KESEHATAN
28 Agustus 2019

Wajib Simak, Begini 5 Cara Alami Mengobati Migrain

Menghirup minyak esensial tidak hanya menenangkan, tetapi dapat mengatasi rasa sakit karena migrain
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Migrain merupakan sakit kepala yang keberadaannya cukup mengganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Jika Moms sedang mengalami migrain, sebaiknya pertimbangkan untuk melakukan pengobatan alami untuk meredakannya.

Apa yang paling penting, adalah untuk sesegera mungkin melakukan pengobatan terhadap migrain.

"Mengobati sakit kepala sedini mungkin adalah kesempatan terbaik untuk mengendalikan rasa sakit," kata Susan Broner, MD, direktur medis program sakit kepala di Weill Cornell Medicine dan New York-Presbyterian, melansir Well and Good.

Berikut ini beberapa cara mengobati migrain menggunakan bahan alami, dikutip dari Well and Good.

1. Kompres Hangat atau Dingin

kompres air hangat atau dingin.jpg

Moms bisa langsung mengompres ketika merasa gejala sakit kepala atau migrain mulai muncul. Dokter Broner mengatakan, mengompres kepala bisa merangsang ujung saraf di wajah dan kulit kepala, lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menurunkan rasa sakit sementara.

Terkait suhunya, pilih yang dirasa lebih nyaman, dan tergantung pada preferensi pribadi apakah Moms ingin kompres menggunakan air hangat atau dingin.

Baca Juga: Penyebab Migrain saat Menstruasi

2. Menghirup Minyak Esensial

minyak esensial.jpg

Moms bisa menggunakan minyak esensial favorit seperti peppermint, lavender, dan rosemary untuk mengobati migrain yang menyakitkan.

“Ini bukan hanya sekadar bau minyak esensial yang enak dan menenangkan. Ada beberapa bukti bahwa minyak esensial berperan dalam mengurangi rasa sakit karena migrain dan mengurangi peradangan," kata spesialis saraf dan sakit kepala Sara Crystal, MD.

Bahan aktif dalam minyak peppermint adalah mentol, yang dapat membantu meringankan sakit kepala. Apalagi, mentol memiliki efek dingin yang nyaman.

Menghirup minyak lavender dapat mengurangi rasa sakit migrain, dan minyak rosemary memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-nyeri yang membantu menghilangkan rasa sakit.

Dokter Crystal merekomendasikan untuk meneteskan beberapa tetes minyak esensial ke waslap dingin, lalu dikompres, atau mencampurnya dengan minyak pembawa/carrier oil (seperti minyak kelapa) dan memijatnya ke dahi atau pelipis.

3. Minum Teh Jahe

teh akar jahe-1.jpg

Serangan migrain bisa memengaruhi kondisi tubuh yang lain, salah satunya adalah mual. Dokter Crystal mengatakan untuk membuat secangkir teh jahe yang dapat membantu mengatasi rasa mual karena migrain.

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi, dan beberapa dokter naturopati bahkan merekomendasikan mengoleskan pasta jahe ke dahi atau di antara alis untuk membantu mengelola rasa sakit kepala.

Baca Juga: 6 Ragam Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

4. Konsumsi Suplemen

suplements

Mengonsumsi suplemen seperti vitamin B2 dan koenzim Q10 kemungkinan tidak akan menghentikan rasa sakit pada saat itu juga, tetapi meminumnya secara teratur dapat mencegah serangan migrain atau sakit kepala nantinya.

Suplemen lain yang dapat mengurangi serangan sakit kepala dan migrain adalah magnesium. Dr. Crystal mengatakan banyak orang yang menderita migrain sebenarnya kekurangan magnesium.

Nutrisi ini membantu mengontrol fungsi saraf dan otot, dan juga dapat mengurangi kadar kortisol, yang merupakan pemicu sakit kepala.

Baca Juga: Perlukah Bayi Diberi Suplemen Vitamin?

5. Melakukan Akupresur

akupresur.jpg

Akupresur merupakan teknik pengobatan tradisional dari Tiongkok yang bisa membantu mengobati migrain dan sakit kepala, dengan menekan titik-titik tertentu di tubuh.

Dokter Broner mengatakan akupresur membantu meredakan rasa sakit kepala yang terjadi. Beberapa titik yang bisa ditekan untuk mengurangi rasa sakit kepala seperti: antara ibu jari dan jari telunjuk, antara jari kelingking dan jari manis, atau antara alis.

Beberapa tips praktis lain untuk meredakan sakit kepala secara cepat seperti: Tetap terhidrasi dan tetap tenang, dokter Broner menyarankan untuk melakukan teknik pernapasan dalam perut.

(AP)

Artikel Terkait