BAYI
16 Juni 2019

Begini Strategi Pemberian MPASI yang Tepat Bagi Anak

Di dalam memberikan MPASI, Moms harus melakukan strategi yang tepat agar hasilnya nanti optimal. Ini penjelasannya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla

MPASI atau makanan pendamping ASI bukan hanya sekadar pengenalan makanan pada anak yang sudah berusia 6 bulan.

Namun, pemberian MPASI berguna untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Pasalnya, ketika bayi berusia 6 bulan, pemberian ASI tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisinya.

MPASI yang tepat dan baik adalah memberikan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi dan anak.

MPASI yang baik juga dapat menjaga ibu untuk tetap menyusui sampai anak berusia 2 tahun atau lebih.

Untuk itu, diperlukan pengetahuan yang tepat bagi orangtua mengenai MPASI dilihat dari jumlah, komposisi, dan waktu agar anak tidak mengalami malnutrisi.

Baca Juga : Kapan Bayi Bisa Diberikan MPASI?

“MPASI yang tepat berguna agar anak tidak mengalami kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi pada anak bisa berakibat pada gangguan pertumbuhan dan perkembangannya, seperti gizi kurang, gizi buruk, dan stunting,” ujar seorang konselor laktasi bernama dr. Sarah Audia Hasna pada bincang-bincang dalam Kulwap Orami Community, Selasa (14/5) lalu.

Selain itu, pemberian MPASI ternyata memiliki manfaat lainnya seperti momen stimulasi yang tepat untuk melatih keterampilan, koordinasi, dan kebiasaan makan yang sehat.

Pemberian MPASI juga memperkuat interaksi antara orang tua dan anak sehingga mempererat hubungan keduanya. Untuk itu berikan strategi pemberian MPASI dengan cara yang tepat.

Strategi Pemberian MPASI

Begini Strategi Pemberian MPASI yang Tepat-2.jpg

Foto: todaysparent

Menurut dr. Sarah yang praktik di Eka Hospital BSD, sebaiknya lakukan pemberian MPASI dengan strategi yang tepat yang perlu Moms ketahui, yaitu sebagai berikut.

1. Tepat Waktu

Moms, berikan MPASI tepat pada waktunya dan jangan menunda-nunda.

Berikan MPASI ketika ASI sudah tidak cukup lagi memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi bayi, yaitu dimulai ketika bayi berusia 6 bulan.

2. Adekuat

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, MPASI mengoptimalkan perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Maka itu, MPASI yang diberikan harus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan mikronutrien anak..

3. Aman dan Higienis

Tak hanya melihat tentang jenis dan rasa makanan yang dipilih, dalam pemberian MPASI juga harus memerhatikan segalanya higienis dan aman untuk dikonsumsi oleh bayi.

Proses persiapan dan pembuatan MPASI menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman serta higienis.

Perangkat makan yang digunakan bayi juga harus dicuci bersih. Biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah makan, baik untuk pemberi makan dan bayi.

Gunakan bahan makanan yang baik dan aman, cuci bersih dan dimasak sampai matang sempurna.

“Jangan lupa untuk menjaga peralatan masak yang dipakai. Sebaiknya, pisahkan peralatan khusus bayi dan dewasa. Sebaiknya, konsumsi makanan setelah disajikan dalam 2 jam pertama untuk menurunkan risiko adanya kontaminasi,” ujar dr. Sarah.

Baca Juga : 5 Ide Menu MPASI Agar Anak Tumbuh Tinggi, Yuk Dicoba!

4. Diberikan secara Responsif

MPASI diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari anak. Nah, Moms harus dapat melihat sinyal tersebut dengan detail yang tepat.

Moms bisa memulainya dengan memberikan jumlah sedikit dan bertambah banyak setelahnya saat proses pemberian MPASI.

Anak juga membutuhkan waktu dan membiasakan diri pada rasa, jenis, dan tekstur makanan yang diberikan secara bertahap.

Sebaiknya berikan makanan lumat, lembek, sampai makanan keluarga. MPASI yang baik adalah makanan yang tinggi kalori sehingga bayi kenyang.

Hindari memberikan makanan encer karena dapat membuat bayi mudah lapar.

Jika kalori diberikan tidak cukup, bayi bisa mengalami gangguan kenaikan berat badan selama bulan berikutnya.

Nah, jadi dengan strategi yang tepat maka tujuan dari pemberian MPASI juga dapat semakin optimal.

Yang penting juga, Moms harus sabar dan konsisten dalam mengenalkan makanan pada bayi, ya!

(DG/CAR)

Artikel Terkait