NEWBORN
21 April 2019

Cara Memotong Kuku Bayi yang Benar Agar Tak Melukai Jarinya

Kuku bayi harus sering dipotong dengan cara yang tepat
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

 

Moms tentu mengetahui benar Si Kecil masih sulit mengontrol dirinya sendiri. Terkadang Moms pasti melihat Si Kecil berusaha menggapai bagian-bagian tubuh atau benda di dekatnya, namun tidak jarang berakhir dengan menggaruk wajahnya sendiri.

Pada dasarnya, kuku bayi pada dasarnya memang masih sangat lembut dan rapuh. Namun jangan salah, karena bagaimana pun juga ternyata kuku Si Kecil sangatlah tajam. Oleh karena itu, kuku panjang akan membuat wajahnya menjadi terluka, akan lebih berbahaya jika tiba-tiba bayi menggaruk matanya sendiri.

Penting untuk Moms ingat bahwa pertumbuhan kuku bayi tergolong sangat cepat. Oleh karena itu, Moms perlu secara teratur memotong kuku-kuku bayi yang sudah mulai terlihat panjang.

Moms mungkin harus memotongnya beberapa kali dalam seminggu, terutama untuk kuku kaki Si Kecil yang tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kuku-kuku pada jari tangan.

Bagaimana Cara Memotong Kuku Bayi Agar Tidak Melukai Ujung Jarinya?

Waktu yang paling tepat untuk memotong kuku bayi adalah ketika Si Kecil sedang tertidur. Selain itu, di saat mandi Moms juga bisa memanfaatkannya untuk memotong kuku karena tekstur kuku bayi menjadi lebih lembut.

Pastikan Moms teliti dan sangat berhati-hati saat memotongnya. Gunakanlah gunting potong kuku bayi maupun alat khusus yang bisa digunakan memotong kuku. Tempatkan alat pemotong atau gunting kuku sedikit lebih jauh dari jari Si Kecil. Usahakan untuk tidak menyentuh bagian kulitnya sama sekali. Bukan hanya itu, Moms juga harus memastikan bahwa jari Si Kecil dipegang dengan erat.

Untuk cara memotong kuku jari tangan, Moms bisa melakukannya dengan mengikuti bentuk kuku jari. Adapun untuk jari kaki yang posisinya lebih sulit dapat dipotong lurus. Kemudian baru dilanjutkan dengan menghaluskan bagian tepi kuku yang masih kasar menggunakan kikir gunting kuku.

Namun, Moms tidak boleh menggunakan kikir saat memotong kuku bayi yang masih berusia kurang dari 6-8 minggu karena kukunya masih sangat lembut. Terkadang Moms menggunakan kikir dan tidak sengaja justru melukai jari Si Kecil.

Apabila Moms ingin memotong kuku dalam kondisi di kecil terjaga, mintalah bantuan pada suami maupun orang lain di rumah untuk memeluk dan mengalihkan perhatian bayi sehingga tidak banyak bergerak atau berusaha meraih gunting kuku yang Moms pegang.

Pernah Moms berpikir untuk memotong kuku Si Kecil dengan cara menggigitnya? Jangan pernah mempraktikkan cara tersebut karena kuman dan bakteri dalam mulut Moms bisa menginfeksi Si Kecil. Terlebih lagi ukuran jari bayi juga lebih kecil dibanding gigi Moms yang sangat beresiko melukainya.

Bagaimana Menghentikan Pendarahan Saat Tidak Sengaja Melukai Jari Bayi?

Jika Moms tanpa sengaja melukai jari bayi saat memotong kukunya, maka cukup bilas jari Si Kecil di bawah air dingin mengalir. Selanjutnya balut luka tersebut menggunakan tangan Moms, sedikit tekan di bagian yang terluka. Biasanya darah akan berhenti dalam waktu beberapa menit. \

Ingat ya Moms, jangan pasang perban pada luka bayi karena bayi masih gemar memasukkan jarinya ke dalam mulut. Obat luka apa pun bisa beresiko juga dihisap oleh bayi.

Apabila Moms telah melakukan hal tersebut tapi pendarahan masih belum berhenti, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat penanganan yang paling tepat.

Menurut Moms apakah ada cara memotong kuku bayi yang lebih aman tanpa perlu melukainya jari-jari mungilnya?

 

(RGW)

Artikel Terkait