mencegahnya. Tapi karena itu bukan penyakit serius dan gejalanya cukup ringan, sehingga Moms tidak perlu khawatir ya.

Sedangkan flu dan pneumonia berbeda. Keduanya dapat memiliki konsekuensi serius dan gejala yang lebih parah yang dapat menganggu aktivitas sehari-hari.

Bahkan, jika sudah parah, penderita bisa sampai menjalani rawat inap. Selain itu, untuk kasus yang ekstrem, kedua penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Karena itu, gejala-gejala terkait dengan flu dan pneumonia yang sudah cukup parah, harus dievaluasi oleh dokter ya Moms.

Itulah bedanya pilek, flu, dan pneumonia. Jika Moms berhasil mengidentifikasi penyakitnya dan melakukan langkah penanganan yang benar, penyakit bisa segera sembuh.

Sebaliknya, jika salah penanganannya, penyakit malah akan tambah parah. Jika gejalanya semakin parah, jangan tunda untuk ke dokter ya Moms.

(SERA)

Artikel Terkait