PROGRAM HAMIL
11 Februari 2019

Benarkah Calon Ibu Perlu Lebih Banyak Kalsium?

Kalsium dibutuhkan janin untuk membentuk tulang
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bagi perempuan yang telah menikah, kehadiran anak adalah berkah yang dinanti dan tak ternilai harganya.

Karena itu, mulai sejak dini, persiapkan diri Moms untuk menyambut Si Kecil.

Salah satunya dengan memastikan tubuh Moms mendapat cukup kalsium.

Tak seperti ketika belum mengandung, saat hamil kebutuhan kalsium Moms akan makin meningkat.

Penyebabnya karena janin yang berkembang dalam kandungan memerlukan banyak kalsium untuk pembentukan tulang dan giginya kelak.

Dan kebutuhan akan kalsium Moms akan berlipat ganda bertambah pada tiga bulan terakhir kehamilan.

Tak heran kalau persediaan kalsium Moms tidak cukup, maka janin akan mengambil kalsium dari tulang Moms.

Berapa Jumlah Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil?

739402951 h

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan pada 2013, kebutuhan kalsium perempuan hamil adalah 1.200-1.300 mg per hari.

Kebutuhan ini lebih banyak dibanding wanita dewasa yang hanya membutuhkan kalsium 1.000-1.100 mg per hari.

Oleh karena itu, pola makan ibu hamil harus diperhatikan agar dapat memenuhi kebutuhan kalsium tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium, ibu hamil dapat mengonsumsi berbagai makanan tinggi kalsium, seperti susu dan produk olahan susu (yogurt, keju), tanaman berdaun hijau, makanan laut, dan makanan yang diperkaya dengan kalsium (fortified food).

Baca Juga: 10 Makanan yang Mengandung Kalsium, Baik Dikonsumsi Ibu dan Anak

Bagaimana Cara Meningkatkan Asupan Kalsium?

istock 64346453 wide

Salah satu cara paling mudah untuk meningkatkan asupan kalsium adalah dengan mengubah kebiasaan makan dan minum sehari-hari.

Dikutip dari Parents.com, berikut ini cara yang bisa Moms lakukan untuk meningkatkan asupan kalsium.

  • Masak nasi, mi, dan sereal dengan susu.
  • Tambahkan susu bubuk pada resep sup, rebusan, tumisan, atau saus.
  • Ganti butter atau sour cream dengan yogurt.
  • Taburkan keju parut di atas salad, sup, atau sayuran.
  • Minum setidaknya satu gelas susu setiap makan. Ganti kebiasaan minum soda saat makan dengan minum susu.
  • Ketimbang kopi, pilihlah latte yang punya lebih banyak kandungan susu.
  • Siapkan keju untuk camilan saat bepergian.
  • Mencari sesuatu yang manis? Pilih susu cokelat ketimbang permen.

Baca Juga: Sedang Program Hamil? Konsumsi 8 Makanan Ini!

Perlukan Suplemen Kalsium Selama Hamil?

shutterstock 1123747709

Hampir semua vitamin kehamilan dilengkapi dengan kalsium. Jadi, jika sudah mengonsumsi vitamin tersebut, kemungkinan besar Moms sudah mendapatkan tambahan kalsium.

Namun, jika merasa menu makanan sehari-hari belum cukup memenuhi kebutuhan kalsium, Moms butuh mengonsumsi suplemen kalsium.

Karena tubuh hanya bisa menyerap 500 mg kalsium dalam sekali waktu, sebaiknya Moms memilih suplemen kalsium berkadar rendah dan mengonsumsinya beberapa kali dalam sehari.

Ketika hamil, tubuh perempuan lebih baik dalam menyerap kalsium, dibanding perempuan yang tidak hamil. Terutama ketika janin tumbuh dengan cepat dan membutuhkan banyak sekali kalsium.

Namun, kadang mengandalkan makanan saja tak cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium. Apalagi selain kalsium Moms juga memerlukan nutrisi lain untuk menjaga kesehatan tulang.

Vitamin D misalnya untuk membantu penyerapan kalsium. Sedangkan vitamin C berperan dalam proses pembentukan tulang.

Tak kalah penting adalah vitamin B6. Vitamin ini membantu menurunkan risiko patah tulang serta membantu mengurangi mual pada ibu hamil.

Pilih suplemen kalsium yang terpercaya, seperti CDR. CDR telah dipercaya masyarakat Indonesia selama lebih dari 50 tahun. CDR juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Selain kalsium, CDR juga mengandung vitamin D, C, dan B6 yang menjaga kesehatan tulang.

Bentuk effervescent CDR membuat suplemen kalsium ini praktis dikonsumsi dan memiliki rasa segar yang banyak disukai orang.

(AND)

Artikel Terkait