NEWBORN
8 Oktober 2019

Benarkah Berat Badan Lahir Rendah Pada Bayi Mempengaruhi Kecerdasannya di Masa Depan?

Beberapa studi mengaitkan berat badan lahir dan kecerdasan. Yuk kita simak!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Saat lahir, berat badan adalah hal pertama yang dicatat pada bayi. Ini menjadi titik referensi awal untuk melacak perkembangan fisik bayi.

Meski masih diperlukan penelitian lanjutan, hasil dari penelitian longitudinal (penelitian yang membandingkan perubahan pada subjek penelitian setelah periode waktu tertentu) terbaru dari Denmark mengklaim bahwa berat badan lahir rendah terkait dengan tingkat kecerdasan atau IQ yang lebih rendah hingga dewasa.

Dr Trine Flensborg-Madsen, penulis studi utama dari University of Copenhagen mengatakan,”kami menemukan hubungan antara berat lahir dan kecerdasan stabil dari dewasa muda ke usia paruh baya. Ada konsekuensi yang berkaitan dengan kognitif jangka panjang dari berat badan lahir rendah.”

Wah, seperti apa ya hasil temuannya?

Baca Juga: 6 Camilan Ini Bersahabat Baik dengan Berat Badan, Lho!

Temuan Penelitian

UNI102855-copy_slider.jpg

Foto: UN.com

Dalam studi tersebut, peneliti menganalisis data dari 4.700 bayi yang lahir di Kopenhagen antara tahun 1959 hingga 1961. Mereka melihat catatan kelahiran dan angka tes IQ yang dilakukan orang-orang ini ketika mereka berusia 19, 28, dan 50 tahun.

Dari data di atas, tim peneliti mengategorikan bayi berdasarkan berat saat lahir, yaitu:

  • di bawah 2,5 kg atau berat badan kurang
  • antara 2,5 – 3 kg
  • antara 3 – 3,5 kg atau berat badan normal
  • antara 3,5 – 4 kg
  • di atas 4 kg atau berat badan lebih

Menurut laporan yang diterbitkan dalam Journal Pediatrics, peneliti meyakini bahwa berat lahir sangat terkait dengan kecerdasan dalam tes IQ. Meski tes IQ dilakukan dilakukan pada usia 19, 28, dan 50 tahun. Dan, hasil temuan itu tetap berlaku, setelah peneliti memperhitungan hal-hal lain yang dapat memengaruhi kecerdasan.

Namun, menurut para peneliti, belum terjelaskan dengan baik apa yang membuat berat badan lahir rendah (BBLR) terkoneksi dengan tingginya IQ. Meskipun, gejalanya cukup terlihat.

“Harus dilakukan penelitian lanjutan yang lebih fokus. Dengan tujuan memverifikasi apakah BBLR secara langsung memengaruhi skor IQ yang rendah atau apakah bayi yang lebih besar sebenarnya lebih pintar,” kata Dr Flensborg-Madsen.

Baca Juga: Turun Berat Badan dengan Camilan

Faktor Penunjang Kecerdasan

thinking girl.jpg

Foto: ICAN education

Menurut tim peneliti, ada banyak faktor lain yang mungkin memengaruhi kecerdasan anak, seperti:

  • lingkungan rumah tempat anak dibesarkan
  • tingkat stres ibu mereka
  • seberapa pintar orangtua mereka

Semua faktor di atas berpotensi memengaruhi skor IQ bayi di masa depan.

Jadi, Moms jangan takut duluan. Menurut Dr. Susan Shenkin, seorang ilmuwan dari University of Edinburgh yang bukan bagian dari tim penelitian tersebut, dulu memang orang belum berfokus pada perawatan prenatal. Sehingga dapat memengaruhi bagaimana bayi dalam penelitian bertumbuh. Mereka dapat berkembang secara berbeda jika dilahirkan pada zaman sekarang.

Otak berkembang dengan cepat sebelum lahir, dan karena itu berat badan lahir rendah dapat mencerminkan lingkungan yang lebih buruk untuk perkembangan otak,” ujar Shenkin.

“Namun, melalui tes itu, kami masih belum bisa menyimpulkan apakah berat badan lahir rendah ‘menyebabkan’ rendahnya skor tes kemampuan kognitif.

Baca Juga: Begini Cara Menambah Berat Badan Bayi

Jadi, jangan terlalu cepat menyimpulkan, ya, Moms?

(RYO/DIN)

Artikel Terkait