NEWBORN
7 Oktober 2019

Begini Cara Mengobati dan Mencegah Eksim pada Bayi

Menjaga kelembapan kulit bayi adalah langkah penting
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Eksim merupakan suatu kondisi kulit pada bayi yang menyebabkan area merah dan gatal di kulit. Terkadang gatalnya bisa sangat parah.

Ketika kulit tergores, kulit bisa pecah, keluar, lalu mengeras. Pada bayi, eksim sering terbentuk di daerah pipi, dahi, dan kulit kepala.

Pada usia anak yang lebih besar, mereka sering memilikinya di daerah tangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki, kaki, dan di lipatan dalam siku dan lutut.

Baca Juga: 2 Gangguan Kulit Mengganggu karena Sepatu Bayi

Penyebab Eksim pada Bayi

eksim bayi-1.jpg

Mengutip WebMD, eksim bisa terjadi karena pengaruh gen. Jika orang tuanya mengalami eksim, maka bayi tersebut kemungkinan besar akan terkena eksim.

Eksim pada bayi juga dapat terjadi karena kelembapan kulit yang tidak dijaga dengan baik, sehingga kuman masuk dan terjadi iritasi, lalu berlanjut ke kondisi eksim.

Eksim pada bayi terjadi ketika tubuh buah hati memproduksi terlalu sedikit sel lemak yang disebut ceramides.

Jika ia tidak cukup punya sel lemak ini, kulit akan kehilangan air dan menjadi sangat kering.

Baca Juga: Apa Penyebab Kulit Kering Pada Bayi?

Cara Mengatasi Eksim pada Bayi

eksim bayi-3.jpg

Sebagian besar anak mengalami eksim pada usia 3 hingga 5 tahun. Lalu, seperti apa cara mengatasi eksim pada bayi agar kondisi kulitnya turut membaik?

Lawrence E. Gibson, M.D., dewan bersertifikat bidang dermatologi, dermatopatologi dan imunodermatologi, mengatakan mandi dan menggunakan pelembap jadi kunci penting untuk atasi eksim.

"Mandi harian dan pelembap adalah kunci untuk merawat bayi dengan eksim (dermatitis atopik). Gunakan pembersih ringan dan air hangat," jelas Dr. Lawrence, mengutip Mayo Clinic.

Ia melanjutkan, "Setelah mandi tidak lebih dari 15 menit, bilas dengan bersih. Dengan lembut, tepuk-tepuk bayi Anda hingga kering dan oleskan krim atau salep bebas pewangi seperti petroleum jelly, sementara kulit masih lembap."

Baca Juga: Hindari Iritasi, Ini 4 Tips Memilih Produk Perawatan Kulit untuk Bayi

Pencegahan Eksim pada Bayi

eksim bayi-2.jpg

Lebih lanjut, Dr. Lawrence juga mengatakan risiko eksim dapat diminimalisir dengan menghindari iritasi pada kulit bayi.

"Tanda dan gejala eksim bayi dapat dikurangi dengan menghindari iritasi, seperti penggunaan kain gatal dan sabun kandungan kasar, serta suhu yang ekstrem," jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan, Dr. Lawrence menyarankan agar anak juga tidak menggaruk ruam agar kondisi eksim tidak semakin parah.

"Untuk mencegah anak Anda menggaruk ruam, bisa memotong kuku anak jadi lebih pendek, atau kenakan sarung tangan katun saat bayi tidur," terangnya.

Terakhir, segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika ruam tersebut berwarna ungu, berkerak, atau memiliki lepuh.

"Bicaralah dengan dokter Anda tentang menggunakan krim atau salep obat, atau mandi dengan menggunakan pemutih untuk meringankan gejala eksim," tutupnya.

Artikel Terkait