KESEHATAN
25 Februari 2020

Begini 4 Cara Mengatasi Gatal-gatal pada Masa Kehamilan

Ketahui kapan Moms harus hubungi dokter
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Silvya
Disunting oleh Dina Vionetta

Perubahan kulit semasa kehamilan terkadang merepotkan. Moms harus berurusan dengan stretch mark, bahkan gatal-gatal.

Kulit gatal selama hamil adalah hal umum, Moms.

Karena kulit mengalami peregangan untuk mengakomodasi kehadiran janin dalam perut.

Dilansir dari laman Biomed Research International, sebagian besar gatal yang berhubungan dengan kehamilan hanya dapat dikaitkan dengan peregangan kulit.

Namun, ada beberapa kondisi kesehatan yang bisa menjadi penyebabnya.

Jadi bagaimana Moms bisa tahu apakah itu hanya gejala kehamilan lain, atau sesuatu yang membutuhkan kunjungan ke dokter? Inilah yang perlu Moms ketahui.

Mengatasi Kulit Gatal selama Hamil

Penyebab Gatal-Gatal Selama Kehamilan.jpg

Foto: huffingtonpost.uk

Saat Moms hamil, kulit meregang dengan cepat karena bayi dalam perut sedang tumbuh.

Hal ini dikatakan Joshua Zeichner, MD, asisten profesor dermatologi di Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai dan direktur penelitian kosmetik dan klinis dalam dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai.

Beberapa wanita bahkan mendapatkan eksim, ruam merah yang super-gatal selama kehamilan.

’’Para ahli tidak benar-benar mengerti penyebab pastinya. Gatal-gatal saat hamil bisa dirasakan di bagian tubuh manapun. Tetapi paling sering memengaruhi payudara dan perut,’’ kata pakar kesehatan wanita Jennifer Wider, MD.

Ini dia cara meredakan gatal-gatal selama hamil, Moms.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Kulit Gatal Selama Hamil?

1. Meredakan Kolestasis Kehamilan dengan Berendam

Kolestasis Kehamilan.jpg

Foto: mamanatural.com

Gatal selama kehamilan juga bisa disebabkan oleh suatu kondisi yang dikenal sebagai kolestasis kehamilan intrahepatik.

’’Yaitu kondisi hati di mana aliran normal empedu hati dipengaruhi oleh jumlah hormon kehamilan yang lebih tinggi yang beredar di tubuh ibu hamil,’’ kata Christine Greves, MD, ob-gyn bersertifikat di Rumah Sakit Winnie Palmer untuk Perempuan dan Bayi.

Gatal dari kolestasis biasanya dimulai pada telapak tangan dan telapak kaki, dan umumnya muncul pada trimester ketiga.

Kolestasis tidak terlalu umum, tetapi bisa diobati. Jika Moms memiliki kolestasis, merendam bagian tubuh yang gatal di air dingin atau suam-suam kuku bisa membantu mengurangi rasa gatal, lho.

2. Gunakan Pelembap

Menggunakan Pelembab.jpg

Foto: mothernaturenetwork.com

Pelembap tebal yang mengandung cocoa butter atau minyak jojoba akan membantu mengatasi gatal saat hamil.

Atau carilah pelembab dengan petrolatum.

Bahan ini membentuk segel pelindung di kulit Moms, memungkinkannya memperbaiki sendiri dan mencegah hilangnya hidrasi lebih lanjut.

Baca Juga: Cara Tepat Memilih Pelembap yang Baik Berdasarkan 4 Jenis Kulit Wajah

3. Gunakan Deterjen Lembut

Menggunakan Deterjen Lembut.jpg

Foto: thespruce.com

Beberapa deterjen, terutama yang beraroma, dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal selama kehamilan.

Para ahli merekomendasikan penggunaan deterjen lembut tanpa wewangian.

Lebih baik lagi jika Moms tidak menggunakan pewangi berlebihan saat mencuci baju.

Jika Moms menggunakan jasa binatu untuk mencuci, jangan ragu untuk menjelaskan kondisi gatal-gatal yang Moms alami, atau berikan deterjen pilihan sendiri.

4. Menghubungi Dokter

Menghubungi Dokter.jpg

Foto: parents.com

Beberapa gatal selama kehamilan benar-benar normal, namun ada juga tanda gatal yang perlu bantuan dokter.

Hubungi dokter segera jika Moms mengalami gatal di telapak tangan atau telapak kaki. Ini adalah tanda umum kolestasis, komplikasi kehamilan.

Selain itu, gatal yang disertai mual juga bisa menjadi salah satu gejala kolestasis yang khas.

Dikutip dari Medical News Today, gatal yang disertai rona kulit yang kekuningan, bisa menjadi gejala kolestasis. Begitupun dengan ruam.

Jika ruam yang Moms alami gatal dan bergelombang yang muncul di perut, kemungkinan merupakan tanda papula urtikaria pruritus dan plak kehamilan (PUPPP).

PUPPP adalah kondisi yang cukup umum pada ibu pertama kali dan mereka yang membawa banyak kelipatan, tetapi tidak berbahaya.

Namun, ruam apa pun harus diperiksa, hanya untuk memastikan Moms dan janin dalam kondisi sehat dan aman.

Itulah cara mengatasi gatal-gatal selama kehamilan. Selalu perhatikan sinyal-sinyal tubuh Moms.

Jika merasa ada yang tidak beres, segera kunjungi pihak medis, ya!

Baca Juga: Kenapa Tubuh Terasa Gatal Pasca Melahirkan?

(CIL/DIN)

Artikel Terkait