PARENTING
12 Juni 2019

Benarkah Aspirin Memicu Cepat Hamil?

Apakah benar aspirin bikin cepat hamil?
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Ada pendapat bahwa aspirin dapat bermanfaat sebagai cara cepat hamil. Tetapi, benarkah itu? Ataukah hanya mitos?

Faktanya, bagi kebanyakan wanita yang mempertimbangkan cara cepat hamil, aspirin tidak akan membuat perbedaan dalam membantu Moms cepat hamil. Namun, ada beberapa kasus di mana aspirin sebenarnya bisa membantu cepat hamil.

Apakah Aspirin?

Aspirin atau disebut juga asam asetilsalisilat adalah bentuk olahan senyawa salisin yang terdapat dalam banyak tumbuhan. Aspirin telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai obat penghilang rasa sakit, bersifat anti-inflamasi, dan digunakan untuk meringankan sakit kepala, nyeri haid dan nyeri otot.

Baru-baru ini aspirin juga diberikan kepada pasien yang diketahui memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular untuk mengurangi kemungkinan stroke dan serangan jantung.

aspirin

Bagaimana Cara Kerja Aspirin?

Aspirin bekerja dengan membantu mencegah penggumpalan darah yang terbentuk dalam pembuluh darah, dengan menghentikan sel-sel di darah yang dikenal sebagai trombosit agar tidak menempel dan menyumbat arteri.

Selain itu, aspirin bekerja dengan menghambat enzim yang memproduksi dan mengatur kerja prostaglandin, sebuah senyawa dalam tubuh yang timbul saat peradangan.

Menurut buku farmakologi, Katzhung et al, dengan dosis tertentu, aspirin menghasilkan beberapa efek di antaranya:

  • Anti-inflamasi: meredakan peradangan dengan dosis 4-6 gram per hari
  • Antipiretik: menurunkan demam dengan dosis maksimum 4 gram sehari
  • Analgetik: penghilang rasa sakit dengan dosis maksimum 4 gram sehari
  • Anti-platelet (anti-koagulasi): mencegah sel darah (trombosit) menempel pada dinding pembuluh darah, sehingga pembekuan darah dapat dihambat dengan dosis yang disarankan adalah 60-80 mg per hari.

Aspirin dan Infertilitas

Aspirin dengan berbagai efek positif banyak digunakan pada sifat antikoagulasi (mencegah pembekuan darah) yang dapat memberikan manfaat di bidang endokrinologi reproduksi.

Antibodi antifosfolipid (APA) adalah golongan protein yang diyakini oleh para peneliti terkait dengan masalah koagulasi (pembekuan darah). Akibatnya, ketika masalah pembekuan darah berkembang di plasenta dan mengganggu aliran darah, hal ini dapat menyebabkan aborsi spontan berulang (lebih dari dua kali keguguran atau kematian janin) jika wanita tersebut memiliki tingkat antibodi yang tinggi (terdeteksi melalui serangkaian tes darah).

manfaat aspirin untuk cepat hamil

Manfaat aspirin untuk cepat hamil

1. Riwayat keguguran sebelumnya

Jika Moms pernah mengalami riwayat keguguran berulang sebelumnya, Moms mungkin dapat menerima manfaat aspirin untuk cepat hamil.

Meskipun ada penelitian yang saling bertentangan mengenai aspirin, telah terbukti bahwa aspirin terkadang dapat membantu mencegah keguguran, karena membantu menebalkan lapisan rahim, sehingga beberapa dokter merekomendasikannya.

2. Kesulitan untuk hamil

Terkadang aspirin dapat membantu mempermudah konsepsi, karena meningkatkan suplai darah ke ovarium. Aspirin juga bisa membantu menghasilkan telur yang lebih sehat. Selain itu, dengan memperbaiki lapisan rahim menjadi lebih tebal sehingga embrio dapat tertanam lebih mudah.

3. Masalah pembekuan darah

Terkadang masalah pembekuan darah bisa membahayakan kehamilan, karena bisa mengurangi aliran darah janin. Dalam kasus ini, terkadang aspirin dosis kecil sudah cukup untuk meringankan masalah pembekuan darah dan membantu menjaga kehamilan tetap sehat dan mencegah keguguran.

4. Risiko komplikasi kehamilan

Jika Moms berisiko tinggi mengalami preeklampsia, aspirin dosis kecil bisa membantu mencegah komplikasi tersebut. Aspirin juga terbukti mengurangi risiko kelahiran prematur hingga delapan persen.

Berapa Dosis Aspirin Untuk Cepat Hamil?

Richard Paulson, profesor kebidanan dan ginekologi di University of Southern California Keck School of Medicine, menyatakan bahwa pasiennya sendiri disarankan untuk mengkonsumsi vitamin pranatal seperti asam folat dan aspirin 81 miligram per hari saat menerima perawatan kesuburan. Sebagian besar tablet aspirin yang dijual bebas adalah 300mg.

Walaupun umumnya aspirin aman dikonsumsi, namun aspirin tetap memiliki efek samping, bahkan dapat berbahaya bagi sebagian orang. Karena itu, untuk mengonsumsi aspirin haruslah dalam pengawasan dokter.

Apakah Moms tertarik mencobanya?

(ROS)

Foto : Shutterstock

Artikel Terkait