3-12 BULAN
27 Juni 2019

Begini Tahap Perkembangan Kognitif Bayi 0-12 Bulan Sesuai Usianya

Apa saja tahapan perkembangannya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Tahap perkembangan kognitif bayi merupakan tahap yang paling penting dalam tumbuh-kembang bayi.

Keterampilan kognitif sendiri meliputi kemampuan untuk memproses informasi, alasan, mengingat, dan berhubungan dengan orang lain. Ini diperoleh melalui paparan stimulasi dan pengalaman-pengalaman baru yang dapat merangsang otak. Keterampilan kognitif membantu perkembangan sensorik dan memperkuat interaksi antara bayi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

Namun, perkembangan kognitif bayi tidak mudah diamati selama tahun-tahun awal usia bayi, tetapi mungkin terlihat melalui perilakunya. Meskipun demikian, berikut merupakan tanda-tanda perkembangan kognitif pada bayi sesuai usianya yang dapat Moms perhatikan dari Si Kecil.

Bayi Baru Lahir Hingga Usia 3 Bulan

Begini Tahap Perkembangan Kognitif Bayi 0-12 Bulan Sesuai Usianya 1.jpg

foto: aboutkidshealth.ca

Dilansir dari Verywellmind.com, tahap perkembangan kognitif bayi usia 0 – 3 bulan berpusat pada mengekspklorasi indera dasar dan belajar lebih banyak tentang tubuh serta lingkungannya. Sehingga selama periode ini sebagian besar bayi akan mulai:

  • Memperhatikan benda bergerak, termasuk wajah ibu dan pengasuhnya.
  • Bisa membedakan rasa manis, asin, pahit, dan asam.
  • Mampu mendeteksi perbedaan volume dan nada.
  • Menanggapi lingkungannya dengan ekspresi wajah.
  • Menunjukkan perilaku antisipatif, seperti mencari dan mengisap puting payudara atau botol susu.

Baca Juga: Apakah Lahir Prematur Pengaruhi Perkembangan Kognitif Bayi?

Bayi Usia 3 Hingga 6 Bulan

Begini Tahap Perkembangan Kognitif Bayi 0-12 Bulan Sesuai Usianya 2.jpg

Foto: babysense.com

Selama usia ini, tahap perkembangan kognitif bayi mulai mengarah pada interaksi dengan lingkungannya. Meskipun seorang bayi belum bisa berbicara untuk menggambarkan konsep seperti lunak, kecil, atau besar, mereka sudah mulai memahami konsep-konsep tersebut menggunakan indera mereka.

Selain itu, perkembangan kognitif bayi pada usia 3-6 bulan juga meliputi:

  • Mampu memahami sebab dan akibat (mengguncang mainan untuk menghasilkan suara, dan sebagainya).
  • Memasukkan benda ke dalam mulutnya untuk mengeksplorasi lebih lanjut.
  • Mulai meraih benda-benda yang ada di dekatnya.
  • Mudah bosan jika dibiarkan sendirian dalam waktu yang cukup lama.
  • Mengulangi tindakan menarik yang dilakukannya tanpa sengaja.
  • Menikmati permainan seperti cilukba, tepuk tangan, mengambil benda, atau menyobek kertas.
  • Mengeksplorasi objek dengan memperhatikannya.
  • Meraih objek yang menarik perhatiannya.
  • Membuka mulut ketika melihat makanan atau sendok yang Moms pegang.

Baca Juga: Apakah Baby Spa Aman untuk Bayi dan Bermanfaat untuk Kecerdasannya?

Bayi Usia 6 Hingga 9 Bulan

Begini Tahap Perkembangan Kognitif Bayi 0-12 Bulan Sesuai Usianya 3.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Mulai dari usia 6 bulan hingga 9 bulan, para peneliti telah menemukan bahwa tahap perkembangan kognitif bayi meliputi:

  • Mampu memahami perbedaan antara benda hidup dan benda mati.
  • Memberitahu perbedaan antara gambar yang menunjukkan jumlah objek yang berbeda.
  • Memanfaatkan ukuran relatif suatu objek untuk menentukan seberapa jauh jaraknya.
  • Menatap lebih lama pada benda-benda yang menggantung di udara atau objek yang membuatnya merasa penasaran.

Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Menulis Anak dengan 5 Aktivitas Ini

Bayi Usia 9 Hingga 12 Bulan

Begini Tahap Perkembangan Kognitif Bayi 0-12 Bulan Sesuai Usianya 4.jpg

foto: aptaclub.co.uk

Melansir Bundoo.com, tahap perkembangan kognitif bayi usia 9 – 12 bulan menurut Sara Connolly, MD, FAAP, antara lain:

  • Mampu menemukan atau mencari objek yang tersembunyi.
  • Mulai memahami bahwa Moms atau perawatnya tidak akan “menghilang” ketika meninggalkan ruangan atau suatu tempat.
  • Meniru tindakan yang diamatinya, seperti berbicara di ponsel dan menyikat gigi.
  • Menanggapi permintaan verbal sederhana, seperti menyerahkan botol susunya ketika Moms memintanya.
  • Melambaikan tangan ketika Moms pergi.
  • Memainkan permainan sederhana seperti cilukba dan petak umpet.
  • Mengenali namanya sendiri.
  • Mengoceh dengan mengucapkan beberapa rangkaian huruf seperti “Mama” atau “mamam”.
  • Tertarik dengan mainan yang bergerak atau mengeluarkan suara.

Bayi menerima informasi yang sama seperti orang lain di sekitarnya, tetapi melihatnya dengan cara yang berbeda berdasarkan pada kemampuan, pengalaman, dan tahap perkembangan kognitif bayi. Di mana tahapan perkembangan keterampilan kognitif dapat berbeda pada masing-masing bayi.

(RGW)

Artikel Terkait